dari: syaikhu_pdklapa<[email protected]> dan warga sanjungan<[email protected]>
1) Israel menyerang Al-Aqsa Mengapa dunia internasional tidak juga peduli pada Palestina? Mengapa pula dunia Israel tidak menganggap Israel sekarang serius dalam menyerang MasjidAl Aqsa, tempat suci ketiga bagi umat ini? Hanya dalam hitungan kurang dari satu bulan, para penjajah Yahudi itu sudah melakukan beberapa kali penyerangan. Dan kali ini yang terjadi kedua kalinya. Bentrokan meletus sebelumnya hari Minggu ketika pasukan Israel menggunakan granat, gas air mata dan peluru karet yang dilemparkan ke halaman masjid, menghalau semua jamaah Palestina yang tengah berkumpul di dalam masjid. Sudah seharusnya dunia Islam berjaga-jaga setiap kali memasuki bulan November atau Desember. Dalam peristiwa-peristiwa sebelumnya yang membunuh dan menghapus sejarah Islam, Yahudi lebih sering melakukannya di bulan-bulan ini. Ingat, invasi Cast Lead tahun kemarin dilakukan pada akhir Desember. Saat itu, Israel menewaskan lebih dari 1500 orang Palestina. Termasuk ibu-ibu dan anak-anak yang tak berdaya. Rakyat Palestina sendiri--dengan tetap dipimpin oleh Hamas, tetap tak akan pernah menyerah. Semua ikut terlibat. Tua muda, lelaki dan perempuan. Gaza bukan hanya milikPalestina, dan juga menjadi simbol perlawanan langsung dunia Islam terhadap penjajahan Israel saat ini. Saat ini, Israel terus-terusan mengepung kompleks masjid Al-Aqsa. Mereka masih menggunakan gas air mata dan peluru karet. Yang menahan mereka dari menggunakan senjata api mungkin saat ini karena debat panas di PBB dan adanya laporan Richard Goldstone. Sementara negara-negara Islam diam seribu bahasa. Mesir, negeri tetangga sedang sibuk seputar suksesi Mubarak. Arab Saudi tengah kelimpungan mengurus haji dan feminisme. Sedangkan negeri Muslim terbesar di dunia, konon tengah panas dengan dagelan pemberantasan korupsi. Semoga, serangan kedua kalinya Israel ini mulai bisa membuka kembali kesadaran kita akan kejamnya para Zionis. Jangan lupakan Palestina! (sa/wb) sumber : eramuslim http://www.inminds.co.uk/boycott-brands.html http://www.inminds.co.uk/boycott-israel.php#companies 2) Uskup Gereja Ortodoks Yunani di Yerusalem Serukan Bela Al-Aqsha Seorang Uskup di Yerusalem yang bernama Atallah Hanna yang juga merupakan salah satu tokoh Kristen Ortodoks Yunani Yerusalem mendesak semua gereja di dunia untuk membantu membela Masjid Al-Aqsha dari serangan Israel. Uskup Agung Atallah Hanna menyerukan kepada seluruh semua umat Islam dan Kristen untuk bersatu dalam rangka mencegah serangan dan penodaan terhadap Masjid Al Aqsha. Seruan ini datang setelah pasukan khusus Israel menyerang Masjid Al-Aqsha di wilayah pendudukan Yerusalem Timur, dengan menembakkan peluru karet dan tabung gas air mata. Hanna mengatakan dalam sebuah pernyataan, "Kami menyerukan semua gereja Kristen di dunia untuk berdiri menentang tindakan Israel terhadap Al Aqsha dan kebijakan diskriminatif terhadap saudara-saudara Muslim kami di Palestina." Dinyatakan olehnya bahwa orang umat Kristen Palestina juga harus melindungi tempat-tempat suci umat Islam, Hanna kemudian berkata "Kami, sebagai orang Kristen di Palestina,akan melihat setiap serangan terhadap tempat-tempat suci umat muslim sebagai serangan terhadap tempat suci kami juga. Kami berdiri dengan Masjid Al Aqsha, dan kami sangat mengutuk pengepungan dan serangan-serangan yang dilakukan oleh Israel terhadap Masjid Al Aqsha." Hanna juga mengatakan bahwa Israel berusaha untuk menghancurkan semua tempat suci, kecuali tempat suci umat yahudi, sembari mengingatkan bahwa Israel sebelumnya juga pernah menyerang gereja Ortodoks Yunani. Karena larangan dari zionis Israel, warga Palestina tidak bisa masuk ke dalam kompleks Masjid Al Aqsha. Warga Palestina, tidak bisa melaksanakan sholat di dalam masjid, seruan adzan dan sholat pun terpaksa mereka lakukan di luar masjid. Warga Palestina melaksanakan sholat Zhuhur di dinding luar masjid Al-Aqsha. http://www.eramuslim.com/berita/dunia/uskup-gereja-ortodoks-yunani-di-yerusalem-serukan-bela-al-aqsha.htm [Non-text portions of this message have been removed]
