Forward dari milis tetangga...renungan di awal pekan nan cerah...




----- Forwarded Message ----
From: Harry Indo <[email protected]>
To: [email protected]; [email protected]; 
[email protected]; [email protected]; 
[email protected]
Sent: Monday, March 9, 2009 9:25:10 PM
Subject: [b70] Fw: [alumni70-85] ADA 4 TINGKAT HADIAH(REZEKI ) DARI ALLAH SWT. 
UNTUK MANUSIA.

  
Forward dari milis tetangga...renungan di awal pekan nan cerah...;-)
 
Wass.wr.wb.
BHP

--- On Tue, 3/10/09, Adhye Kurnadhye <[email protected]> wrote:


From: Adhye Kurnadhye <[email protected]>
Subject: [alumni70-85] ADA 4 TINGKAT HADIAH(REZEKI ) DARI ALLAH SWT. UNTUK 
MANUSIA.
To: [email protected]
Date: Tuesday, March 10, 2009, 11:47 AM


dari web sebelah
 
 
ADA 4 TINGKAT HADIAH(REZEKI ) DARI ALLAH SWT. UNTUK MANUSIA. 
 
Oleh Latifabdul. 

Bismilahirrahmanirr aiim. 
 
Setelah ALLAH memerintahkan manusia untuk bekerja keras(seri 4) maka hasil dari 
kerja keras manusia itu dapat dibagi 4 tingkat.(seri 5). Menurut al quran. 
 
Pada umumnya kita berpikir bahwa ALLAH itu membagikan rezeki kepada manusian 
sama, itulah yang adil, pendapat ini di lontarkan oleh orang2 anti Tuhan. Dan 
ada lagi golongan lain, kalau kita berbicara “uang” dianggap oleh mereka dalah 
soal duniawi. 
 
Setelah saya menggali Rahasia2 Al Quran ALLAH menjelaskan dengan ayat2Nya 
sebagai berikut ini: ada 4 ayat ALLAH dlm al Quran yang menjelaskan tentang 
rezeki manusia. 
 
1 Rezeki yang dijamin oleh ALLAH: 
 
"Tidak suatu binatangpun( termasuk manusia) yang bergerak di atas bumi ini yang 
tidak dijamin oleh Allah rezekinya."( QS 11:6) 
 
Untuk setiap makhluk, termasuk manusia yang berakal. Artinya Allah akan 
memberikan makan, minum untuk makhluk hidup di dunia ini. Ini adalah rezeki 
dasar yang terendah, seperti kita lihat orang orang yang tinggal di 
hutan-hutan, mereka bisa tetap hidup tanpa ilmu dari Al Quran. 
 
Begitu pula orang-orang yang tinggal di kota-kota, walaupun ia tidak punya ilmu 
atau malas bekerja, ada saja orang yang membantu mereka untuk memberi makan. 
Mudah2an tidak ada diantara kita seperti itu. Tak usah takut kalau kita tidak 
akan makan. Semua rezeki dijamin Allah swt. Pertanyaannya, apakah hidup kita 
ini hanya untuk makan? 
 
2. Rezeki tingkat kedua; 
 
"Tidaklah manusia mendapat apa-apa, kecuali apa yang telah dikerjakannya" (QS 
53: 39) 
 
Allah akan memberikan rezeki sesuai dengan apa yang dikerjakannya. Artinya 
kalau ia bekerja dua jam, dapatlah hasil yang dua jam. Kalau kerja lebih lama, 
lebih rajin, lebih berilmu, lebih sungguh sungguh, ia akan mendapat lebih 
banyak. Kalau seseorang ingin mendapatkan rezeki lebih banyak, ia haruslah 
belajar lebih banyak dan sungguh sungguh bekerja. Itu adalah kunci nya. Itulah 
keadilan ALLAH. 
 
3. Rezeki tingkat ketiga 
 
“Siapa yang pandai mensyukuri pemberian-Ku, Aku akan tambahkan nikmat-nikmat( 
rezeki) kepada mu, tapi kalau tidak pandai bersyukur Aku akan beri azab yang 
pedih." (QS 14: 7) Rezeki yang "ditambah" oleh Allah swt. Inilah rezeki yang 
disayangi oleh Allah swt. Kalau kita pandai pandai mensyukuri pemberian Tuhan 
dan manusia, Allah akan tambahkan. Orang2 yang pandai bersyukur ini dapat 
merasakan kasih sayang Allah swt kepada nya, karena rezeki ditambahkan oelh 
ALLAH. 
 
Contoh: orang yang pandai mensyukuri bantuan dari teman-temannya, atau dari 
siapa saja, ia akan mudah mendapat bantuan selanjutnya( sebagai tambahan), tapi 
kalau ia tidak pandai mensyukuri, atau tidak pandai berterimakasih akan bantuan 
yang sudah diterimanya (bukan hanya berterimakasih dimulut saja) maka ia tidak 
akan dapat pertolongan lagi. Hidupnya akan susah lagi. Bukan Allah yang 
menghendaki, tapi ia sendiri yang tidak pandai bersyukur. 
 
Orang-orang yang pandai bersyukurlah akan mendapat rezeki yang lebih banyak. 
Janji Allah tidak meleset sedikit pun! Orang yang pandai bersyukurlah yang 
dapat hidup bahagia, sejahtera dan tentram. Usaha-usaha sangat sukses, karena 
Allah tambahkan selalu. 
 
“Dan barang siapa yang bersyukur kepada Allah, maka sesungguhnya ia bersyukur 
kepada dirinya sendiri." (QS 31: 12) 
 
4. Rezeki ke empat untuk orang2 beriman dan bertaqwa. 
 
“Orang orang yang beriman dan bertaqwa kepada Allah, Allah akan berikan rezeki 
dari sumber yang tidak diduga duga.”Qs.65:3 
Pringkat rezeki yang ke empat ini adalah rezeki yang istimewa, tidak semua 
orang yang bisa meraih hadiah2 dari ALLAH yang banyak. 
 
Orang istimewa ini(taqwa) adalah orang yang benar2 di cintai dan dipercaya oleh 
ALLAH untuk memakmurkan atau memenegement kekayaan ALLAH di bumi ini. 
 
Orang bertaqwa ini mencari nafkah dengan berdagang atau interprenuer. Orang 
berdagang seperti Rasulullah saw dan Kadhijah adalah orang2 yang bekerja keras, 
jujur dalam berdagang, amanah dlm berjanji, orang2 ini mendapat rezeki yang 
banyak,tidak terbatas dari ALLAH. Makin sukses dia berdagang makin banyak 
sumber rezekinya. 
 
Jadi orang yang bertaqwa ini, adalah orang yang sukses berwira-usaha, dimana 
pendapatan nya tidak terbatas. Orang ini adalah orang yang kaya Raya,seperti 
Rasulullah saw,namun dia tidak merasa kaya,semua milik ALLAH dan kekayaan nya 
itu digunakannya untuk kemaslahatan masarakat dan agama. 
 
Sekiranya dalam satu negeri terdapat banyak orang bertaqwa atau orang2 yang 
sukses berwira usaha, maka negeri itu akan makmur,lapangan kerja terbuka banyak 
untuk pemuda2nya. Inilah janji ALLAH seperti dibawah ini; 
 
Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami 
akan melimpahkan (kekayaan,kemakmura n)dari langit dan bumi, tetapi 
Mereka(ulama2) mendus-takan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka 
di-sebabkan perbuatan mereka sendiri. QS 7: 90. 
 
Jadi rezeki yang ke empat ini amat istimewa, tidak semua orang yang boleh 
menerimanya, kecuali orang orang yang betul betul bertaqwa kepada Allah swt. 
 
Orang bertaqwa ini di dunia mereka mendapat kemudahan2 atu sukses dari ALLAH, 
dan di akirat mereka mendapat syurga pula.Seperti ALLAH janjikan dibawah ini. 
 
Sesungguhnya orang yang bertaqwa itu berada dalam syurga (tanaman-tanaman) dan 
dikdekatnya mata air mata air yang mengalir.Masuk lah kedalam dengan sejahtera 
lagi aman. QS.15;45. 
Kesimpulan: 
 
1.orang yang beriman dan bertaqwa ini adalah orang yang mengikuti sunnah Rasul 
dlm mencari nafkah. Pengasilannya tidak terbatas. 
 
2.Orang yang beriman dan bertaqwa ini adalah pembayar zakat atau pajak yang 
besar. Pemurah, rezekinya digunakan untuk kemasalahatan umat dan agama. 
 
3.Orang beriman dan bertaqwa ini adalah seorang Khalifah Fil Ardh yang 
ditugaskan untuk memakmurkan alam dunia ini. 
 
Semoga kita semua di MP ini mudah2an termasuk golongan orang orang yang beriman 
dan bertaqwa(khalifah Fil ardh). 
 
Kalau belum merasa bertaqwa mari kita tingkatkan taqwa kita kepada ALLAH dengan 
bekerja keras untuk ALLAH memakmurkan keluarga,masarakat dan bangsa. 
 
Bagaimana pendapat anda akan ayat2 ALLAH diatas? Kalau pendapat saya berbeda 
dengan al Quran mohon saya dikoreksi. Saya hargai sekali. 
 
Semoga jurnal ini bermanfaat. 
 
Keep your hands busy with works; keep your mouth busy with remembrance of Allah 
and leave inheritance as much as possible. Love your neighbor as you love 
yourself. 
 
wassalamu'alaikumm. wrwb. 






      

Kirim email ke