Note: forwarded message attached.


      
--- Begin Message ---
----- Forwarded Message ----

From: edwison firmana <[email protected]>
To: Immanuel UB Milis <[email protected]>; PA Pemuda PA Pemuda 
<[email protected]>; Adik Asuh Kompa <[email protected]>; Debora 
Alfie <[email protected]>; Juliastry Tirza Widyastutie <[email protected]>; 
Bren <[email protected]>; Kembalikan Bumiku 
<[email protected]>; Duhita Kencana <[email protected]>; 
christian harys <[email protected]>; puteri christa 
<[email protected]>; cynthia chandra ayik fapet UB 
<[email protected]>; srice badilo <[email protected]>; Eko Herwening 
<[email protected]>; evelin muliawati <[email protected]>; Febri 
Febri <[email protected]>; Fati Harefa <[email protected]>; Farrah GKI KB 
<[email protected]>; Githa Vitha Milis Beasiswa <[email protected]>
Sent: Thursday, January 8, 2009 1:34:22 PM
Subject: [papemuda] Fw: Hati2..!!! Penipuan canggih lewat telpon...!!! (my true 
story)






Sent: Thursday, January 8, 2009 1:10:07 PM
Subject: Fw: Hati2..!!! Penipuan canggih lewat telpon...!!! (my true story)




--- On Thu, 1/8/09, lina kes <lina_i...@yahoo. com> wrote:

From: lina kes <lina_i...@yahoo. com>
Subject: Fw: Hati2..!!! Penipuan canggih lewat telpon...!!! (my true story)
--- On Wed, 7/1/09, Shintania Juliyanti <Shintania.Juliyanti @map.co.id> wrote:

From: Shintania Juliyanti <Shintania.Juliyanti @map.co.id>
Subject: Hati2..!!! Penipuan canggih lewat telpon...!!! (my true story)
To: 
Date: Wednesday, 7 January, 2009, 8:28 AM


 
  
FYI…..


 
----- Forwarded Message ----
From: Michael Keren <m_kolopaking@ hotmail.com>


  
Dear Friends....

Penipuan ini terjadi kira-kira 5 hari yang lalu. Nama dan identitas kami 
rahasiakan untuk menjaga aja kalo email ini menyebar kamana-mana. Saya merasa 
berkewajiban berbagi cerita agar tidak ada korban penipuan dengan modus seperti 
ini. Saya juga minta komentar dan pendapat dari temen-temen tentang hal ini, 
coz saya juga penasaran kenapa penipunya bisa canggih banget ya....???

5 Hari yang lalu sekitar jam 11 siang saya ditelpon dari no telp 081513531213 
yang mengaku dari Polda Metro Jaya. "Halo apa benar ini dengan nomor 0815 xxx 
xxxx ?" Kemudian saya jawab, "Benar, ini dari mana ya..?? "Ini dari Polda Metro 
Jaya, begini bu... no telpon ibu ini sudah digunakan untuk Sindikat Narkoba, 
tapi dalam hal ini ibu tidak terlibat, kami hanya minta kerjasamanya untuk 
mematikan handphone ibu, karena kami akan mengadakan penyidikan dan pelacakan 
jadi kami perlu kerjasamanya untuk mematikan HP, kira-kira sampai dengan jam 1 
ibu bisa menyalakan hp ibu lagi "

Saat itu saya bingung tapi juga curiga, "Lho kok bisa no.hp saya digunakan 
untuk sindikat narkoba, gimana caranya..??? " (kemudian terdengar suara-sura 
dijalanan yang berisik...) "Iya bu bisa, untuk itu kami mohon kerjasamanya 
untuk mematikan hp..!!!!" dengan nada menyidik saya tanya lagi, "Ini saya 
bicara dengan siapa ya?" "Saya Inspektur Satu Sumantri dari Bagian Narkoba 
Polda Metro Jaya" Kemudian saya catat identitas si penelepon. "Mohon segera 
matikan hp ibu karena kami akan mengadakan penyidikan.. !!" (terdengar 
suara-suara kendaraan dan tut...tut..tut. .. telpon mati)

Saat itu saya masih bingung tapi tidak langsung percaya, dan saya TIDAK 
mematikan hp, 1 menit kemudian saya ditelpon lagi dg no telp yang sama 
081513531213, tapi tidak saya angkat. dan hp saya berdering terus tidak 
berhenti dari no.telp yang sama. Pada saat itu juga saya langsung telpon Polsek 
Setiabudi. saya cerita tentang telpon yang mengaku dari Polda, yang menjawab 
telpon bilang kalau dari Polda tidak ada seperti itu, tapi kalau memang tidak 
perlu hp ya matikan saja.. kan gak ada salahnya, trus saya jawab juga kalau 
untuk penipuan bagaimana? dan pada saat itu hp saya bunyi terus dari nomer yang 
sama, dan tidak saya angkat.

Kemudian saya menelpon suami saya yang kebetulan sedang berada di luar kota . 
Saya cerita tentang telpon itu dan make sure kalo dia baik-baik aja dan 
hati-hati. Hp saya masih saja bunyi dari nomer yang sama tapi saya tutup 
aja.... Kemudian saya juga menghubungi security ditempat tinggal saya. Yang 
saya tahu security ditempat tinggal saya dibawah pengawasan langsung dari Polda 
Metro Jaya, jadi pasti punya akses langsung ke Polda. Setelah saya lapor, 
langsung pihak security menelpon ke Polda Metro Jaya Bagian Narkoba, dan 
ternyata tidak ada yang namanya Inspektur 1 Sumantri di bag. Narkoba, dan tidak 
ada kegiatan penyidikan yang mengharuskan mematikan hp. Jadi dalam hal ini saya 
benar-benar dibohongi... .. dan saya masih curiga juga... ini pasti penipuan.. 
tapi siapa yang ditipu..??? Dan Hp saya masih terus bunyi dari nomer yang sama, 
memang orang itu gak kenal menyerah.... . Saya langsung menelpon 
saudara-saudara dan sahabat-sahabat saya di Jakarta .
 Kemudian ada telpon masuk lagi tapi kali ini dari mertua saya yang di luar 
kota , dan langsung saya angkat "Halo kamu baik-baik aja kan ..??" "Iya ma.. 
emang knapa...???" "Lho tadi papamu telpon kantanya kamu kecelakaan.. " 
MasyaAllah.. ...

Ternyata penipu itu menipu orang tua saya yang ada di luar kota ....!!!! 
Langsung saya telpon orangtua, kemudian beliau cerita tadi ditelpon dari kantor 
polisi di Jakarta . Orang yang mengaku polisi itu bilang kalau saya kecelakaan 
dengan mobil tanki pertamina, dan saya sekarang luka parah di RSCM. Ayah saya 
menelpon RSCM dan berbicara dengan oarang yang mengaku dr. Listyo, dia mengaku 
telah merawat saya dan menerangkan secara medis luka serius yang saya alami dan 
keubtuhan pengobatan yang tidak tersedia di Jakarta . Obat-obat dan pen untuk 
patah kaki saya hanya ada di aptk Singapore dengan biaya sekitar Rp. 21 juta. 
Ayah saya diminta mentransfer uang sebesar Rp. 21 juta. karena urusan 
transfer-mentransfe r uang, ayah saya masih belum terlalu percaya, beliau 
mencoba menghubungi HP. saya dgn nomer 0815 xxx xxxx (prabayar), kemudian ada 
yang mengangkat dan mengaku bernama Agus. si Agus ini bilang kalo dia adalah 
teman suami saya dan sekarang menjaga rumah
 karena rumah tidak ada orang, dia juga bercerita kalau tadi banyak polisi 
datang ke rumah mengabari kecelakaan mobil yang saya alami dan sekarang suami 
saya sedang ke RSCM. Dari situ ayah saya mulai panik, sudah percaya dan hampir 
menyiapkan uang sebesar Rp. 21 juta yg diminta Kemudian ayah saya menelpon 
mertua saya yang tinggal satu kota , mengabari kecelakaan itu, mertua saya juga 
ikut panik. Alhamdulillah. ..... mertua saya ingat kalau suami saya sedang 
tugas di luar kota , jadi kok bisa ada di rumah sakit...???? Orang tua saya 
juga menggunakan telpon yang lain untuk menelpon, karena telpon yang satunya 
terus-menerus berdering dari rumah sakit yang meminta ayah saya segera 
mentransfer uang untuk pengobatan. Orang tua dan mertua saya mencoba menelpon 
saudara-saudara saya di Jakarta untuk mengecek kebenaran telpon tadi. Tapi 
anehnya saudara-saudara saya tidak bisa menghubungi hp saya, padahal saya tidak 
mematikan hp.

Kemudian terakhir kalinya yang mengaku dokter tadi menelpon, diterima oleh adik 
saya, begitu orang tersebut meminta untuk mentransfer uang, oleh adik saya 
dijawab, "Kakak saya sudah dicover oleh Asuransi, jadi nanti masalah 
biaya-biaya, Asuransi yang urus semuanya". telpon langsung terputus dan orang 
tersebut tidak meneror orang tua saya lagi. Alhamdulillah. ... Puji Syukur 
kehadirat Allah, kami sekeluarga terhindar dari penipuan itu. Ini semua cobaan 
dan untuk pelajaran kita semua...... Sekarang yang membuat saya penasaran 
dengan modus penipuan ini:....!!!!

1. Bagaimana orang tersebut bisa memblok dan menyadap no telpon orang tua saya 
dan no HP saya, jadi kamanapun ayah saya telpon masuknya ke penipu-penipu itu 
juga yang angkat telpon.

2. Darimana penipu itu bisa tau data saya dan orang tua saya, juga posisi saya 
yang berlainan kota dengan orang tua? Mungkin gak sih data-data kita di Bank 
bisa bocor...??? Atau mungkin gak dari HP yang pernah saya service, coz sudah 
sebulan ini saya service HP di Nokia Service Centre Mampang, dan sampe sekarang 
hp saya rawat inap terus gak sembuh-sembuh.

3. Bagaimana dengan pengkloningan no telp? Benar gak sih no telp Pra Bayar bisa 
dikloning & didouble line...??? Bagaimana dengan pasca bayar?

4. Saya juga sudah lapor ke Satelindo dan katanya sedang diinvestigasi karena 
banyak pengaduan tentang hal ini, dan ternyata nomor 081513531213 sudah ada 
note: no. ini digunakan untuk penipuan.

So... kalo temen-temen ada yang tau tentang teknologi canggih yang digunakan 
untuk penipuan ini, terutama teman-teman dari TELKOM & INDOSAT tolong.. dong 
bagi-bagi ilmunya ke kita kenapa bisa terjadi seperti itu dan gimana cararanya 
untuk antisipasi supaya next time penipuan seperti ini tidak terjadi lagi. 
Karena saya pernah dengar di radio penipuan seperti ini sudah ada yang kena dan 
mentransfer uang jutaan rupiah...... Waspadalah.. . waspadalah.. ...

ini aku dapat dari email aku .... mudah2an semua ini tidak terjadi pada kita 
semua. 

________________________________
 
Always-on security tools provide safer ways to connect and share anywhere. Find 
out more. Windows Live 
   
 

________________________________
 This e-mail and any files transmitted with it are confidential and intended 
solely for the use of the individual to whom it is addressed. If you have 
received this email in error please notify the sender immediately by return 
e-mail and delete all copies of this message and its attachments. Any opinion 
contained in this message is that of the author and is not given or endorsed by 
PT. Mitra Adiperkasa Tbk or its subsidiaries unless otherwise clearly indicated 
in this message.

________________________________
 Please consider the environment before printing this email.


________________________________
 New Email addresses available on Yahoo! 
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does! 

    


      

--- End Message ---

Kirim email ke