keren ..............asli keren, ga nyangka ternyata hal sepele buat kita belum tentu sepele juga buat orang lain.
thx's toer ________________________________ From: "[email protected]" <[email protected]> To: [email protected] Sent: Monday, March 30, 2009 7:55:38 AM Subject: [www.suzuki-thunder.net] Fwd: FW: [section] Fwd: Tiga Suku kata Yang sangat indah untukdibudayakan {01} >Barangkali bermanfaat , mohon maaf bagi yang sudah pernah membaca > > > >Ini ada kisah seorang Office Boy: > >Dikisahkan, di sebuah pesta perpisahan sederhana pengunduran diri >seorang direktur. Diadakan sebuah sesi acara penyampaian pesan, kesan, >dan kritikan dari anak buah kepada mantan atasannya yang segera >memasuki masa pensiun dari perusahaan tersebut. > >Karena waktu yang terbatas, kesempatan tersebut dipersilahkan >dinyatakan dalam bentuk tulisan. > >Diantara pujian dan kesan yang diberikan, dipilih dan dibingkai untuk >diabadikan kemudian dibacakan di acara tersebut, yakni sebuah catatan >dengan gaya tulisan coretan dari seorang office boy yang telah bekerja >cukup lama di perusahaan itu. > >Dia menulis semuanya dengan huruf kapital sebagai berikut, "Yang >terhormat Pak Direktur. Terima kasih karena Bapak telah mengucapkan >kata "tolong", setiap kali Bapak memberi tugas yang sebenarnya adalah >tanggung jawab saya. Terima kasih Pak Direktur karena Bapak telah >mengucapkan "maaf", saat Bapak menegur, mengingatkan dan berusaha >memberitahu setiap kesalahan yang telah diperbuat karena Bapak ingin >saya merubahnya menjadi kebaikan. >Terima kasih Pak Direktur karena Bapak selalu mengucapkan "terima >kasih" kepada saya atas hal-hal kecil yang telah saya kerjakan untuk >Bapak.Terima kasih Pak Direktur atas semua penghargaan kepada orang >kecil seperti saya sehingga saya bisa tetap bekerja dengan sebaik- >baiknya, dengan kepala tegak, tanpa merasa direndahkan dan dikecilkan. >Dan sampai kapan pun bapak adalah Pak Direktur buat saya. > >Terima kasih sekali lagi. Semoga Tuhan meridhoi jalan dimanapun Pak >Direktur berada. Amin." > >Setelah sejenak keheningan menyelimuti ruangan itu, serentak tepuk >tangan menggema memenuhi ruangan. Diam-diam Pak Direktur mengusap >genangan airmata di sudut mata tuanya, terharu mendengar ungkapan hati >seorang office boy yang selama ini dengan setia melayani kebutuhan >seluruh isi kantor. > >Pak Direktur tidak pernah menyangka sama sekali bahwa sikap dan ucapan >yang selama ini dilakukan, yang menurutnya begitu sederhana dan biasa- >biasa saja, ternyata mampu memberi arti bagi orang kecil seperti si >office boy tersebut. Terpilihnya tulisan itu untuk diabadikan, karena >seluruh isi kantor itu setuju dan sepakat bahwa keteladanan dan >kepemimpinan Pak Direktur akan mereka teruskan sebagai budaya di >perusahaan itu. > >Pembaca Yang Budiman, >Tiga kata "terimakasih, maaf, dan tolong" adalah kalimat pendek yang >sangat sederhana tetapi mempunyai dampak yang positif. Namun mengapa >kata-kata itu kadang sangat sulit kita ucapkan? Sebenarnya secara >tidak langsung telah menunjukkan keberadaban dan kebesaran jiwa sosok >manusia yang mengucapkannya. Apalagi diucapkan oleh seorang pemimpin >kepada bawahannya. > >Pemimpin bukan sekedar memerintah dan mengawasi, tetapi lebih pada >sikap keteladanan lewat cara berpikir, ucapan, dan tindakan yang mampu >membimbing, membina, dan mengembangkan yang dipimpinnya sehingga >tercipta sinergi dalam mencapai tujuan bersama. > >Tentu bagi siapapun kita perlu membiasakan mengucapkan kata-kata >pendek seperti terima kasih, maaf, dan tolong dimana pun, kapan pun, >dan dengan siapa pun kita berhubungan. Dengan mampu menghargai orang >lain minimal kita telah menghargai diri kita sendiri. > >Mudah2an 3(tiga) suku kata " Maaf, Tolong dan Terimakasih " bermanfaat >bagi kita semua. Have a nice day ________________________________ Berselancar lebih cepat dan lebih cerdas dengan Firefox 3!
