--- Pada Sab, 11/10/08, tehuelche_ina <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
Dari: tehuelche_ina <[EMAIL PROTECTED]>
Topik: [SEMINAR] Silahkan gabung di Konferensi Kotakota Pusaka Euroasia di Solo
Kepada: [EMAIL PROTECTED]
Tanggal: Sabtu, 11 Oktober, 2008, 7:27 PM










    
            Yth. Rekan-rekan Pecinta Pusaka Indonesia

Bila anda berminat untuk mengikuti acara Conreference & Expo, World Heritage 
Cities Euroasia Region,  yang akan diselenggarakan pada tanggal 25-30 Oktober 
2008 di kota Solo, silahkan mengisi formulir regristrasi di bawah ini. Berikut 
ini informasi yang berkenaan dengan event tersebut. 
  
Tema Konferensi                       
  
 "Perlindungan Pusaka Tak Teraga  & Pembangunan Kota Berkelanjutan' 
  
Pada konferensi ini, Organisasi Kota-kota Pusaka Dunia (OWHC) untuk pertama 
kalinya mengangkat isu perlindungan pusaka tak teraga dan pemanfaatannya dalam 
meningkatkan pembangunan ekonomi kota. 
Konsep pusaka budaya tak teraga (intangible cultural heritage) meliputi adat 
istiadat dan upacara, perayaan, tradisi oral dan ketrampilan atau kerajinan 
dikenal sebagai bagian dari pusaka budaya dan diwariskan dari generasi ke 
generasi. 
  Dewasa ini seiring perkembangan kota dan globalisasi tradisi unik setiap 
kebudayaan ini menghadapi risiko kepunahan padahal mereka bisa menjadi 
sumberdaya peningkatan ekonomi. Salah satu contoh pusaka tak teraga paling 
terkenal di dunia adalah karnaval tahunan di Rio de Janeiro. Peristiwa ini 
menyedot perhatian dari ratusan ribu pengunjung ke Brasil setiap tahun. Ada 
pula tradisi kultural yang tidak asing lagi seperti matador di Spanyol, teater 
Jepang kabuki, dan lain sebagainya. Selain menyimbolkan keunikan setiap budaya, 
mereka juga mengembangkan ekonomi dengan meningkatkan arus kedatangan 
pengunjung. Interaksi antara pusaka budaya dan ekonomi menghasilkan berbagai 
peluang serta tantangan baru bagi pembangunan. Oleh sebab itu, masalah 
perlindungan dan pemanfaatan pusaka tak teraga ini sangatlah mendesak dewasa 
ini.  
Konvensi internasional yang diadopsi oleh UNESCO pada tahun 2003, yaitu 
"Konvensi untuk Perlindungan Pusaka Budaya Tak Teraga" (Convention for the 
Safeguarding of Intangible Cultural Heritage) membawa isu pelestarian pusaka 
semacam ini ke tingkat global. Perlindungan pusaka budaya meliputi 
tindakan-tindakan yang mampu menjamin vitalitas dan dapat memfasilitasi 
kelangsungannya dalam berbagai aspek. 
            Implementasi Konvensi ini ditujukan pada terarahnya perhatian 
publik terhadap masalah ini, terbukanya berbagai metode dan cara pelestarian 
pusaka tak teraga serta terkumpulnya dana yang dapat mendukung 
kegiatan-kegiatan dalam hal ini. Bersamaan dengan Konvensi ini, UNESCO juga 
mengadopsi tiga dokumen penting lain, yaitu Proclamations of Masterpieces of 
the Oral and Intangible Heritage of Humanity. Dokumen-dokumen ini berisi 90 
fenomena kultural yang diakui sebagai pusaka tak teraga kemanusiaan. Dengan 
bangga kami sampaikan bahwa 35 di antaranya mewakili keragaman kultural dari 
wilayah EuroAsia. 
  
