Kembalinya Nabi Isa as ibn Maryam
Mawlana Syaikh Hisyam Kabbani
The Approaching to Armagedoon
Dari www.mevlanasufi.blogspot.com Archieve May 2005
   
   
  Bismillah hirRohmanniRohim
   
  Kembalinya ‘Îsâ ibn Maryam as dan Tanda Kiamat 
   
  Turunnya ‘Îsâ ibn Maryam ke bumi dari langit dijelaskan dalam berbagai hadis 
Nabi. Nawâs ibn Sama‘ân meriwayatkan bahwa Nabi saw. bersabda: ‘Îsâ ibn Maryam 
akan turun di menara putih di sebelah selatan Damaskus … sambil meletakkan 
kedua tangannya di sayap dua malaikat. Ketika ia menundukkan lehernya, butiran 
keringatnya akan jatuh menetes dari kepalanya, dan ketika ia mengangkatnya 
kembali, butiran laksana mutiara akan bertebaran keluar dari kepalanya. Setiap 
orang kafir yang mencium wangi tubuhnya akan mati dan tarikan napasnya akan 
mencapai jarak sejauh mata memandang.” 
   
  Nabi saw. menggambarkan turunnya ‘Îsâ di menara putih di sebelah selatan 
Damaskus. Menara tersebut merupakan bagian dari apa yang kita kenal dengan 
Masjid al-Umawi. Dari sana, ‘Îsâ, bersama-sama dengan al-Mahdî, akan memimpin 
orang-orang beriman untuk menghadapi Dajal, Sang Anti-Kristus. Dalam hadis 
lain, Nabi saw. bersabda: Orang-orang Islam akan berbaris lurus untuk 
melaksanakan salat. ‘Îsâ ibn Maryam akan turun dan memimpin salat. Ketika musuh 
terkutuk, Dajal, melihatnya, ia akan larut seperti garam dalam air. Jika ‘Îsâ 
membiarkannya, ia akan sepenuhnya larut (dan tewas), tetapi Allah akan 
membunuhnya melalui tangan ‘Îsâ. Lalu orang-orang akan melihat darah Dajal di 
ujung tombaknya. Jâbir ibn ‘Abd Allâh meriwayatkan bahwa Nabi saw. bersabda: 
‘Îsâ akan turun kepada mereka dan pemimpin mereka (al-Mahdî) akan berkata 
kepadanya, “Pimpinlah salat kami!” Dan dia akan menjawab, “Tidak. Beberapa 
orang di antara kalian adalah pemimpin bagi yang lainnya. Dengan cara itu Allah
 telah memuliakan umat ini.” 
   
  Ibn Qayyim menjelaskan dalam Manâr al-Munîf bahwa pemimpin dalam hadis ini 
adalah al-Mahdî, yang akan meminta ‘Îsâ untuk mengimami salat kaum muslim. ‘Îsâ 
akan hidup di dunia bukan sebagai nabi, melainkan sebagai pengikut Muhammad. 
Orang-orang Islam akan memandangnya sebagai pemimpin mereka. Menurut 
al-Syalabî, al-Mahdî akan memimpin umat Islam dalam salat, dan ‘Îsâ akan 
memimpin umat Islam berdasarkan syariat. Dalam kitab hadisnya, bab “Turunnya 
‘Îsâ ibn Maryam untuk Memerintah berdasarkan Syariat Nabi Muhammad”, Muslim 
menekankan bahwa ‘Îsâ akan memerintah berdasarkan hukum Islam. Pada 
kenyataannya, Nabi saw. menjelaskan bahwa ‘Îsâ akan melaksanakan haji, dan 
dalam perjalanannya ia akan berhenti untuk mengunjungi makam Nabi di Madinah. 
Abû Hurayrah meriwayatkan bahwa Nabi saw. bersabda: Sesungguhnya ‘Îsâ ibn 
Maryam akan diutus sebagai hakim yang bijak dan penguasa yang adil. Dia akan 
melakukan perjalanan ibadah haji dan datang ke makamku untuk memberi salam, dan 
aku
 akan menjawab salamnya. 
   
