--- On Mon, 5/11/09, THUNDER RIDER <[email protected]> wrote:
From: THUNDER RIDER <[email protected]> Subject: [www.suzuki-thunder.net] Aneh dan Kontroversi #2 To: "KOSTER Group Mailing List" <[email protected]> Date: Monday, May 11, 2009, 4:18 AM Brogader sekalian . . . Salam Thunder dan brotherhood Pertama dari semua, bila ingin menanggapi, mohon dibaca tuntas selengkapnya, dan difahami kata demi kata, dan kalimat demi kalimat, sblm memberikan tanggapan, agar bisa menjadi suatu komunikasi interaktiv positiv. Topik ini tdk utk membuat polemik dan pertentangan pendapat, tp utk membuka lbh jauh wawasan, dan diharapkan bisa mencapai satu kesepakatan dlm pandangan, dlm satu suasana komunikasi brotherhood dgn tatanan bhs baik dan cantik, dgn memperhatikan tata-krama dan etika komunikasi, dan kita sesama anggota milis akan selalu saling mengingatkan, dan juga pelu digarisbawahi bahwa. komunikasi interaktiv ini sepenuhnya dibawah pengawasan dan kendali moderator dan administrator milist. Dgn komunikasi interaktiv semacam ini mungkin banyak dari kita yg bisa mengambil hikmah atau pembelajaran, terutama ttg bgmn melakukan komunikasi tertulis antar-personal secara positiv dgn redaksional bisa diterima banyak org, dan dlm hal mana komunikasi tertulis lbh berorientasi kpd rasio ketimbang emosi, tdk spt halnya dlm komunikasi lisan antar-personal, dimana justeru emosi lbh berperan utk ditampilkan. Mohon pantauan dan pengarahan dari Bro Gerry K-039 selaku moderator dan Bro Dimas K-042 selaku administrator agar komunikasi interaktiv ini terarah dan berujung pd kesimpulan berfaedah. Namun pd umumnya dan spt biasanya, suatu topik akan berakhir dgn sendirinya ketika ia tdk lagi menarik atau tak ada lagi tanggapan sbg kelanjutannya, atau dia selesai dgn sendirinya ketika para anggota menganggap tak perlu utk ditanggapi lbh lanjut krn sdh dianggap tuntas kasusnya, atau menganggap tak ada lagi relevansinya atau sdh kadaluwarsa. Dan sbg milis ttg moto dgn sendirinya pemposan perihal moto akan tetap menjadi primadona. Topik semacam ini hanya sbg komplemen dlm konteks wawasan, lain tidak. .. . . Perlu kita camkan kembali bahwa pembahasan ttg kontroversi berikut ini bertujuan positiv, dan dlm kupasan kita akan banyak berkilah dgn kata bhs dan logika semantik lingustik, disamping logika nalar humanistik, dan dlm hal ini kita hanya mengupas pemahaman secara generik, tdk secara spesifik. asto waluyo wrote: Bro.... pernyataan anda itu sangat kontroversi Bro... Betul dan setuju Bro dengan pandangan Bro. Pada dasarnya, kontroversial atau tidak, penilaiannya bergantung dari bgmn kita memandang suatu hal. Suatu pernyataan bisa dianggap kontroversial, tp bisa juga tidak, bergantung dari sisi mana kita memahami redaksionalnya, dan bisa bersifat sensitiv konteks, apakah dari sisi penyampaian ataukah dari sisi kandungannya. Dari segi tata bahasa. dlm bahasa Indonesia ataupun bahasa lainnya, ada yg disebut kalimat 'sinisme' dan 'paradoksis' . Ini semacam cara meluruskan sesuatu yg keliru tanpa menyalahkan yg membuat kekeliruan, melainkan dgn cara membenarkan, sedemikian shg yg membuat kekeliruan tak merasa dipersalahkan, dituding, disudutkan, atau dipojokkan. Ini semacam seni dlm komunikasi tulisan atau pun lisan antar-personal utk mengeliminasi kemungkinan negativ yg mungkin muncul darinya dan mengubahnya menjadi aspek positiv. .. . . Dlm konteks spiritual, jika pernyataan tsb dianggap kontroversial, maka sesungguhnya itu datang dari Alláh juga, krn Alláh adalah keberadaan Maha Kontroversial, dan semua kita berasal dari Dia, dan Dia tlh menciptakan kita sesuai citra-Nya. Dia Maha Pencipta tapi juga Dia Maha Pemusnah. Dia Maha Awal tapi juga Dia Maha Akhir. Dia Maha Mengawali tapi juga Dia Maha Mengakhiri. Dia Maha Melapangkan tapi juga Dia Maha Menyempitkan. Dia memandu manusia yg Dia kehendaki tapi juga Dia menyesatkan manusia yg Dia kehendaki. Jika tak kontroversial, maka tak lengkaplah sifat-Nya, dan Dia bukan Maha Tuhan dari segalanya. .. . . Kontroversi tdk boleh diredam, krn bak mengurung api dlm sekam, melainkan hrs disikapi secara tuntas, apakah kontroversi itu harus dianggap tak ada atau hrs diterima sbg kodrat alami bahwa disitu memang hrs ada kontroversi sbg manifestasi pasangan komplementer berkebalikan saling melengkapi. asto waluyo wrote: Atau memang anda berdua yang aneh. Kalo yang anda maksud aneh itu Dia ganjil, unik, tunggal, esa dan tak ada yang menyamai keunikan Dia itu bukan suatu keanehan Bro.... tapi itu memang sifat Alláh SWT. Sangat betul Bro dan sangat setuju. Tapi dalam kalimat pertama dan kalimat kedua justeru ada kontroversi atau paradoks. Krn secara logika, jika manusia aneh, maka Alláh hrs aneh. Sebab jika Alláh tdk aneh, maka mustahil manusia aneh, krn mustahil Alláh memberikan keanehan kpd manusia sementara Dia tak memilikinya. .. . . Tiap diri adalah aneh, ganjil, tunggal. esa, unik, karena kita semua diciptakan oleh Alláh Maha Unik. Tak ada dua manusia pun sama, bahkan para kembar identik. Tiap diri memilki kode genetik unik, sbg identitas dirinya, utk menyatakan: "inilah aku", "aku bukan kamu", dan "kamu bukan dia", dst. Ini menjelaskan mengapa tiap transplantasi organ tubuh mengalami penolakan, krn tubuh reseptor mengenali bahwa organ donor bukan bagian dari dirinya, shg imunitas tubuh reseptor terpaksa dilumpuhkan dan dia ditempatkan dlm ruang steril agar tak sakit diserang hama, kuman, atau virus, sampai identitas si reseptor sukarela atau terpaksa menerima kehadiran organ saudaranya utk mempertahankan kehidupannya. Tak ada dua helai daun pun sama dari segala pohon di dunia. Tak ada dua butir pasir pun sama dari segala pasir di sahara dunia. Bahkan tiap partikel sub-nuklir memiliki identitas unik, dgn salah satu atribut yg dlm fisika disebut dgn istilah "strangeness" . Tiap entitas adalah unik, krn Maha Pencipta yg menciptakan segala sesuatu adalah unik. Alam, semesta, atau jagatraya ini unik. Ini semua utk menjadi tanda, sinyal, isyarat, atau ayat bagi manusia, bahwa Alláh, Maha Pencipta segala sesuatu itu adalah Maha Unik. Jadi keunikan tiap sesuatu adalah cermin atau refleksi atas keberadaan Dia sbg keberadaan Maha Unik. Tidakkah keanehan dan kontroversi diantara manusia menjadi isyarat pula bahwa Dia aneh dan kontroversial? Sifat Alláh tak terbatas dan tak terhingga, krn jika tidak, maka Dia bukan Maha Tuhan, dan gugurlah pernyataan-Nya bahwa Dia melingkupi segalanya.. Jadi Dia pun mencakup pula segala yg aneh dan segala keanehan, atau apa pun namanya. Segala peristiwa dan fenomena berasal dari-Nya. Maka Dia juga Maha Aneh. Aneh dlm konteksi ganjil, lain drpd yg lain, tak biasa, atau tak umum, "peculiar" atau "extra-ordinary" [ bukan dlm konteks "strange" yg mengadung arti tak dikenal atau tak jelas,dan bukan pula dlm konteks "queer" yang mengandung arti melenceng ]. Dgn demikian, jika kita menolak keanehan Dia, sbg sesuatu yg biasa atau "common'', maka berarti secara tak langsung kita mengadakan tuhan lain sbg pembanding atau kompetitor bagi-Nya, krn ada sesuatu yg lain yg bisa dibandingkan secara ajektiv komparativ dgn keberadaan-Nya. Jika Alláh Maha Aneh, dan ini tak dinyatakan secara tersurat atau eksplisit sbg sebutan pengganti atau nama lain Alláh, maka "`asmaa`u `al husnaa" yg 99 hanyalah sebagian dari nama-nama baik yg mencerminkan sebagian sifat-Nya. Namun sifat Alláh adalah lengkap dan tiada terhitung banyaknya, dan yg Maha Aneh ini terkandung secara tersirat atau implisit, dlm sifat utama Alláh, yg disebut sifat "mumkin" atau "jaa`iz", "probable", "possible", mungkin, atau bisa-jadi, krn Alláh berlaku sekehendak-Nya. Sifat