-- [ From: Peka Consult, Inc. * EMC.Ver #2.5.02 ] --
 

iya,
saya sedih banget,
nyatanya penguasa,
dengan semena-mena,
telah membunuh demokrasi

>  Bisnis Indonesia Edisi : 23-NOV-1998
>
>                       Direksi SCTV: Kami siap mundur
>
>   JAKARTA (Bisnis): Direksi PT Surya Citra Televisi (SCTV) menyatakan
>   siap mengundurkan diri menyusul rencana pemerintah-melalui Bank Bumi
>   Daya (BBD)-mengambil alih saham mayoritas televisi swasta tersebut.
>
>   Menurut siaran pers yang dikirim oleh Tim Redaksi Liputan Enam SCTV,
>   pemerintah melakukan tekanan kepada SCTV berkaitan dengan
>   pemberitaan Liputan Enam tentang Tragedi Semanggi, 12-13 November
>   1998.
>
>   "Direksi yang siap mundur yaitu Dirut Agus Mulyanto, direktur
>   keuangan Gunawan Sulaiman, direktur program Lanny Ratulangi,
>   direktur teknik Doopy Irwan, direktur produksi Didi Hadju dan
>   direktur pemberitaan Riza Primadi," tulis siaran pers tersebut.
>
>   Pemerintah menganggap pemberitaan Tragedi Semanggi oleh SCTV tidak
>   memberikan kontribusi sama sekali terhadap kokohnya pemerintahan di
>   bawah Presiden B.J Habibie.
>
>   "Bentuk tekanan yang dialami SCTV berupa perintah untuk melakukan
>   penggantian direktur pemberitaan sebagai penebus 'kesalahan' SCTV
>   atas kebijakan pemberitaannya."
>
>   Menurut siaran pers itu, salah satu kelemahan yang dimanfaatkan dan
>   dijadikan legitimasi pemerintah menekan SCTV adalah kewajiban
>   pelunasan utang ke BBD.
>
>   Sumber Bisnis di stasiun swasta itu menjelaskan pemberitaan Tragedi
>   Semanggi bukan satu-satunya pemberitaan yang tidak disukai
>   pemerintah. "Selama ini, pemberitaan kami lebih disukai masyarakat
>   namun dibenci pemerintah. Padahal kami hanya ingin menyajikan
>   kebenaran."
>
>   Sumber itu mengungkapkan pemerintah bakal masuk melalui
>   pengambilalihan saham milik Henry Pribadi dan Sudwikatmono sebesar
>   52,5% yang telah dijaminkan ke BBD. Sedangkan pemegang saham SCTV
>   lain adalah Peter F. Gonta yang menguasai 47,5%.
>
>   Dia menjelaskan BBD sebenarnya telah menyetujui restrukturisasi
>   utang SCTV.
>
>   Dalam suratnya yang ditujukan kepada Direktur komersial SCTV No.
>   JBP/266/98/RM, BBD cabang Wisma Barito Pacifik menyetujui
>   rescheduling dan perpanjangan jangka waktu kredit investasi dan
>   kredit modal kerja a/n PT Surya Citra Televisi pada 22 April 1998.
>
>   Kredit modal kerja SCTV yang diperpanjang sebesar Rp 10 miliar yaitu
>   untuk jangka waktu 24 Januari 1998 hingga 23 Juli 1999, termasuk
>   perpanjangan sementara 6 bulan dari 24 Januari 1998 hingga 23 Juli
>   1998.
>
>   Sedangkan kredit investasi yang di reschedule dibagi dua, yaitu
>   tranche A sebesar US$35,2 juta dan tranche B sebesar US$14,4 juta.
>   Berdasar hasil kesepakatan antara BBD dan SCTV, stasiun TV swasta
>   tersebut baru diwajibkan membayar kembali kewajibannya mulai
>   triwulan ketiga 1999 hingga akhir tahun 2002.
>
>   "Saat ini BBD meminta SCTV melakukan RULBPS yang membahas rencana
>   pengambil alihan tersebut. Hal ini tentunya melanggar kesepakatan
>   yang telah ditandatangani kedua belah pihak," kata sumber itu.
>
>   Lebih arif
>
>   Seorang pejabat di pemerintahan ketika diminta konfirmasinya
>   mengenai hal tersebut menegaskan pemerintah mengharapkan SCTV lebih
>   arif dalam menyajikan pemberitaan.
>
>   "Sebagai stasiun televisi swasta bisa saja menyajikan berita-berita
>   yang menarik. Namun ditengah banyaknya orang-orang yang di-PHK,
>   hendaknya berita-berita SCTV lebih ada kearifan."
>
>   Pejabat itu mencontohkan gambar-gambar penjarahan yang ditayangkan
>   dengan memperlihatkan orang yang tengah membawa barang-barang.
>   "Sementara aparat-aparat berada pada lokasi penjarahan itu.
>   Pemandangan itu tidak realistis." (m2/gps)
>
>                     �COPYRIGHT 1998 BISNIS INDONESIA
>                       PT Jurnalindo Aksara Grafika
>
>


---------------------------------------------------------------------
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com 

Kirim email ke