Mohon Izin Moderator dan kawan-kawan semua.
Mohon Disebarkan kepada milis-milis lainnya jika anda peduli dengan duna literasi.
Kami memperjuangkan bahwa hak akses utnuk mendapatkan bahan bacaan merupakan hak seluruh masyarakat oleh karena itulah demia terwujudnya tersedianya perpustakaan2 umum disetiap daerah, taman bacaan dsietiap lingkungan maka pada tanggal 5-7 Desember 2008, bertempat di Rumah Dunia, Serang - Banten diadakan Temu Komunitas Literasi Se-Indonesia.
> > SEMBILAN REKOMENDASI ”ODE KAMPUNG #3:
> > TEMU KOMUNITAS LITERASI SE-INDONESIA
> > Rumah Dunia, 5-7 Desember 2008
> > milis:
www.yahoogroups.com/group/ komunitas_ literasi
> >
> > Kami para peserta Ode Kampung III: Temu Komunitas Literasi se-
> Indonesia 2008 bersepakat bahwa literasi adalah hak kunci untuk
> mendapatkan hak berekonomi, bersosialisasi, partisipasi politik
dan pembangunan, khususnya dalam masyarakat berbasis pengetahuan.
> Literasi merupakan kunci peningkatan kapasitas seseorang, dengan
> memberikan banyak manfaat sosial, di antaranya cara berpikir
kritis,
> meningkatkan kesehatan dan perencanaan keluarga, program
pengurangan
> angka kemiskinan, dan partisipasi warga negara. Literasi bukan
hanya
> persoalan individu, tapi juga menyangkut persoalan komunitas
dan
> masyarakat luas. Literasi bukan sekadar melek huruf, tapi
merupakan
> dasar penopang bagi pembelajaran di masa datang. Literasi
memberikan
> piranti, pengetahuan dan kepercayaan diri untuk meningkatkan
> kualitas hidup, untuk lebih dapat memberikan kemungkinan
> berpartispasi dalam aktivitas bermasyarakat dan membuat pilihan-
> pilihan informasi yang akan dikonsumsi.
> >
> >
Untuk mewujudkan hal tersebut, kami mengajukan sembilan
> rekomendasi:
> >
> > 1. Mendesak pemerintah pusat untuk segera menyusun regulasi
> yang lebih teknis terkait dengan UU no 43 tahun 2007 tentang
> perpustakaan.
> > 2. Mewajibkan Pemerintah daerah untuk membangun perpustakaan
> yang representatif, meningkatkan pelayanan yang optimal dan
> menyediakan tenaga pengelola perpustakaan yang profesional.
> > 3. Menjalin
kemitraan antara perpustakaan daerah dan
> perpustakaan komunitas. Serta membangun kerjasama antara
> perpustakaan komunitas lokal dan daerah lainnya
> > 4. Mewajibkan lembaga pendidikan dan lembaga pemerintahan yang
> memiliki perpustakaan agar memberikan pelayanan bagi masyarakat
luas.
> > 5. Mewajibkan pengembang komplek perumahan/ pengelola pusat
> perbelanjaan untuk membangun perpustakaan sebagai bagian dari
> fasilitas umum
> > 6. Mewajibkan penerbit menyumbangkan buku-buku kepada
> perpustakaan komunitas dan mengadakan peluncuran buku terbaru
serta
> pelatihan menulis bersama para penulis buku.
> > 7. Mendorong warga masyarakat untuk mendirikan perpustakaan
> komunitas di setiap desa/ kelurahan.
> > 8. Mewajibkan perusahaan mengalokasikan tanggungjawab sosial
> perusahaan (Corporate Social Responsibility) untuk perpustakaan
> komunitas.
> > 9. Menumbuhkan kebiasaan membaca dengan menyediakan bahan
> bacaan di lingkungan keluarga, lembaga pendidikan, dunia kerja,
> instansi pemerintah, tempat ibadah dan fasilitas umum lainnya.
> >
> > Demikian sembilan rekomendasi ini diajukan kepada khalayak.
Semoga
> mendapat dukungan dari semua elemen terkait demi mewujudkan
kejayaan
> Indonesia di masa mendatang.
> >
> > Tim Perumus,
> > Gola Gong, Wien Muldian, Firman Venayaksa, Kiswanti, Halim HD,
> Subhan, Amel, Mahmudin, Ariful Amir.
> >
> > Komunitas/ Yayasan/ Penerbit/ Rumah Baca/ TBM yang menyuarakan
dan
> mendukung rekomendasi ini:
> > 1. Rumah Dunia (Serang)
> > 2. Forum Indonesia Membaca (Jakarta)
> > 3. 1001 Buku (Jakarta)
> > 4. Forum Lingkar Pena (Jakarta)
> > 5. KKS Melati (Jakarta)
>
> 6. Perahu Baca (Tangerang)
> > 7. Warabal (Bogor)
> > 8. Tatas Tuhu Trasna (Lombok)
> > 9. Forum Pinilih (Solo)
> > 10. Kandank Jurank (Tangerang)
> > 11. Forum TBM (Jakarta)
> > 12. Jala Pustaka (Pekalongan)
> > 13. Nurani Dunia (Jakarta)
> > 14. Tunas cendikia (Jakarta)
> > 15. Rumah Baca Zhaffa (Jakarta)
> > 16. Lereng Medini (Kendal)
> > 17. Textour (Bandung)
> > 18. Asiatul Jannah (Cilegon)
> > 19. Pendar Pena (Depok)
> > 20. Lentera Kalbu (Pandeglang)
> > 21. Rumah Tukik (Anyer)
> > 22. Ratu Bagus (Serang)
> > 23. Kebon Sastra (Serang)
> > 24. Kubah Budaya (Serang)
> > 25. Pondok Maos (Kendal)
> > 26. Cahaya Lentera (Bandung)
> > 27. Sanggar Daerah Pinggir Rel (Jakarta)
> > 28. Ibnu Hajar (Magelang)
> > 29. Kampung Apung (Jakarta)
>
> 30. Sakinah (Tangerang)
> > 31. Biblio (Jogjakarta)
> > 32. Teras Puitika (Banjar Baru)
> > 33. Histeria (Semarang)
> > 34. Aura Books (Pandeglang)
> > 35. Sanggar Sastra Serang (Serang)
> > 36. Tifa (Bekasi)
> > 37. Perpustakaan Fisip Unair (Surabaya)
> > 38. Cermin (Tasikmalaya)
> > 39. Pondok Maos guyub (kendal)
> > 40. Si Bagong (Purbalingga)
> > 41. Sygma Publishing (Bandung)
> > 42. Mizan (bandung)
> > 43. Salamadani (Bandung)
> > 44. Agromedia (Jakarta)
> > 45. Kramat Jaya (Pandeglang)
> > 46. Berkah Saluyu (Pandeglang)
> > 47. Angsana (Pandeglang)
> > 48. Attaqwa (Pandeglang)
> > 49. Alfattah (Tangerang)
> > 50. Komunitas Penulis Jakarta (Jakarta)
> > 51. WaTas Media (Banjarmasin)
> > 52. Forum Komunikasi Teater Banjarbaru (Kalimantan)
>
> 53. Enigma Community (Kalimantan)
> > 54. Kelompok Studi Sastra Banjarbaru (Kalimantan)
> > 55. Sanggar Matahari Martapura (Kalimantan)
> > 56. Arjasari (Bandung)
> > 57. Kandangpati (Sumatra)
> > 58. Teater Lakon (Bandung)
> > 59. Komunitas Bunga Matahari (Jakarta)
> > 60. Jaringan Rumah Usaha (Semarang)
> > 61. Bike To Work (Jakarta)
> > 62. Ajar Meteseh (Kendal)
> > 63. Ruang Sunyi (Bandung)
> > 64. Baitul Hamdi (Menes)
> > 65. Al-Muna (Menes)
> > 66. Maritim (Pandeglang)
> > 67. Visi Bangsa (Serang)
> > 68. Bina Imu (Pandeglang)
> > 69. Tunas Bangsa (Pandeglang)
> > 70. Nina’s Creative Centre (Pandeglang)
> > 71. Wacana (Jakarta)
> > 72. Penulis lepas (Jakarta)
> > 73. Rumah Cahaya (Depok)
> > 74. Reading Bugs (Jakarta)
> > 75. Matahari
(Bogor)
> > 76. siapa menyusul?