  Allah berfirman: Tidak ada seorangpun dari ahli kitab, kecuali akan beriman 
kepada ‘Îsâ sebelum kematiannya. Dan di Hari Kiamat nanti, ‘Îsâ akan menjadi 
saksi terhadap mereka. (Q 4:159). Seperti halnya semua nabi, ‘Îsâ akan turun 
dengan membawa pesan berupa keharusan tunduk kepada Allah, dan itulah Islam. 
Ayat tadi menunjukkan bahwa ketika ‘Îsâ kembali ke dunia, ia secara pribadi 
akan memperbaiki kekeliruan penggambaran dan kesalahan penafsiran tentang 
dirinya. Ia akan menegaskan pesan sebenarnya yang ia bawa ketika ia menjadi 
nabi, dan bahwa ia tidak tidak pernah mengklaim sebagai anak Tuhan. Lebih jauh 
lagi, pada kedatangannya yang kedua, ia akan kembali menegaskan prediksinya 
pada kedatangannya yang pertama tentang kesaksiannya terhadap nabi akhir zaman, 
Muhammad saw. Pada kedatangannya yang kedua, banyak orang nonmuslim yang akan 
menerima ‘Îsâ sebagai hamba Tuhan, seperti yang diyakini oleh seluruh umat 
Islam. 
   
  Ibn ‘Abbâs berkata, “Ketika ‘Îsâ turun ke dunia tidak akan tersisa lagi di 
muka bumi ini orang yang menyembah tuhan selain Allah, dan semuanya akan 
percaya kepada ‘Îsâ dan meyakininya sebagai ruh Allah dan firman-Nya, hamba dan 
utusan-Nya.” Pada hari berbangkit, ‘Îsâ akan memberikan kesaksian bahwa pada 
kedatangannya yang kedua, para ahlulkitab itu benar-benar beriman kepadanya dan 
kepada Nabi Muhammad saw. Sebaliknya, ‘Îsâ juga akan bersaksi memberatkan 
orang-orang yang menolak ajarannya, yang mengubah ajarannya dengan mengatakan 
bahwa dirinya adalah anak Tuhan, dan yang tidak mengakui Nabi Muhammad saw. 
sebagai nabi terakhir.
   
  ‘Îsâ akan memerintah selama 40 tahun, dan bumi akan dipenuhi dengan keadilan 
dan kebahagiaan. Dalam kitab tafsirnya, Abû Su‘ûd mengatakan, “… pada suatu 
masa ketika tidak akan ada di bumi kecuali umat yang satu; singa, macan, dan 
serigala akan hidup berdampingan dengan unta, sapi, dan domba, selama empat 
puluh tahun. Dan setelah itu ‘Îsâ akan meninggal dunia dan dimakamkan.” Abû 
Hurayrah meriwayatkan bahwa Nabi saw. bersabda: ‘Îsâ akan tinggal di bumi 
selama 40 tahun dan kemudian meninggal dunia, dan orang-orang Islam akan 
menyalati jenazahnya. Sepuluh tahun setelah ‘Îsâ wafat, dunia akan kembali 
dipenuhi dengan kerusakan sehingga tidak ada lagi orang yang mengucapkan lâ 
ilâha illâ Allâh, artinya tidak ada lagi penganut tauhid. Ketika ketidakadilan 
kembali melanda dunia, itulah saat sangat dekatnya Kiamat. Allah akan 
mengirimkan hembusan angin sepoi-sepoi yang segar lagi semerbak dari surga 
untuk mengambil jiwa orang-orang beriman.

  Wa min Allah at Tawfiq
   
  Wasalam, arief hamdani
  www.mevlanasufi.blogspot.com
  HP 0816 830 748


                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
 Everyone is raving about the  all-new Yahoo! Mail Beta.

[Non-text portions of this message have been removed]





______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[EMAIL PROTECTED] 
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke