----- Forwarded Message ---- From: Papa Fariz <[email protected]> Sent: Tuesday, February 10, 2009 4:29:57 AM Subject: [b70] Pameran Sepatu di JCC, 12-15 Feb 2009
Assalaamu 'alaikum, Jangan ketinggalan dengan yang satu ini. Pameran Sepatu terbesar di Indonesia, pada minggu ini, 12-15 februari 2009 ini. Datang yukk, tempatnya di Balai Sidang Senayan. Wassalaam, Papa Fariz & Ayya aka Mas Boedoet Web Blog: http://papafariz.blogspot.com FS Account: [email protected] http://www.detikfinance.com/read/2009/02/10/185550/1082782/4/pameran-sepatu-terbesar-digelar-12-februari Jakarta - Di tengah ancaman penurunan produksi akibat melambatnya permintaan pasar ekspor, industri alas kaki nasional terus berbenah. Departemen Perindustrian bekerjasama dengan produsen industri alas kaki dan industri penyamakan kulit mencanangkan pameran produk alas kaki terbesar di tanah air. Rencananya pameran ini akan berlangsung dari tanggal 12 sampai 15 Februari 2009 di Balai Sidang Jakarta (JCC). Pameran ini bertemakan "Meningkatkan Penggunaan Produksi Dalam Negeri untuk Mempertahankan Kelangsungan Industri Sepatu Nasional dalam Krisis Keuangan Global". Pameran ini diharapkan bisa menjadi titik terang industri alas kaki. Rencananya pameran akbar ini akan diikuti oleh 126 perusahaan di seluruh Indonesia. "Kami harapkan pameran ini bisa dikunjungi oleh 10.000 orang pengunjung," kata Dirjen Industri Logam, Mesin Tekstil dan Aneka (ILMTA) Ansari Bukhari di gedung Departemen Perindustrian, Selasa (10/2/2009). Dikatakan Ansari, pameran ini akan menampilkan berbagai produk seputar industri alas kaki diantaranya produk sepatu, sandal dan berbagai macam produk kulit seperti kulit ular, sintetik, buaya yang dibentuk berbagai macam produk seperti tas, ikat pinggang, jaket dan lain-lain. Menurut Ansari, pameran yang berskala besar ini diharapkan bisa mendorong dalam mempromosikan produk sepatu dalam negeri, sehingga penggunaan produk dalam negeri bisa lebih ditingkatkan bagi pasar lokal. Hingga kini Industri alas kaki nasional berjumlah 390 perusahaan yang berada dibeberapa wilayah antaralain Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jogjakarta. Kapasitas terpasang industri alas kaki dalam negeri telah mencapai 1 miliar pasang lebih per tahun atau senilai dengan investasi Rp 3,1 triliun. Sektor alas kaki pun mampu menyerap tenaga kerja hingga 400.000 orang. Sektor alas kaki selama ini didukung oleh sektor industri penyamakan kulit. "Utilisasi produk industri penyamakan kulit sebagai bahan baku utama industri alas kaki hanya mencapai 63% dan untuk memenuhi bahan baku itu masih memerlukan impor," ujar Ansari. Secara ekspor produk alas kaki nasional pada tahun 2007 sempat mencapai US$ 1,6 miliar, sedangkan pada tahun 2008 mengalami kenaikan US$ 1,8 miliar. "Ekspor 2009 saya perkirakan masih akan tetap tumbuh, tapi tidak signifikan," tambah Ketua Umum Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Eddy Widjanarko. (hen/lih)
