Memang kalau diundang saya yakin beliau mau datang, tetapi sebagai yang muda
ada baiknya kita yang ke sana. Kalau biaya yang diperlukan kan hanya bensin,
bayar tol, makan siang, dan alat perekam itu saja. Alat perekam/videocam
bisa pinjam. Bioaya yang lain ya tanggung sendiri-sendiri atau urunan.
KM 
 
-------Original Message-------
 
From: [email protected]
Date: 12/14/08 12:26:47
To: [email protected];  Kartono Mohamad
Cc: anto gesek;  Asep Kambali;  Asvi Warman Adam;  Bambang L Gambiro; 
baskoro;  [email protected];  Dharmawan Ronodipuro;  DIAN ANGGRAINI; 
Dorodjatun K-Jakti;  [email protected];  Endang Basuki; 
[email protected];  falatas46;  Fediya Andina;  FX Widiarso;  h
[email protected];  hamid ali;  Hans Pols;  [email protected];  i
[email protected];  indonesiaberdaya moderator;  ips;  Ir Yuke;  Isa
Multazam;  Ismail Alatas;  Jj Rizal;  [email protected]; 
[email protected];  lubis nina;  luluk sumiarso
Subject: Re: Ichtiar kesehatan rakyat di zaman Jepang
 
Teman2 yg baik,
Saran Pak Bambang sangat positif dan dapat dilaksanakan. Mungkin sebagai
jalan tengah/kompromi,beliau bisa di wawancarai di Jakarta. Pengalaman saya
beliau selalu rawuh (datang dan hadir) kalau diundang ke Jakarta. Tentu
etikanya kita yg sowan ke beliau ! Selain itu,beliau juga mempunyai agenda
ke Jakarta dlm waktu2 tertentu. Rasanya,kita bisa lah mewawancarai beliau.
Nanti kita atur sebaik-baiknya. Terimakasih Pak Bambang atas terobosan
idenya (Prof Koestedjo lulus dokter pd bulan April 1944,bersama alm Prof
Djamaludin dan alm dr Tilam Purwohusodo dari Ika Daigaku).
Salam,
doddy p partomihardjo
Sent from my BlackBerry® wireless device


From: [email protected]
Date: Sun, 14 Dec 2008 12:01:08 +0700 (WIT)
To: Kartono Mohamad<[email protected]>
Subject: Re: Ichtiar kesehatan rakyat di zaman Jepang

Suatu saran yang baik sekali Danny. Sayangnya Persekin belum punya dana
untuk kegiatan seperti ini. Tetapi perlu kita usahakan secepatnya.
FL


 Prof Koestedjo ini perlu diwawancarai khusus, direkam dengan voice 
> recorder 
> sekaligus video. Tolong Danny usahakan untuk itu, sekaligus silaturrahim 
> Persekin dengan beliau. Buruan. 
> KM 
> 
> -------Original Message------- 
> 
> 
From: bambang hidayat 
> Date: 14/12/2008 7:07:07 
> To: anto gesek; Asep Kambali; Asvi Warman Adam; Bambang L Gambiro; 
> baskoro; [email protected]; Dharmawan Ronodipuro; DIAN ANGGRAINI; 
> dokar; Dorodjatun K-Jakti; [email protected]; 
> [email protected] 
> id; Endang Basuki; [email protected]; falatas46; Fediya Andina; 
> [email protected]; FX Widiarso; [email protected]; hamid ali; Hans 
> Pols; [email protected]; [email protected]; indonesiaberdaya 
> moderator 
> ips; Ir Yuke; Isa Multazam; Ismail Alatas; Jj Rizal; 
> kartum_...@yahoo 
> com; [email protected]; lubis nina; luluk sumiarso; 
> Mestika Zed; Mochammad Zuhdy; mohammad hadi winarto; Mona Lohanda; 
> [email protected]; mulyawan; [email protected]; odit
> praseno 
> okberto jimmy; Prayitno Ramelan; radityo djadjoeri; restu gunawan; 
> retno marsudi; Ridho Ardhi Syaiful; Rini Oetoro; rositanoer.com; 
> [email protected]; Siswanto; Sorimuda Pohan Hakim; Sumar 
> Sastrowardoyo 
> [email protected]; [email protected]; tossi20; 
> ur...@hotmail 
> com; [email protected]; [email protected] 
> Subject: Re: Ichtiar kesehatan rakyat di zaman Jepang 
>
> Rekan yth., 
> Di bandung tinggal prof. Koestedjo, dengan pikiran jernih berusia 92 
> tahun. 
> Pernah menjadi dokter Peta di Bali. Beliau mengetahui "cikal bakal" 
> Puskesmas. 
> Saya rasa merupakan sumber yang baik untuk mendalami ihtiar pengobatan di 
> Jaman Jepan (bagaimana mencari sibasol, ichtiyol salf,dls). 
> Bambang Hidayat. 
> 
> 
> 
> 
> 
> 

 

<<faint_grain.jpg>>

Kirim email ke