Dijajah Inggris? Bisa jadi kita akan terpecah jadi banyak negara kecil spt 
Timur Tengah, Asia Selatan (jadi Pakistan sampai Myanmar), atau Malaysia 
(Spore, Brunei). Kita rusak bukan krn dijajah Bld tapi lebih oleh tokoh2 kreasi 
Jepang.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: laura wikarma <[EMAIL PROTECTED]>

Date: Mon, 13 Oct 2008 23:24:51 
To: <[email protected]>
Subject: Re: [HISTORIA-INDONESIA] "Palagan" Surabaya 2
 8–30 Oktober 1945


jujur aja..daripada di jajah belanda yg hny bs mengambil kekayaan bumi kita 
aja..mendingan dijajah inggris..krn metode yg inggris terapkan itu berbeda dgn 
belanda..
inggris berusaha memajukan negara yg dijajahnya..trus hasilnya bs mereka 
nikmati..spt singapore,hongkong.. 
liat aja perbedaan hongkong dan RRC waktu blm diserahkan kembali ke RRC...
dulu singapore itu hanya rawa2 dan org2nya primitif..lalu masuk org 
inggris..merekalah yg membangun kota singapore seperti sekarang...
 
LAURENCIA 




----- Original Message ----
From: hoesein <[EMAIL PROTECTED]>
To: abdul irsan <[EMAIL PROTECTED]>; aisah basri <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL 
PROTECTED]; anto gesek <[EMAIL PROTECTED]>; Asep Kambali <[EMAIL PROTECTED]>; 
Asvi Warman Adam <[EMAIL PROTECTED]>; bambang hidayat <[EMAIL PROTECTED]>; 
Bambang L Gambiro <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; baskoro <[EMAIL 
PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; Butet Kartaredjasa <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL 
PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Dharmawan Ronodipuro <[EMAIL PROTECTED]>; DIAN 
ANGGRAINI <[EMAIL PROTECTED]>; didik n towok <[EMAIL PROTECTED]>; dokar <[EMAIL 
PROTECTED]>; Dorodjatun K-Jakti <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; Endang 
Basuki <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; Fediya Andina <[EMAIL 
PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; FX Widiarso <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL 
PROTECTED]; Hans Pols <[EMAIL PROTECTED]>; Hikayat Dunia <[EMAIL PROTECTED]>; 
[EMAIL PROTECTED];
 [EMAIL PROTECTED]; indonesiaberdaya moderator <[EMAIL PROTECTED]>; ips <[EMAIL 
PROTECTED]>; Ir Yuke <[EMAIL PROTECTED]>; Isa Multazam <[EMAIL PROTECTED]>; 
Ismail Alatas <[EMAIL PROTECTED]>; Jj Rizal <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL 
PROTECTED]; [email protected]; [EMAIL PROTECTED]; Louk Aznam 
<[EMAIL PROTECTED]>; lubis nina <[EMAIL PROTECTED]>; luluk sumiarso <[EMAIL 
PROTECTED]>; marissa haque <[EMAIL PROTECTED]>; mediacare <[EMAIL PROTECTED]>; 
Mestika Zed <[EMAIL PROTECTED]>; mohammad hadi winarto <[EMAIL PROTECTED]>; 
[EMAIL PROTECTED]; mulyawan <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; negri 
kartun <[EMAIL PROTECTED]>; Prayitno Ramelan <[EMAIL PROTECTED]>; radityo 
djadjoeri <[EMAIL PROTECTED]>; ratna sarumpaet <[EMAIL PROTECTED]>; restu 
gunawan <[EMAIL PROTECTED]>; retno marsudi <[EMAIL PROTECTED]>; Ridho Ardhi 
Syaiful
 <[EMAIL PROTECTED]>; Rini Oetoro <[EMAIL PROTECTED]>; rositanoer.com <[EMAIL 
PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; Siswanto <[EMAIL PROTECTED]>; Sorimuda Pohan 
Hakim <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; Tity Latief 
<[EMAIL PROTECTED]>; Toeti Kakiailatu <[EMAIL PROTECTED]>; tossi20 <[EMAIL 
PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Sent: Monday, October 13, 2008 22:05:43
Subject: [HISTORIA-INDONESIA] "Palagan" Surabaya 28–30 Oktober 1945