ini merupakan sifat "real fuzzy logics" antara sifat "mustahil" [ digital 0 ] dan "muwjab" [ digital 1 ], misal, antara: 0,000.000.001 s/d 0,999.999.999. Sifat "mumkin" atau "jaa`iz" Alláh ini konteksnya adalah dlm contoh sbb. Misal, Alláh bisa berada dimana saja dan kapan saja dan berbuat sekehendaknya, sehingga Alláh mungkin berbuat tapi tak musti berbuat atas sesuatu. Alláh mungkin menciptakan suatu mahluk dan mungkin juga tak menciptakan mahluk tersebut, karena Alláh menciptakan sekehendak-Nya. Alláh mungkin berkehendak mengangkat suatu mahluk dan mungkin juga tak berkehendak mengangkat mahluk tersebut, karena Alláh berlaku sekehendak-Nya. Keberadaan Alláh dengan sifat mumkin dan jaa`iz, menjadi faktor penentu final apakah seseorang akan sukses atau tidak; seperti orang belajar bisa jadi pandai tapi bisa saja tetap bodoh, atau orang sakit berobat bisa sembuh tapi bisa juga tidak, atau orang berdagang bisa untung bisa rugi; manusia wajib berusaha, tapi tak pasti berhasil. Tidakah ini aneh dan kontroversial? Ini melandasi konsep probabilitas statistika, dimana hukum eksak dan logika sebab-akibat matematika dan fisika tak berdaya; dan ini menjelaskan mengapa upaya fisik atau material saja tidak cukup, tapi harus juga dengan upaya psikis atau spiritual, dimana tiap usaha senantiasa diawali dan diakhiri dengan do’a. Tidakkah kita menyadari bahwa do’a bergantung pada sifat mumkin dan jaa`iz Alláh? Bisa dikabulkan dan bisa juga tidak! Lalu, bila dikabulkan, bisa semua bisa juga sebagian, dan bisa kini dan bisa juga nanti! .. . . Sekali lagi, kontroversi tdk boleh diredam, krn bak mengurung api dlm sekam, melainkan hrs disikapi secara tuntas, apakah kontroversi itu harus dianggap tak ada atau hrs diterima sbg kodrat alami bahwa disitu memang hrs ada kontroversi sbg manifestasi pasangan komplementer berkebalikan saling melengkapi. asto waluyo wrote: Statement Anda memancing kontroversi banget Bro... Very good . . . we learn something useful . . . Dari sini kita bisa belajar sesuatu . . . bahwa sesuatu yg dianggap kontroversial dpt digunakan utk mengundang tanggapan atau setidaknya menarik perhatian ataun "attract the attention". Dgn kata lain, konsep semacam ini dpt digunakan dlm siasat pemasaran atau "marketing strategy", teknik atau trik utk mengundang dan menarik calon pembeli. Krn jika suatu produk, barang atau jasa adalah biasa-biasa saja, maka tak akan menarik perhatian atau minat kebanyakan org sbg calon konsumen. Kebanyakan org sering memiliki informasi tak lengkap atau bahkan keliru ttg suatu produk, dan shg bahkan bisa menggapnya sbg produk buruk. Tp stlh mrk mengenal lbh jauh ttg produk tsb, bisa jadi mrk menganggap bahwa itu suatu produk bernilai guna, rangkapguna, sampai mungkin juga bahkan canggih dan ekslusiv. Intinya, jika kita ingin menyampaikan suatu informasi utk menarik perhatian dan tanggapan publik, maka kita hrs memberikan "high-light" utk informasi tsb. Jadi komunikasi interaktiv semacam ini pd dasarnya juga bisa kita gunakan utk berbagi pandangan dan pengembangan wawasan. .. . . Semoga bisa dicerna dan berguna . . . ----- Original Message ----- From: asto waluyo To: koster_bogor@ yahoogroups. com Sent: Friday, May 08, 2009 4:55 PM Subject: Bls: [www.suzuki- thunder.net] Mohon diklarifikasi Bro.... pernyataan anda itu sangat kontroversi Bro... Atau memang anda berdua yang aneh. Kalo yang anda maksud aneh itu Dia ganjil, unik, tunggal, esa dan tak ada yang menyamai keunikan Dia itu bukan suatu keanehan Bro.... tapi itu memang sifat Allah SWT. Statement Anda memancing kontroversi banget Bro... brogader sekalian, bahwa sejahat apapun kita,sebobrok apapun kita,sesaleh apapun kita,tidak akan berpengaruh apapun terhadap allah,karena itu semua hanya akan kembali kepada masing2 kita, trims,cuma numpang lewat
