SEKILAS INFO

Purwaning Baskoro

WebBlog: 
http://endonesia-raya.blogspot.com
http://endonesia-bebas.blogspot.com
http://p-baskoro.blog.friendster.com

--- On Fri, 20/2/09, ENDONESIA <[email protected]> wrote:

From: ENDONESIA <[email protected]>
Subject: [BEBAS BERKARYA] Hillary Rodham Clinton
To: [email protected]
Date: Friday, 20 February, 2009, 9:12 AM





Hillary Rodham Clinton, bagi kita dan dunia internasional nama tersebut 
bukanlah suatu hal yang asing di telingan kita. Bagi saya dia adalah salah satu 
tokoh yang mempunya karisma yang kuat di dunia, walaupun dia bukan seorang 
pimpinan negara. Kalaupun dia seorang ratu sepertihalnya Putri Diana, pasti 
karismanya akan sangat kuat sepertihalnya Putri Diana. Tapi sayangnya itu tidak 
akan terjadi, sebab latar belakang situasi dan kondisinya sangat berbeda. 
Perbedaan yang jelas adalah Putri Diana memiliki latar belakang kondisi yang 
konservatif kerajaan, sedangkan Hillary berlatar belakang, demokratif, republik.

Untuk lebih dalam lagi mengetahui tentang seorang Hillary Rodham Clinton, di 
bawah ini sedikit ada kutipan biografinya :

Hillary Rodham Clinton (lahir di Chicago, Illinois, 26 Oktober 1947; umur 61 
tahun dengan nama Hillary Diane Rodham ) adalah senator junior Amerika Serikat 
dari negara bagian New York, suatu jabatan yang dimulai pada 3 Januari 2001. Ia 
menikah dengan Bill Clinton, Presiden Amerika Serikat ke-42 dan Ibu Negara 
Amerika Serikat selama dua masa jabatan (1993 - 2001). Sebelumnya, ia adalah 
seorang pengacara.

Biografi
Hillary Rodham dilahirkan di Chicago, Illinois, dan dibesarkan dalam sebuah 
keluarga Methodist di Park Ridge, Illinois. Ayahnya, Hugh Ellsworth Rodham, 
seorang konservatif, adalah seorang eksekutif dalam industri tekstil, dan 
ibunya, Dorothy Emma Howell Rodham, seorang ibu rumah tangga. Hillary mempunyai 
dua orang saudara lelaki, Hugh dan Tony. Mantan duta besar AS untuk Britania 
Raya, Philip Lader, merujuk kepada minatnya yang mendalam kepada nenek 
moyangnya dari Wales

Lulus dari Sekolah Hukum Yale pada tahun 1973, ia pindah ke Arkansas pada tahun 
1974 dan kemudian menikahi Bill Clinton pada 1975. Ia lalu menjadi rekan wanita 
pertama di Firma Hukum Rose pada tahun 1979 dan dua kali tercatat sebagai salah 
seorang dari 100 pengacara paling berpengaruh di Amerika. Dari tahun 1979 
hingga 1981 dan 1981 hingga 1992 ia adalah Ibu Gubernur Arkansas dan aktif 
dalam sejumlah organisasi yang terkait dengan kesejahteraan anak-anak serta 
menjadi anggota direksi Wal-Mart dan beberapa perusahaan lainnya.

Sebagai Ibu Negara Amerika Serikat, rancangan layanan kesehatan Clinton yang 
merupakan inisiatif terbesarnya gagal disetujui Kongres pada tahun 1994. Pada 
tahun 1997 dan 1999, Clinton berperan dalam pembentukan Program Asurasi 
Kesehatan Anak-Anak Negara (State Children's Health Insurance Program), 
Undang-Undang Adopsi dan Keluarga Aman (Adoption and Safe Families Act), dan 
Undang-Undang Kemandirian Asuhan Keluarga (Foster Care Independence Act). Pada 
tahun 1996, ia diperintahkan untuk memberikan kesaksian di hadapan juri akibat 
kontroversi Whitewater. Ia tidak pernah didakwa dengan tuduhan apapun maupun 
beberapa penyelidikan lainnya selama masa kepresidenan suaminya. Kondisi 
pernikahannya dengan Bill Clinton menjadi perhatian umum setelah terungkapnya 
skandal Lewinsky pada tahun 1998.

Setelah pindah ke New York, Clinton terpilih sebagai senator Negara Bagian New 
York pada tahun 2000 sehingga menjadi mantan Ibu Negara pertama yang memenangi 
pemilihan umum untuk suatu jabatan di AS. Di Senat, awalnya ia mendukung 
pemerintahan George W. Bush mengenai beberapa kebijakan luar negeri, termasuk 
memberikan suaranya dalam mendukung Resolusi Perang Irak yang menyetujui 
dilaksanakannya Perang Irak. Ia kemudian berbalik menentang tindakan pemerintah 
dalam Perang Irak dan juga menentang kebijakan pemerintah Bush dalam hampir 
seluruh masalah dalam negeri. Ia terpilih kembali sebagai senator dengan 
kemenangan telak pada tahun 2006. Pada 20 Januari 2007 ia resmi menyatakan 
dirinya ikut serta dalam pemilihan umum presiden Amerika Serikat 2008.[2] Pada 
pemilihan calon presiden Amerika tersebut, Clinton berhasil memenangi lebih 
banyak pemilihan pendahuluan dan anggota delegasi daripada wanita lainnya 
sepanjang sejarah AS, namun setelah kampanye yang
 panjang, Senator Barack Obama menjadi calon terpilih Partai Demokrat pada Juni 
2008.

Sejarah pemilihan umum

Kampanye untuk Senat AS, 2000
Hillary Rodham Clinton (D), 55,27% / 3.747.310
Rick Lazio (R), 43,01% / 2.915.730 


Kampanye untuk Senat AS, 2006 
Hillary Rodham Clinton (D), 67,00% / 3.008.428
John Spencer (R), 31,01% / 1.392.189 

Pencalonan diri sebagai presiden 2008
Pada 20 Januari 2007, Clinton mengumumkan pembentukan sebuah komite penjajakan 
bagi pencalonannya sebagai Presiden AS, hanya beberapa hari setelah Senator 
Barack Obama (D-Illinois) mengumumkan rencananya yang sama.

Sumber Biografi : Wikipedia


--
Posted By ENDONESIA to BEBAS BERKARYA at 2/19/2009 05:50:00 PM


      

Kirim email ke