Postingan yang memberi motivasi bagus bai semua pihak untuk terus MAU, MAU, dan 
MAU MENJAGA KELESTARIAN SISA SISA PERJALANAN KOTA dengan segala Khasanah yang 
ada didalamnya (gedung gedung, berbagai fasilitas & sistim pelayanan publik, 
maupun atmosfir lamnya....).
 
Salam,

  ----- Original Message ----- 
  From: alwin 00 
  To: [email protected] 
  Sent: Wednesday, November 26, 2008 11:38 AM
  Subject: Bls: [HISTORIA-INDONESIA] Tulang gajah di Bekasi ?



  Dari beberapa buku saya membaca pandangan orang-orang asing terhadap kota 
Jakarta sebagai "een stad zonder geheugen" atau kota tanpa memori, diakibatkan 
hilangnya peninggalan-peninggalan bersejarah baik berupa bangunan-bangungan tua 
yang tidak terawat maupun yang hancur/hilang sama sekali.

  Apa Departemen Kebudayaan Pariwisata memang tidak menganggarkan dana untuk 
preservasi peninggalan-peninggalan tersebut atau menganggap bahwa 
bangunan-bangunan tersebut adalah bagian dari memori kolonialisme yang harus 
dihapuskan? Terlepas apakah itu adalah peninggalan kolonial atau bukan, baik 
atau buruk memorinya kan mesti dilestarikan. 


  Alwin Redfordi
  Complex MABAD

  **********************************************************************
  This email may be confidential. Any distribution, use or copying of this 
email or the information it contains by anyone other than the intended 
recipient is unauthorized.. If you received this email in error, please advise 
me (by return email or otherwise) immediately.

  I do not guarantee that this material is free from viruses or any other 
defects although due care has been taken to minimize the risk.
  **********************************************************************






------------------------------------------------------------------------------
  Dari: Kiki Susilobroto <[EMAIL PROTECTED]>
  Kepada: [email protected]
  Terkirim: Rabu, 26 November, 2008 10:58:37
  Topik: Re: [HISTORIA-INDONESIA] Tulang gajah di Bekasi ?


        Ya begitulah kawan-kawan kita disana itu, hehehe..., kalau yang 
mengarah ke dongeng, mistik, kayaknya hobi banget. Terus langsung main tebak 
aja. Nemu fosil langsung ditebak kalau itu kendaraan perang, wah wah. Gimana 
kalau nemuin tulang dinosaurus ? nanti bisa2 langsung ditebak kalau itu 
kendaraannya Jan Pieterzoon Coen lagi, huahaha.
        Tapi giliran penemuan yang benar2 terbukti sejarahnya ada, seperti 
tembok Batavia waktu pembangunan Tunnel BeOS, malah dihancur-hancurkan, dibuang 
begitu aja. Sebenarnya setiap ada penemuan, orang-orang yang dilibatkan itu 
siapa aja sih ? apa cuma Kapolri sama petugas Pemda aja, tanpa ada ahli sejarah 
satu pun ? 

        Salam fosil,
        Kiki Susilobroto

        --- On Tue, 11/25/08, Kumincir Wikidisastra <[EMAIL PROTECTED] .or.id> 
wrote:

          From: Kumincir Wikidisastra <[EMAIL PROTECTED] .or.id>
          Subject: Re: [HISTORIA-INDONESIA ] Tulang gajah di Bekasi ?
          To: komunitashistoria@ yahoogroups. com
          Date: Tuesday, November 25, 2008, 3:26 PM


          Kalau pernah ke Museum Geologi di Bandung, kita akan tahu bahwa di 
Pasundan atau wilayah Jawa bagian barat sudah seringkali ditemukan fosil 
binatang purba. Lah ini, tanpa argumen yang jelas koq detik.com malah 
'nyeletuk' bahwa itu diduga peninggalan pasukan Mataram. :P



          2008/11/25 Kiki Susilobroto 


                  Setelah saya coba buka artikel detiknews.com, ada berita 
update bahwa tulang tersebut kemungkinan binatang laut (ribuan tahun lalu, 
Muara Gembong masih tertutup laut).
                  Terus, foto contoh tulang gajah yang dipasang itu websitenya 
saya temukan di :
                  http://www.dailymai l.co.uk/sciencet ech/article- 
492359/Close- bone-The- amazing-pictures -reveal-evolutio n-shaped- 
animal-skeletons .html
                  Itu contoh foto kerangka gajah Afrika.
                  Sebaiknya sih jangan menduga dulu kalau gajah yg ini 
kendaraan perang Mataram atau kerajaan lain yang baru ada abad pertengahan, 
karena dari ukurannya pasti dari fosil gajah purba keturunan mamooth, mastodon, 
dll. dan gajah-gajah purba sudah punah ribuan tahun lalu. Memang 
kerajaan-kerajaan Nusantara banyak yang menggunakan gajah sebagai kendaraan 
perang, tapi yang pasti dari spesies gajah modern atau gajah biasa seperti 
sekarang ini.
                  Apalagi masih diselidiki tulang ini fosil dari spesies apa, 
mungkin gajah, mungkin binatang laut, atau mungkin spesies jaman sebelum 
Holocene. 


       





------------------------------------------------------------------------------
  Coba emoticon dan skin keren baru, dan area teman yang luas. Coba Y! 
Messenger 9 Indonesia sekarang.

   

Kirim email ke