Oleh DAUD SINJAL
Hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November adalah untuk 
mengenang peristiwa heroik rakyat Surabaya melawan tentara Inggris. Namun perlu 
pula dikenang peristiwa yang mengawalinya. Pertempuran 28-30 Oktober 1945 
merupakan "palagan" yang sebenarnya, di mana pasukan Indonesia memaksa Inggris 
mengibarkan bendera putih. 
Tentara Inggris mendarat di Surabaya untuk menegakkan ketertiban dan keamanan, 
membebaskan semua tawanan perang Sekutu, mengevakuasi interniran, melucuti, dan 
memulangkan tentara Jepang. Pasukan yang dikirim ke Surabaya adalah Brigade 
ke-49, Divisi 23 India, di bawah komando Brigjen Mallaby. Kekuatannya 4.000 
orang, terdiri dari batalyon Mahrattas dan Rajputana Rifles. Perwira-perwira 
komandannya campuran, Inggris dan India. 
Pemerintah RI di Jakarta, meminta pemerintah daerah, TKR (Tentara Keamanan 
Rakyat) dan para pejuang di Surabaya menerima baik dan membantu kelancaran misi 
Inggris. Karena goodwill ini merupakan bagian dari langkah RI untuk mendapatkan 
pengakuan dari Sekutu, pemenang Perang Dunia II. 
Pimpinan tentara Inggris, dua kali bertemu dengan pimpinan pemerintahan dan 
tentara Indonesia di Surabaya. Pertama pada hari pendaratannya, 25 Oktober 1945 
dan kedua, 26 Oktober. Pertemuan berlangsung dalam suasana bersahabat. Namun 
pihak Indonesia memperingatkan tidak boleh ada satu pun Belanda membonceng 
pasukan Sekutu ini. Inggris menjamin hal itu tidak akan terjadi. Kedua belah 
pihak sepakat bekerja sama menjaga ketentraman dan ketertiban. Dan agar kerja 
sama bisa berjalan baik, dibentuk Contact Committee. 
Provokatif 
Mentaati niat baik pemerintah pusat, pimpinan perjuangan di Surabaya juga 
menunjukkan sikap yang luwes. Namun kelonggaran-kelonggaran yang diberikan itu 
dimanfaatkan Inggris untuk melebarkan dislokasi pasukannya sampai di luar 
kesepakatan bersama. Mereka antara lain memperkuat posisi di tempat- tempat 
strategis seperti lapangan terbang Tanjung Perak, perusahaan listrik ANIEM, 
stasiun kereta api, kantor pos besar dan stasiun radio di Simpang. 
Sikap baik RI ini disalahgunakan pula oleh satuan intel brigade yang melakukan 
raid ke penjara Kalisosok, untuk membebaskan seorang kolonel angkatan laut 
Belanda (yang ditangkap pemuda saat menjalankan tugas untuk Sekutu) serta 
perwira-perwira dan staf RAPWI  (Rehabilitation of Allied Prisoner of War and 
Internees) yang ditahan di situ. Inggris juga mengacau di Nyamplungan, 
menangkapi sejumlah pemuda dan Ketua BKR setempat, serta menyerobot kantor 
Polisi RI Bubutan dan penjara Bubutan. 
Kepercayaan terhadap Inggris serta merta berbalik curiga, ketika pada pagi 27 
Oktober, sebuah pesawat Inggris menyebarkan pamflet yang isinya menuntut rakyat 
menyerahkan kepada Inggris semua senjata dan peralatan militer. Yang tidak 
mematuhinya akan dihukum mati. Seruan ini dikeluarkan oleh Panglima Divisi 
ke-23, Mayjen Hawthorn (bermarkas di Jakarta dan wewenangnya meliputi 
Jawa-Bali-Lombok). Pihak Indonesia mencurigai keras Inggris tengah membuka 
pintu untuk Belanda kembali ke sini. 
Pemimpin-pemimpin RI di Surabaya memperingatkan Mallaby bahwa leaflet Hawthorn 
dan perbuatan yang dilakukan pasukannya mengingkari perjanjian yang telah 
disepakati. Para pemuda Surabaya bereaksi dengan meringkus serdadu-serdadu 
Inggris yang menduduki Nyamplungan dan Bubutan. Sejumlah prajurit Inggris dan 
India yang sedang pesiar di kota juga diculik dan dibunuh. Sebaliknya, tanggal 
28 Oktober, Inggris melakukan perampasan senjata dan mobil-mobil pemuda. 
Sore harinya, pimpinan TKR memutuskan melakukan serangan umum terhadap semua 
