Prabowo: Suara Rakyat Jangan Direkayasa
 
Antara - Rabu, Juni 24 
Gresik (ANTARA) - Calon Wakil Presiden Prabowo Subianto mengingatkan agar suara 
rakyat jangan direkayasa dalam Pemilu Presiden 8 Juli 2009.
 
"Suara rakyat harus benar-benar didengar, jangan ada akal-akalan, rekayasa dan 
bermain curang," katanya dalam kampanye dialogis dengan warga, tokoh dan ulama 
se-Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Rabu.
 
Ia mengungkapkan, berdasarkan pengalaman pada pemilu legislatif April silam, 
banyak nama fiktif yang tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap.
"Yang sudah meninggal dunia dan masih balita, sudah tercantum dalam DPT. Ini 
kan tidak benar. Demokrasi menjadi sandiwara," kata mantan Komandan Jenderal 
Kopassus itu.
 
Jika demokrasi hanya sandiwara, maka pemimpin yang terpilih melalui demokrasi 
tersebut adalah pemimpin yang tidak sah. "Jika kondisinya seperti itu, maka 
rakyat tidak akan percaya pada elitenya, tidak lagi percaya pada aturan 
perundangan yang katanya pro rakyat," tutur Prabowo.
 
Manakala suara rakyat terus diinjak-injak, lanjut dia, maka akan terjadi 
perlawanan dari rakyat. "Sudah banyak contoh, jika suara rakyat terus-menerus 
diinjak, maka jangan sekali-kali merekayasa suara rakyat," katanya.
 
Prabowo menegaskan, Pemilu boleh satu putaran asalkan itu benar-benar suara 
rakyat, suara pro rakyat.Pada kesempatan itu, calon wakil presiden dari calon 
presiden Megawati Soekarnoputri itu menegaskan, akan menghapuskan tenaga kerja 
kontrak (outsourcing) karena sangat bertentangan dengan prinsip keadilan rakyat.
 
Calon wakil presiden yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Gerakan Raya 
Indonesia (Gerindra) itu pun menegaskan, akan menghapuskan BHP karena tidak 
sesuai dengan prinsip amanat UUD 1945 yakni mencerdaskan kehidupan bangsa yang 
menjangkau seluruh rakyat Indonesia.
 
Prabowo menegaskan dirinya bersama kandidat presiden Megawati Soekarnoputri 
juga akan menghapuskan penjualan BUMN. "BUMN harus menjadi ujung tombak 
kebangkitan ekonomi nasional. Dan untuk itu, saya akan berjuang keras untuk 
menjadikan BUMN sebagai ujung tombak ekonomi nasional," katanya.
 
Selama Prabowo berorasi, tak lepas dari teriakan dan sorak sorai hadirin yang 
memadati Gedung Klinik Bisnis Gresik.
 
http://id.news.yahoo.com/antr/20090624/tpl-prabowo-suara-rakyat-jangan-direkaya-cc08abe.html


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke