Sebuah analogi yang bagus, bro....gw stuju...
Walaupun gw bukan pengurus STI, tapi gw sangat concern/prihatin dengan STI...
sangat disayangkan memang....."bis STI" sepertinya betul adanya seperti yang 
disampaikan bro dedy deka tadi......
Gw pengen turut serta membangun paguyuban thunder se-Indonesia ini 
menjadi suatu wadah pemersatu yang "energik & dinamis" sesuai dengan nama & 
komitmennya diawal....
Ayo kondektur, sopir, mekanik "bus", mari sama-sama berfikir & melakukan real 
action untuk meningkatkan pelayanan terhadap para penumpangnya!
 
 
Mohon maaf jika ada yang salah kata & kurang berkenan
 
BRAVO STI!! 
 
Regards,
K19-002 /
K-125
 
 
--- On Mon, 12/1/08, dedy nurcahyadhi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: dedy nurcahyadhi <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [www.suzuki-thunder.net] SEBUAH BUS YANG BERNAMA STI
To: [email protected]
Date: Monday, December 1, 2008, 7:49 AM










Ada sebuah bus yang belabel STI, dengan trayek jurusan dari sabang sampai 
marauke. Seperti biasa pada masa-masa baru banyak penumpang yang naik karena 
bis masih bagus dan enak ditumpangi, para pengemudi, kondektur, mekanik dan 
admin masih berjalan kompak sehingga bis ini bisa berjalan dengan baik dan 
lancar walaupun jalan yang dilalui tidak semulus perkiraan semula.

Tetapi sesuai dengan berjalan waktu, bis sudah mulai payah melayani penumpang 
yang mulai sesak menaiki bis tersebut. Akhirnya ada juga penumpang yang turun 
dan menunggu bis yang akan datang tapi masih ada juga yang menumpang bis STI 
hingga sampai tujuan ada juga yang membeli bis baru yang malayani rute lain.

Keluhan penumpang antara lain, bis mulai lambat sehingga pengemudi 
mengendarainya  lama sampai tujuan, kondektur yang mulai malas mengatur 
penumpang, mekanik yang merawat/tidak merawat sehingga membuat bis tidak 
berjalan tambah kenceng, admin yang ketat yang membatasi biaya pemeliharaan.

Ayo dari mana kita mulai supaya bis STI bisa kembali berjalan seperti harapan 
semula melayani route sabang marauke.

 














      

Kirim email ke