Kisah Baju Gus Dur di Puri Ashram Gandhi

Setiap ke Bali, Gus Dur tak perlu membawa baju karena ada baju ganti di
sebuah puri.

Kamis, 31 Desember 2009, 21:01 WIB

Arfi Bambani Amri



VIVAnews – Umat Hindu di Bali menggelar doa bersama untuk almarhum KH
Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur. Doa bersama untuk mantan
Presiden yang meninggal Rabu 30 Desember 2009 kemarin ini bertempat di
Ashram Gandhi Puri, Denpasar.


Doa dilakukan melalui upacara Agni Hotra yaitu upacara api untuk doa suci
kembalinya sang arwah menyatu dengan Sang Pencipta. Doa ini biasanya
dilakukan sebelum matahari terbenam yaitu dimulai pukul 17.30 sampai 19.00
Wita.


Pengasuh Ashram Gandhi Puri, Agus Indra Udayana, menjelaskan upacara ini
biasanya digelar untuk mendoakan kerabat atau orang-orang yang telah
berpulang kepada yang Kuasa.


Pria yang akrab disapa Gus Indra ini memiliki banyak kenangan dengan mantan
Presiden RI ke 4 ini. Bahkan banyak barang-barang milik Gus Dur yang masih
tersimpan rapi di Ashram Gandhi Puri seperti baju, kopiah, tongkat, celana
panjang.


“Gus Dur kalau datang ke Bali sering menginap di Ashram Denpasar atau
Klungkung. Meskipun tempatnya kecil, Beliau cukup senang,” ujar Gus Indra.


Barang-barang pribadi milik Gus Dur itu sengaja ditinggalkan karena untuk
berganti baju jika sewaktu-waktu datang ke Bali tak perlu membawa baju
ganti. “Gus Dur kalau pergi ke Bali sering sembunyi-sembunyi dari Ibu (Sinta
Nuriyah Wahid). Pernah suatu ketika akan ambil baju ganti untuk ke Bali
ternyata ketahuan,” kata dia.


Sejumlah pura di Bali hampir semuanya telah dikunjungi Gus Dur karena setiap
kali datang ke Bali, dia meminta Gus Indra untuk menemaninya ke beberapa
pura. Kenangan yang tak pernah dilupakan ketika tahun 1992, Gus Indra
menjemput Gus Dur di Bandara Ngurah Rai dan dia datang terlambat sehingga
Gus Dur harus menunggu sampai tertidur di kursi tunggu.


“Saya sampai ditegur dengan pemandu wisata lain yang saat itu memang belum
banyak kenal Gus Dur. Kasihan tamunya dibiarin tidur dari tadi,” kata Gus
Indra sambil tertawa kecil.


Laporan Dewi Umaryati | Denpasar

• VIVAnews


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

______________________________________________________________________
http://www.numesir.org untuk informasi tentang Cabang Istimewa NU Mesir dan 
KMNU2000, atau info-info seputar Cairo dan Timur Tengah.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kami berharap Anda selalu bersama kami, tapi jika karena suatu hal Anda harus 
meninggalkan forum ini silakan kirim email ke: 
[email protected] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/kmnu2000/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke