Cah Cilik,Bismilahirrahmanirrahiim.

Betapa adilnya sebuah negara Demokrasi Secelar Barat,dimana keadilan kepada 
semua warganya di jamin, tanpa melihat; agama, suku, bangsa dan umur serta 
gender.

ALLAH memperintahkan kpd Rasul kita dan untuk kita semua ==wajib berlaku adil 
kpd semua warga negara tanpa melihat agama, suku, gender dan umur.

=======================================================
"Aku beriman kepada semua Kitab yang diturunkan Allah( Taurat,Injil, Al quran ) 
dan aku diperintahkan supaya berlaku adil di antara kamu (yahudi,nasrani, 
mukmin dll). QS 42:15

Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap 
orang-orang yang tiada memerangimu (kesemua golongan2 )karena agama dan tidak 
[pula] mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang 
yang berlaku adil. QS.60:8

==========================================================

Pertanyaan kpd diri kita masing2 dan para ulama2 Fundamentalis.
Kenapa Saudi Iran dan Aceh memperlakukan umat Non Islam(yahudi,nasrani dan 
Muslim2 Liberal,ahmadiyah, komunis)tidak adil.diskriminasi, tidak boleh menjadi 
pemimpin masarakat dll?

Apakah ayat2 diatas itu tdk berlaku di Aceh==Saudi==Iran dll?

Oleh karena itulah negara2 yang bersitem agama, adalah sistem diktator, 
zolim,diskriminasi dan penindas.

Oleh karena itulah negara2 agama tidak diberkahi oleh ALLAH,karena ALLAH tidak 
memeprintahkan kpd Rasul2nya untuk mendirikan negara agama. tapi setiap 
individu2 wajib mentaati perintah2 ALLAH.

Sedangkann pemerintah harus netral kpd semua agama dan rakyat.

semoga ayat2 ALLAH diatas itu dapat menyadari pemuda2 Islam Fundamentalis yg 
masih =ingin mendirian negara agama.

Salam


--- In [email protected], Cah Cilik <cahcili...@...> wrote:
>
> Delapan perwakilan Muslim termasuk tiga perempuan telah bergabung 
> dengan House of Commons (parlemen) Inggris dalam pemilihan parlemen 
> baru-baru ini di Britania Raya.
> Hal ini menciptakan rekor baru untuk mewakili warga Asia di Inggris, 
> dengan rekor terbesar berjumlah 18 kandidat, termasuk delapan orang 
> Muslim di dalamnya, menjamin mereka mendapat kursi parlemen dalam 
> pemilihan umum yang diselenggarakan pada tanggal 6 Mei lalu.
> Pemungutan suara menghasilkan tiga perempuan muslim dari Partai Buruh 
> terpilih sebagai anggota parlemen untuk pertama kalinya.
> Dewan Muslim Britain (MCB) menyatakan pemilu terbukti menjadi tonggak baru 
> bagi Muslim Inggris.
> “Pemilihan ini telah mengantarkan para pemilih cerdas Muslim Inggris. Tidak 
> ada partai dan kandidat yang tidak butuh suara dari para pemilih 
> umat Islam, “kata MCB.
> Kubu oposisi Konservatif Inggris yang dipimpin oleh David Cameron 
> mengumpulkan 306 kursi dan menjadi partai terbesar di parlemen. Perdana 
> Menteri Gordon Brown Partai Buruh menyusul pada urutan kedua dengan 258 
> kursi dan diikuti oleh Demokrat Liberal dengan 57 kursi.
> Inggris tidak memiliki parlemen sejak tahun 1974 dan masa depan 
> parlemen masih sangat tidak pasti, dengan beberapa komentator yang 
> meramalkan akan ada pemilihan lain jika pemerintahan tidak terbentuk.
> 
> sumber : eramuslim
>               gp ansor on-line
>


Kirim email ke