Ya ya ya, Gus Dur itu bagus, moderat, wes poko'e apik pol. Tidak ada yang
salah dengan Gus Dur. Yang salah adalah yang menyosokkannya sebagai pemain
tunggal. Satu figur untuk menyatukan langkah oke lah. Tapi perlu diingat
sesosok manusia itu komplek. Dalam pola bermadzhab NU kita kenal istilah
talfiq, boleh berpindah jika sesosok manusia yang menjadi idola dalam satu
hal tidak "memenangkan".

Tambahan dikit, tahukah anda bahwa yang dibutuhkan oleh kaum "minoritas"
yang kaya dan beruntung di dunia dan di Indonesia adalah ketenteraman hidup.
Dan dengan begitu kemiskinan dan kekalahan mayoritas akan semakin langgeng.
Jadi anda perlu memaknai moderasi, demokrasi, pluralisme itu dari perpektif
ini.

So, yang dilakukan Gus Dur sebagai sosok manusia yang anda kagumi tidak
perlu dipraktikkan oleh sampean sebagaimana adanya.

Mudah-mudahan anda faham maksud saya.

Jadi begitu.


On 7/16/06, Mukhlisin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Gus Anam, yang suka gumunan itu siapa?
> Sampean sebagai praktisi jurnalis kok persepsi dan asumsi terhadap dunia
> jurnalismenya seperti itu?
> Tanpa diberi award dari mdia internasioanl saya kira Gus Dur dari dulu
> sudah berbuat dan memang selalu mewacanakan dan mengkampanyekan Islam
> Moderat, jadi apanya yang salah?
>
> Salam,
> Mukhlisin
>
> ----- Original Message -----
> From: kh anam
> To: [email protected]
> Sent: Friday, July 07, 2006 10:09 AM
> Subject: Re: [kmnu2000] Re: Gus Dur Again, tak Kreatif
>
>
> Saya kira, mulai saat ini kita tidak perlu kaget, tercengang alias nggumun
> atas pemberitaan apapun. Soal Gus Dur atau SBY dielu-elukan di luar negeri
> itu bukan hal baru. Pak Harto yang korupsinya amit-amit itu oleh media
> internasional disebut sebagai bapak pembangunan. Pertanyaannya begini:
> Apakah media internasional berani memberitakan gebrakan prestesius
> orang-orang Indonesia yang "tak terkenal" namun punya andil besar dalam
> menyejahterakan Indonesia. Pastinya, yang dielu-elukan di luaran adalah
> kiprah orang-orang terkenal yang punya pengaruh di Indonesia, yang pada
> saat
> orang-orang terkenal itu dimunculkan sebagai realitas/berita, mereka
> sedang
> melakun sesuatu aktivitas yang sesuai dengan keinginan "pembuat berita".
> Sekali lagi, misalnya, SBY menerima penghargaan itu bukan karena telah
> menyejahterakan Indonesia, tetapi telah menundukkan Indonesia di bawah
> telapak kaki Uni Eropa melaui kasus "helsinski". Hal yang sama terjadi
> dengan Gus Dur saat beliau memopulerkan dan mempraksiskan beberapa
> discourse
> yang menjadi agenda "pembuat berita". Kita jangan mudah nggumun Kang!
>
> Soal kreatif-kreatifan, bukan Gus Dur yang tak kreatif, tetapi sampean
> yang
> mematikan semua orang selainnya, termasuk diri anda sendiri.
>
> Jadi begitu.
>
> On 7/5/06, Daniar, Mohamad <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > Assalaamu'alaikum wr, wb.
> >
> > Link teks yang dibacakan oleh Gus Dur di American National Press Club
> > bisa diakses di :
> >
> >
> http://www.centerforsecuritypolicy.org/index.jsp?section=papers&code=06-P_15
> > Lihat juga :
> >
> >
> http://www.centerforsecuritypolicy.org/index.jsp?section=papers&code=06-F_10
> > yang memuat artikel Gus Dur di WashingtonPost, salah satu koran
> > paling berpengaruh di AS (selain New York Times, Wall Street Journal
> etc).
> >
> >
> http://www.washingtonpost.com/wp-dyn/content/article/2006/05/22/AR2006052201152.html
> >
> > Kayaknya perlu diarsipkan di Gusdur.net, atau paling tidak di NU News
> > Network http://groups.yahoo.com/group/nunews/ :)
> >
> > btw, selain Gus Dur, tulisan SBY juga dimuat di koran internatioal,
> > antara lain di International Herald Tribune,
> > http://www.iht.com/articles/2006/02/10/opinion/edsby.php
> > ( dan difavoritkan untuk mendapatkan hadiah Nobel Perdamaian
> > http://prio.no/page/Project_detail/CSCW_Staff_alpha_ALL/9244/47418.html)
> >
> > wassalaam,
> >
> > daniar
> >
> > --- In [email protected], "Mukhlisin" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > >
> > >
> > > Apakah ini bukan merupakan bukti bahwa Gus Dur masih Kreatif?
> > > Salam,
> > > Mukhlisin
> > >
> > > Kalahkan Iran-Malaysia
> > >
> > >
> > > SELALU ada hal baru dari KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.
> > Baru-baru ini, mantan presiden yang mengaku pengikut Mahatma Gandi itu
> > ditetapkan sebagai Wakil Muslim Moderat Dunia oleh ratusan wartawan as
> >
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
>
> ______________________________________________________________________
> http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir
> dan KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
> ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
> Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda
> harus meninggalkan forum ini silakan kirim email ke:
> [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>


[Non-text portions of this message have been removed]





______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED] 
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke