Dari e-mail2 sebelumnya, ada kalimat yg kurang lebih maknany "manajemen CB putus asa karena kurang menarik konsumen dalam negeri". Dari sini saya tarik kesimpulan bahwa ternyata kegiatan2 museum oleh komunitas2 tidak berkorelasi positif terhadap pemasukan CB dari tamu daam negeri. Nah, itu tantangan buat komunitas menarik masyarakat lapisan atas untuk ke daerah jadul ini. IMO Cafe Batavia tempat yang cozy, buat sekedar minum2 sambil baca buku, asyik banget. Beda dengan cafe2 lain yg ramai dengan cekakak-cekikik pengunjung, melewatkan waktu di sini membawa kita ke era perang dunia, selain karena setting dan musik yang dimainkan. Yah, semoga saja pemilik baru mempertahankan fungsi cafe tersebut. Mungkin, bahkan menurunkan harga sehingga masyarakat dalam negeri berkenan makan-minum di situ? Tapi mudah2an meski ramai pengunjung, suasana 'sunyi' masih bisa bertahan sehingga pengunjung bisa asyik baca buku tanpa terganggu tamu sebelah :D cheers, r
