sumbernya dari mana ya bro? Pada 20 November 2008 13:41, Buyung Suprizal <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
> Jika Anda penggemar kangkung, baik itu ca kangkung, petis kangkung, > kangkung cos, dll yang berkaitan dengan kangkung, mungkin cerita ini dapat > menjadi pertimbangan bagi Anda pada saat akan mengkonsumsi kangkung. > > Saya mendapat cerita ini dari seorang teman, tapi Saya lupa tempat > persisnya di Negara mana, yang jelas antara Singapura / Malaysia . > > Pada suatu hari di rumah sakit terkenal, semua dokter kebingungan hanya > karena ada seorang anak kecil yang tampan menderita sakit perut. Anak itu > dibawa ke rumah sakit oleh orang tuanya setelah 2 hari menderita diare. > Sudah bermacam obat sakit perut yang diberikan kepada anak itu, namun > diarenya tidak kunjung sembuh. > > Di rumah sakit orang tua anak tersebut ditanya oleh dokter, makanan apa > saja yang sudah dimakan oleh anak tersebut selama 2 hari ini. Orang tua anak > itu kebingungan, karena sejak anaknya diare otomatis anak tersebut tidak mau > makan, dia hanya minum susu, itu pun langsung dikeluarkan lagi. Setelah usut > punya usut, ternyata sebelum menderita diare, malamnya anak tersebut baru > saja diajak makan kangkung cos di Restoran oleh orang tuanya. > > Dokter segera melakukan rontgen, ternyata diusus anak tersebut telah > berkembang biak lintah dengan anaknya yang kecil-kecil. Dokter angkat > tangan dan menyatakan tidak sanggup mengambil tindakan medis apapun. > > Akhirnya anak kecil tampan yang malang itupun meninggal dunia. > > Usut punya usut, ternyata lintah itu sebelumnya bersemayam di dalam > batang kangkung yang besar. Memang, untuk penggemar kangkung cos yang > paling enak adalah batangnya, apa lagi jika dimasak oleh seorang ahli, maka > kangkung cos rasanya akan menjadi renyah. Lintah yang berada di dalam batang > kangkung itu tidak akan mati walau dimasak selama apapun, apa lagi untuk > kangkung cos proses memasak tidak terlalu lama untuk menghasilkan rasa > kangkung yang enak. Lintah hanya akan mati jika dibakar. > > Di dalam usus anak tadi, lintah yang tadinya hanya 1 dalam 2 hari > berkembang biak dengan cepatnya karena terus menerus menghisap darah yang > ada, otomatis dokter juga kebingungan, bagaimana > mematikan/membersihkan lintah yang telah sangat banyak tersebut dari dalam > usus anak malang itu. > > >