  
Advisory Committee of the Conference 
Rieks Smeets  
      David Throsby  
Eugenio Yunis  
Denis Ricard  
Rassikh Sagitov 
  
Program Konferensi 
  
Tempat: 
The Sunan Hotel 
Jl. Ahmad Yani 40, Surakarta 57143, Jawa Tengah, INDONESIA 

Waktu Konferensi: 
25 – 28 Oktober 2008

Tema:  `Perlindungan Pusaka Tak Teraga dan Pembangunan Kota Berkelanjutan' 
·                                 Pusaka Tak Teraga Eurasia  
·                                 Cara dan Metode Perlindungan Pusaka 
Budaya-Sejarah Kota  
·                                 Pariwisata dan Kawasan Euroasia: Ciri-ciri 
Umum dan Keunikan  
·                                 Bagaimana mengembangkan suatu kota menjadi 
pusat pariwisata yang besar: pengalaman pengembangan pariwisata.  
·                                 Pengembangan pariwisata di kota-kota 
bersejarah di kawasan Euroasia.  
·                                 Pariwisata dan Pengangguran: pengembangan 
pariwisata mengurangi angka pengangguran.  
·                                 Pariwisata dan Kaum Muda: partisipasi dan 
peranan kaum muda dalam pengembangan pariwisata.  
·                                 Trend baru dalam industri pariwisata budaya.  
·                                 Bagaimana membuat pariwisata dapat diperoleh 
oleh tiap orang? 
   
AGENDA KONFERENSI 
. 
Sabtu, 25 Oktober 2008 
Upacara Pembukaan Konferensi 
   
Senin, 27 Oktober 2008 
Sesi 1: Topik: "Perlindungan warisan budaya takbenda: tantangan dan prospeknya" 
Pembicara: Rieks Smeets (Sekretaris Pertama Konvensi UNESCO mengenai 
Perlindungan Warisan Budaya Takbenda) 
Pembicara: Simon Legrand (Penasihat Seksi Kreativitas Tradisional, Ekspresi 
Kultural dan 
Warisan Takbenda, United Nations World Intellectual Property Organization UN 
WIPO) 
Pembicara: A. Zen Umar Purba (Guru Besar Hukum Perdata Internasional di 
Universitas 
Indonesia; Mantan Direktur Jenderal Hak Kekayaan Intelektual, Departemen 
Hukum dan HAM, Republik Indonesia) 
  
Sesi 2: Topik: "Pelestarian dan pengelolaan warisan budaya benda dan takbenda: 
metode dan alat guna mencapai pembangunan perkotaan berkelanjutan" 
Pembicara: Eugenio Yunis (Direktur Program dan Koordinasi, United Nations World 
Tourism Organization UN-WTO) 
Pembicara: Walter Santagata (Profesor Keuangan Publik dan Ekonomi Budaya, 
Universitas Turin, Italia) 
Pembicara: Laretna Adishakti (Universitas Gadjah Mada, Indonesia; Kepala Bidang 
Pendidikan dan Pusaka Saujana, Badan Pelestarian Pusaka Indonesia) 
  
Selasa, 28 Oktober 2008 
Sesi Akhir & Deklarasi 
  
BAHASA RESMI 
Bahasa resmi Konferensi adalah Bahasa Indonesia, Inggris dan Rusia. 
Penerjemahan secara simultan akan disediakan sepanjang Konferensi. 
  
  
Penyelenggara: 
·                                 Pemerintah Kota Surakarta.  
·                                 Organization of World Heritage Cities (OWHC)  
·                                 United Cities and Local Government (UCLG) 
Kawasan Euro-Asia 
  
Registrasi: 
Peserta konferensi mengisi formulir pendaftaran dan menyerahkannya ke panitia 
konferensi sebelum tanggal 20 Oktober 2008. 
   
  
  
INFO: 
Secretariat of the Organizing Committee of Solo  
Loji Gandrung (Guest House), Jl. Slamet Riyadi 261,  
Solo 57141, Central Java, INDONESIA      
Phone/fax: +62 271 734939 
E-mail: whc.conference@ yahoo.co. id   
http://www.whcsolo. com 
http://www.euroasia -uclg.ru/ index.php? i=37&lang=1&j=36  
  
  
  
  

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      Jatuh cinta itu seperti apa ya rasanya? Temukan jawabannya di Yahoo 
Answers!

Kirim email ke