posisi Inggris di Surabaya. Radio pemberontak berulang-ulang mengumandangkan 
panggilan pada rakyat untuk mengangkat senjata dan menyerang secara serentak 
kedudukan pasukan Inggris. Sore dan malam hari itu juga pecah pertempuran 
sporadis di berbagai tempat di kota. 
Inggris Terjepit 
Pertempuran besar meletus pagi 29 Oktober. Serangan fajar TKR dibuka pukul 
05.00. Tembakan pistol, senapan, senapan mesin berat dan ringan sampai mortir 
saling bersahutan. Asap membumbung di atas kota Surabaya. Para tawanan perang 
dan kaum interniran yang sudah bergembira menunggu pembebasan mereka, kembali 
ciut hatinya, karena terkurung di tempat-tempat penampungan yang sekitarnya 
telah menjadi ajang pertempuran yang sengit. 
Pasukan Inggris terjepit, bahkan seantero Brigade 49 ini terancam musnah. 
Kesalahan mereka adalah menganggap enteng perlawanan rakyat dan TKR, lalu 
menghadapinya dengan satuan-satuan kecil yang terpecah-pecah di berbagai 
tempat. Perbekalan pelurunya juga hanya untuk pertempuran garis pertama. Namun, 
begitu terdesak, mereka pun sulit mendatangkan bala bantuan, karena pasukan 
besar Inggris lainnya paling dekat berjarak 200 mil, yakni brigade yang berada 
di Semarang. Amunisi dan logistik tambahan yang didrop dari udara malah jatuh 
ke pihak RI. 
Salah satu pertempuran dramatis berlangsung selama lima jam di jembatan 
Wonokromo, sebelum akhirnya pasukan Inggris kehabisan peluru. Dua peleton yang 
kebanyakan orang India terisolir dan terkepung di situ. Mereka nyaris dihabisi 
oleh massa rakyat yang tidak tahu hukum perang. Sejumlah serdadu India 
berteriak-teriak "Muslim, muslim..!", memohon jangan dibunuh. 
Personel TKR sekuat tenaga mencegah pembantaian tersebut. Sisa-sisa pasukan 
Inggris-India itu dilarikan ke Tanjung Perak dengan truk TKR yang mengibarkan 
bendera putih. Kekalahan di Wonokromo ini membuat kekuatan Inggris terpotong 
dua. Satunya yang bertahan di kota dan lainnya di sekeliling markasnya di 
Tanjung Perak 
Kali Mas yang membelah kota menjadi saksi keganasan perang ini. Di sungai yang 
keruh itu mengambang mayat-mayat tentara asing tersebut, sebagian tanpa kepala 
atau anggota badan lainnya. Menurut sumber Inggris, korban di pihak mereka 200 
orang tewas atau hilang, dan 80 luka-luka. Yang memilukan adalah nasib ratusan 
interniran yang terdiri dari perempuan dan anak-anak. Konvoi truk yang 
mengangkut mereka dari kamp Darmo terjebak di daerah pertempuran, dan menjadi 
sasaran amukan laskar rakyat. 
Panglima Tentara Sekutu di Indonesia (AFNEI - Allied Forces Netherlands East 
Indies), Letjen Sir Philip Christison berusaha menyelamatkan pasukannya di 
Surabaya dengan meminta pemimpin RI di Jakarta turun tangan. Atas permintaan 
Christison, 29 Oktober petang Presiden Soekarno, terbang ke Surabaya, 
didampingi Wakil Presiden Hatta dan Menteri Pertahanan Amir Sjarifudin. Pagi 30 
Oktober, Bung Karno bersama Mayjen Hawthorn dan Brigadir Mallaby mengadakan 
perundingan damai dengan para pemimpin pejuang di Gubernuran Surabaya. 
Foto atas : Pertempuran Wonokromo 29 Oktober 1945  
Dikutip dari "Menjadi TNI", buku biografi Himawan Soetanto yang tengah disusun 
oleh penulis. 
  
  
________________________________
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru 
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
br> Cepat sebelum diambil orang lain!


      New Email addresses available on Yahoo!
Get the Email name you&#39;ve always wanted on the new @ymail and @rocketmail. 
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

Kirim email ke