Begitu cepatnya wahabiyyun bergerak. bagus juga saran dari mas priyo. saya juga ikut menyarankankan demikian, sekaligus bagi temen2 yang ahli alangkah baiknya buku2 kontemporer seperti karya Abed Aljabiri, Hassan Hanafi, Arkoun dll di maknai ala pesantren. seperti hasil karya pon pes petuk jatim. temen2 santri banyak yang kwalahan ketika membaca teks2 arab kontempore, kecuali sudah dimaknai ala pesantren salaf, mungkin bisa membantu mereka. thanks
--- In [email protected], priyo susilo <priyo...@...> wrote: > > Assalamu 'alaikum... > > beberapa hari yang lalu saya mencoba mencari ebook untuk terjemahan beberapa > kitab salafiyah di internet. > ternyata banyak dari terjemahan itu penerjemahnya adalah saudara kita dari > "wahabi".... > saya pernah ikut pengajian dari seorang ustadz wahabi lulusan mesir dengan > kitab yang sama klo ga salah *bulughul marom* ternyata banyak yang di skip > dan tidak dipakai atau dibuang...dan mereka juga mengaku ahlussunnah wal > jama'ah..... > > untuk itu saya mengusulkan dari kalangan NU terutama yang punya keahlian > dibidang ilmunya ada baiknya untuk membuat terjemahan yang berupa ebooks > sebagai tambahan wacana pemahaman kitab2 salafiyah... > > semoga Allah selalu melindungi kita semua dengan selimut cinta dan > kasihNya.. > > wassalam > Priyo > > > [Non-text portions of this message have been removed] >
