Kaukus Perempuan Parlemen 
untuk 

Hak Asasi Manusia 



Press Release

MENGECAM WAKIL PRESIDEN TENTANG PROMOSI 

TURISME SEKSUAL INDONESIA




Sehubungan dengan pernyataan wakil presiden Yusuf Kalla pada pembukaan seminar 
tentang strategi pemasaran turisme untuk Timur Tengah yang menyatakan 
persetujuannya terhadap komoditisasi para janda Jawa Barat dan pulau Batam 
dengan ini Kaukus Perempuan Parlemen untuk Hak Asasi Manusia mengecam keras 
pernyataan tersebut, dengan alasan-alasan sebagai berikut :

Usul tersebut bersifat melecehkan harkat dan martabat para janda khususnya dan 
kaum perempuan pada umumnya karena eksistensi kemanusiaan perempuan direduksi 
semata soal materi melalui transaksi seksual sesaat melalui perkawinan bawah 
tangan merupakan praktek ilegal di mata hukum nasional.

Pernyataan bias pedagang yang hanya memburu keuntungan sendiri secara instan 
dan tidak responsif terhadap resiko bagi para janda pada jangka panjang 
terutama berkaitan dengan isu beban pengasuhan anak dan stigma sosial terhadap 
perempuan serta risiko terjangkit penyakit seksual menular dan HIV/AIDS. 
Pernyataan wakil presiden juga melawan hukum terutama karena menafikan hak anak 
atas pengasuhan orang tua.

Bahwa pernyataan tersebut tidak sepantasnya dikeluarkan oleh wakil presiden 
terutama di saat parlemen tengah menyusun RUU untuk memerangi praktek 
perdagangan perempuan sebagai respon DPR terhadap masalah perdagangan perempuan 
dan anak dan sebagai bentuk komitmen kepada Rencana Aksi Nasional tentang 
Penghapusan Perdagangan Perempuan ( Keppres nomor 88 tahun 2002) serta 
pelaksanaan dari komitmen pemerintah setelah penandatanganan Konvensi PBB 
tentang Kejahatan Transnational Terorganisasi dan Protokol Perdagangan Orang 
khususnya Perempuan dan Anak (Convention on Transnational Organised Crimes and 
its Protocool on Elimenation of Trafficking Women and Children ). Wakil 
Presiden juga mengabaikan fakta bahwa saat ini Indonesia masuk dalam Watch List 
dan menempati peringkat terburuk di dunia dalam memerangi masalah perdagangan 
perempuan dan anak-anak. 

Bahwa, wakil presiden cenderung mendorong dan meneruskan kebijakan yang 
menumbalkan perempuan (janda) atas kegagalan pemerintah untuk menghapus 
kemiskinan dan menyediakan kebutuhan dasar rakyat miskin. Strategi pembangunan 
dan budgeting yang tidak responsive terhadap kebutuhan rakyat miskin dan 
kepentingan gender justru merupakan penyebab utama kemiskinan para perempuan 
dan janda di Indonesia. 

Berdasarkan argumen-argumen tersebut di atas dengan ini Kaukus Perempuan 
Perlemen untuk Hak Asasi Manusia menuntut agar Wakil Presiden meminta maaf 
kepada rakyat serta mencabut pernyataannya tersebut.

A.n Kaukus Perempuan Parlemen untuk HAM

(Nursyahbani Katjasungkana)

Badriyah Fayumi (FKB) Dewi Djakse (PDIP)

Eva Kusuma Sundari (PDIP) Tumbu Saraswati (PDIP) 

Edimihati (PDIP) Tristanti Mitayani (PAN)

Elviana (PDIP) Anisah (PKB) 

Evi Hartati (PDIP) Ribta Tjiptaning (PDIP)

Anna Muawammah (PKB) Ismayatun (PDIP)

Tuti Lukman (PAN) Nadrah Isahari (PDIP)


[Non-text portions of this message have been removed]



______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED] 
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke