--- In [email protected], [EMAIL PROTECTED] wrote:
>
> mang udah nonton bro ger???
>
>
> Best Regards,
> Moch Heru Nuryadi
>
>
>
>
>
> "gerry_garsono" <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent by: [email protected]
> 07/09/2008 12:58 PM
> Please respond to
> [email protected]
>
>
> To
> [email protected]
> cc
>
> Subject
> [www.suzuki-thunder.net] BELAJAR DARI FILM KUNGFU PANDA !
>
>
>
>
>
>
> SALAM KOSTER
>
> KUNG FU PANDA
>
> Po , si Panda jantan, yang sehari-hari bekerja di
> toko mie ayahnya, memiliki impian untuk menjadi seorang pendekar
>
> Kung Fu. Tak disangka, dalam pemilihan Pendekar
> Naga, Po dinobatkan sebagai Pendekar Naga yangdinanti-nantikan
> kehadirannya
> untuk melindungi desa dari balas
> dendam kotoran manusia Lung.
>
> Saat menonton film animasi ini, kita seperti
> diingatkan tentang beberapa hal:
>
> 1. The secret to be special is you have to believe
> you're special.
> Po hampir putus asa karena tidak mampu memecahkan rahasia
> Kitab Naga, yang hanya berupa lembaran kosong. Wejangan dari
> ayahnya-lah yang
> akhirnya membuatnya
> kembali bersemangat dan memandang positif dirinya
> sendiri. Kalau kita berpikir diri kita adalah spesial, unik, berharga
> kita pun
> akan punya daya dorong
> untuk melakukan hal-hal yang spesial.
>
> Kita akan bisa, kalau kita berpikir kita bisa.
>
> Seperti kata Master Oogway, You just need to
> believe
>
> 2. Teruslah kejar impianmu.
> Po , panda gemuk yang untuk
> bergerak saja susah akhirnya bisa menguasai ilmu Kung Fu. Berapa
> banyak dari
> kita yang akhirnya menyerah, gagal mencapai impian
> karena terhalang oleh
> pikiran negatif diri kita sendiri? Seperti kata Master Oogway, kemarin
> adalah
> sejarah, esok adalah misteri, saat ini adalah anugerah,
> makanya disebut
> Present hadiah. Jangan biarkan diri kita dihalangi oleh kegagalan masa
> lalu dan
> ketakutan masa depan. Ayo berjuanglah di masa sekarang
> yang telah
> dianugerahkan Tuhan padamu.
>
> 3. Kamu tidak akan bisa mengembangkan orang lain, sebelum kamu
> percaya dengan kemampuan orang itu, dan kemampuan dirimu sendiri.
>
> Master ShiFu ogah-ogahan melatih Po. Ia memandang Po tidak berbakat.
> Kalaupun Po bisa, mana mungkin ia melatih Po dalam waktu sekejap.
> Kondisi ini
> berbalik
> seratus delapan puluh derajat, setelah ShiFu diyakinkan Master
> Oogway -gurunya- bahwa Po sungguh-sungguh adalah Pendekar Naga dan
Shi Fu
> satu-satunya orang
> yang mampu melatihnya.
>
> Sebagai guru atau orang tua, hal yang paling harus dihindari adalah
> memberi
> label bahwa anak ini tidak punya peluang untuk berubah. Sangatlah mudah
> bagi
> kita untuk menganggap orang lain tidak punya masa depan. Kesulitan juga
> acap kali membuat kita kehilangan percaya diri, bahwa kita masih mampu
> untuk
> membimbing
> mereka.
>
> 4.Tiap individu belajar dengan cara dan motivasinya sendiri.
>
> Shi Fu akhirnya menemukan bahwa Po baru termotivasi dan bisa
> mengeluarkan semua kemampuannya, bila terkait dengan makanan. Po tidak
> bisa
> menjalani latihan
> seperti 5 murid jagoannya yang lain.
>
> Demikian juga dengan setiap anak. Kita ingat ada 3 gaya belajar yang
> kombinasi ketiganya membuat setiap orang punya gaya belajar yang unik.
> Hal yang
> menjadi
> motivasi tiap orang juga berbeda-beda. Ketika kita memaksakan
> keseragaman proses belajar, dipastikan akan ada anak-anak yang
dirugikan.
>
> 5. Kebanggaan berlebihan atas anak/murid/diri sendiri bisa
membutakan mata
> kita tentang kondisi sebenarnya, bahkan bisa membawa mereka ke arah yang
> salah.
>
> Master ShiFu sangat menyayangi kotoran manusia Lung, seekor macan
> tutul, murid
> pertamanya, yang ia asuh sejak bayi. Ia membentuk kotoran manusia Lung
> sedemikian rupa agar sesuai dengan harapannya. Memberikan impian bahwa
> kotoran manusia Lung akan menjadi Pendekar Naga yang mewarisi ilmu
> tertinggi. Sayangnya Shi Fu tidak melihat sisi jahat dari kotoran
> manusia Lung dan harus membayar mahal, bahkan nyaris kehilangan
nyawanya.
>
> Seringkali kita memiliki image yang keliru tentang diri
> sendiri/anak/murid kita. Parahnya, ada pula yang dengan sengaja
> mempertebal tembok kebohongan ini dengan hanya mau mendengar informasi
> dan konfirmasi dari orang-orang tertentu. Baru-baru ini saya bertemu
> seorang ibu yang selama 14 tahun masih sibuk membohongi diri bahwa
> anaknya tidak autis. Ia lebih senang berkonsultasi dengan orang yang
> tidak ahli di bidang autistik.
> Mendeskreditkan pandangan ahli-ahli di bidang autistik. Dengan sengaja
> memilih terapis yang tidak kompeten, agar bisa disetir sesuai
> keinginannya. Akibatnya proses terapi 11 tahun
> tidak membuahkan hasil yang signifikan. Ketika kita punya image yang
> keliru, kita akan melangkah ke arah yang keliru.
>
> 6. Hidup memang penuh kepahitan, tapi jangan biarkan kepahitan tinggal
> dalam hatimu.
>
> Setelah dikhianati oleh kotoran manusia Lung, Shi Fu tidak pernah lagi
> menunjukkan kebanggaan dan kasih sayang pada murid-muridnya. Sisi
> terburuk dari kepahitan adalah kita tidak bisa merasakan kasih sayang
> dan tidak bisa berbagi kasih sayang.
>
> 7. Keluarga sangatlah penting.
> Di saat merasa terpuruk,Po disambut hangat oleh sang ayah. Berkat
> ayahnya pula Po dapat memecahkan rahasia Kitab Naga dan menjadi
> Pendekar nomor satu.
> Sudahkah kita memberi dukungan pada anggota keluarga kita?
>
> God Bless You!
>
> bst rgds,
> Gerry - Koster039
> The real thunder bear
> 081511571171
> Humas Koster Pusat
>
Salam KOSTER, PISS and LOVE 4ever..
Bro..bener tuh film KUNGFU PANDA kocak bgt..
gw ktawa mpe Hwiki..hwiki..
dah lama nich ak gabung di milis, biasa lag sibuk...
Thx y..
Get d'spirit