Posting ini cuma untuk memecah belah bangsa kita dalam sentimen keagamaan.
Omongan-omongan seperti ini lah yang telah memicu kerusuhan SARA di banyak
tempat, termasuk di Jakarta 22 Nov yang lalu. Orang-orang yang getol
memberitakan seperti posting ini mencoba untuk mempengaruhi publik dengan
mengeksploitasi sentimen keagamaan bagi kepentingan politik dan kelanggengan
kekuasaannya.
Informasinya saja sudah salah, a.l:
1. Theo Syafei bukan Katholik.
2. Anas bukan mhs Forkot.
3. KOMRAD: Komite Mahasiswa Anti Dwifungsi (bukan "radikal")
Posting ini mirip (bahkan sama) sekali dengan versi penguasa. Jadi, kita
sudah tahu untuk kepentingan siapa posting ini dibuat: PENGUASA. Jadi,
jangan terpengaruh dengan sentimen keagamaan yang dieksploitasi orang-orang
radikal seperti pengirim posting ini.
-----Original Message-----
From: Harun Al-Wakhid <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 23 Nopember 1998 7:52
Subject: [kuli-tinta] Fw: PAM Swakarsa kemplang Pengus
>An archive of all of the messages sent to the UNAIR's List is
available at:
>http://www.egroups.com/list/unair/
>From: Rudy Airlangga <[EMAIL PROTECTED]>
>
>
>
>
>
>
>---el-Hammami <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>
>> An archive of all of the messages sent to the UNAIR's List is
>available at:
>> http://www.egroups.com/list/unair/
>> From: "el-Hammami" <[EMAIL PROTECTED]>
>>
>> Bagaimana saya musti percaya ???
>>
>
>Anda tidak perlu mempercayai semua informasi yang saat ini
>dikirimkan secara beruntun ke mailbox anda via milis ini.
>Tapi anda bisa mempertimbangkan forward saya sebagai imbangan
>informasi yang berat sebelah.
>
>salam,
>
>
>Rudy Airlangga
>
>----------------beginn die Nachrichten--------------------------
>
> WASPADAI
> KELOMPOK MINORITAS EKSTRIM
> (FORKOT/FAMRED/FORBES/KOMRAD DAN BARISAN NASIONAL)
>
>
>Assalamu'alaikum wr.wb
>
>Pada hari Jum'at, 13 November 1998 telah terjadi insiden yang
>menyebabkan
>jatuhnya korban baik dari pihak mahasiswa
Forkot/Famred/Forbes/Komrad,
>aparat militer dan anggota PAM SWAKARSA. Setidaknya telah jatuh 5
korban
>jiwa di kalangan mahasiswa, 4 korban jiwa di kalangan PAM SWAKARSA
dan
>seorang pelajar. Selain itu, ratusan orang menderita luka ringan
>maupun berat.
>
>Apa yang sesungguhnya terjadi ? Sejak bulan Oktober 1998, BARISAN
>NASIONAL, sebuah organisasi yang didirikan kalangan sekuler abangan
dan
>islamophobia, telah menyatakan bahwa Habibie harus turun dan segera
>bentuk pemerintahan transisi yang disebut KOMITE RAKYAT INDONESIA
(KRI)
>atau presidium yang terdiri dari segelintir orang. Kemal Idris,
Sarwono
>Kusumaatmadja, Siswono Yudohusodo, Usep Ranawijaya, Sri Edi Swasono,
>Sukmawati Sukarnoputri, Roch Basuki, Permadi, Haryadi Darmawan,
Arifin
>Panigoro, Rahmat Witoelar, Ratna Sarumpae
>t, Sandyawan adalah beberapa
>orang yang duduk di BARISAN NASIONAL itu. Mereka mengancam jika
>pemerintahan Habibie tidak turun, maka mereka akan mengerahkan massa
>untuk menduduki Gedung DPR/MPR seperti yang dilakukan pada 18-22 Mei
>1998. Tokoh-tokoh yang mereka inginkan duduk dalam KOMITE RAKYAT
>INDONESIA antara lain : Kemal Idris, Megawati Sukarnoputri, Sukmawati
>Sukarnoputri, Permadi, Ali Sadikin, Ratna Sarumpaet, Sarwono
>Kusumaatmaja,
>Siswono Yudohusodo, Rahmat Witoelar dan lain-lain.
>
>Sejak awal meraka ini bersikap menolak Sidang Istimewa karena
>hasil-hasilnya,
>terutama menyangkut Pemilu bakal merugikan kelompok mereka.
Orang-orang
>BARISAN NASIONAL dan lembaga-lembaga milik kalangan sekuler abangan
>yang dibelakangnya juga didukung mantan Pangab Katolik Leonardus
Benny
>Moerdani dan sebuah lembaga tangki pemikiran Katolik CSIS (Center for
>Strategic
>and International Studies), tidak ingin Habibie, yang ketua Umum ICMI
>dan
>dekat dengan kalangan Islam itu, tetap bertahan. Karena itu, melalui
>rapat-rapat
>panjang mereka sejak kejatuhan Soeharto, mereka memutuskan harus
>menggulingkan pemerintahan Habibie pada Sidang Istimewa.
>
>Dalam rapat tanggal 5 November 1998 di Rumah Makan Bintang, Jalan
Ampera
>Raya, berkumpullah tokoh-tokoh yang berniat melakukan makar dan
>pengulingan
>kekuasaan terhadap pemerintahan yang sah. Rapat itu dilakukan atas
>inisiatif kelompok RSJ (Revolusi Sekarang Juga) yang ditandatangani
Roch
>Basuki,
>seorang pendukung PDI Perjuangan dengan mengundang 18 wakil
organisasi
>yaitu Aldian (FORKOT), Safik (FAMRED), Sarbini (FKSM), Indah
(KOMRAD),
>Lexy
>Lumentut (NEGARA INDONESIA TIMUR), Umam (GMNU), Rozy Munir (GKPB),
>Usep Ranuwiharja (WIRAGAMA/PNI), Kun Sukarno (GIB), Ratna Sarumpaet
>(SIAGA), Haryadi Darmawan (GRN), Benny Fatah (PBN), Suparlan (PDI),
>Baskara
>(GMNI), Syaiful Sulun (BARISAN NASIONAL), dan Theo Syafei (BARISAN
>NASIONAL/PDI MEGA/TOKOH KATOLIK). Dalam pertemuan itu, mereka
>membuat TOR PENYUSUNAN INFRASTRUKTUR REVOLUSI untuk melakukan
>REVOLUSI RAKYAT dalam merebut kedaulatan negara. Karenanya, harus
>diciptakan suasana revolusioner yang dengan sigap harus ditangkap
>infrastruktur
>revolusi yang solid. Bentuk pertama adalah KOMITE RAKYAT INDONESIA
>(KRI). Karena itu harus ditentukan apa yang dimaksud dengan "musuh
>bersama"
>dan "kawan revolusioner". Pada tanggal 12 Novewmber, berdasarkan
>dokumen ini,
>harus dilakukan demonstrasi besar-besaran dipusatkan di Jakarta untuk
>menduduki
>Gedung DPR/MPR, sedangkan di daerah-daerah merebut sarana vital. Aksi
>ini
>harus dipelopori oleh komponen FORKOT, FAMRED, FORBES, KOMRAD dan
>semua unsur yang ikut rapat.
>
>Bagaimana sikap umat Islam ? Sikap umat Islam seperti tertuang dalam
>hasil-hasil
>Kongres Umat Islam di Asrama Haji, Pondok Gede 2-7 November 1998 dan
>tercermin dalam Apel Siaga Umat Islam di Stadion Utama Senayan
>Jakarta, 5
>November 1998, menyatakan mendukung Sidang Istimewa. Pertimbangannya
>SI ini
>akan membawa bangsa Indonesia menuju sistem yang demokratis yang
>dicita-citakan rakyat banyak terutama dengan adanya Pemilihan Umum
>bulan Mei
>1999. Bagi Umat Islam, proses konstitusional harus dijalankan dalam
>setiap
>tahap
>reformasi dan menolak cara-cara anarkis serta memaksakan kehendak
>seperti
>yang diperlihatkan mahasiswa yang tergabung dalam FORKOT (FORUM
> KOTA/FORUM KOMUNIS TOTAL), FAMRED (FORUM AKSI MAHASISWA UNTUK
>REFORMASI DAN DEMOKRASI), KOMRAD (KOMITE MAHASISWA RADIKAL) dan
>FORBES (FORUM BERSAMA).
>
>FORKOT/FAMRED/FORBES/KOMRAD adalah kelompok mahasiswa yang terdiri
>dari kalangan mahasiswa minoritas Katolik/Kristen berbasis di
>Universitas
>Katolik
>Atmajaya (UNIKA ATMAJAYA)dan Universitas Kristen Indonesia (UKI).
>Sebagian
>lagi berlatarbelakang SOSIALIS KOMUNIS, walaupun secara formal bisa
saja
>beragama Islam. Jadi mereka yang berunjuk rasa pada hari Kamis di
Tugu
>Proklamasi dan hari Jum'at di Semanggi dengan cara brutal dan anarkis
>bukanlah
>gambaran suara mahasiswa umumnya, mereka hanya sekelompok mahasiswa
>saja. Sebagian besar mahasiswa Indonesia, seperti Mahasiswa
Universitas
>Indonesia, IPB, ITB, UGM, IKIP Jakarta, UNDIP, UNAIR dll umumnya
>menyetujui SI
>dengan berbagai catatan dan kritik. Mereka yang terakhir itulah
>mahasiswa
>Indonesia yang murni. Sedangkan FORKOT/FAMRED/FORBES/KOMRAD adalah
>tunggangan dari kelompok elit politik BARISAN NASIONAL, CSIS, LB
>MOERDANI
>dan barisan sakit hati yang anti Islam, sekuler dan abangan. Kita
tahu
>dana
>mereka
>besar, baik dari luar negri maupun dalam negri.Amerika Serikat ikut
>mendanai
>mereka. Pengusaha-pengusaha dalam negri spt Arifin Panigoro, Sofyan
>Wanandi,
>dan Siswono, juga memberikan dana yang tidak terbatas.
>
>Kalangan minoritas ekstrim ini juga didukung oleh media massa milik
>mereka
>yang
>secara gencar menyiarkan dan mengeksploitasi segala berita yang
>menguntungkan mereka. Media massa mereka, spt KOMPAS, SUARA
PEMBARUAN,
>MEDIA INDONESIA, MERDEKA, JAKARTA POST, RCTI, SCTV,
>RADIO SONORA, RADIO TRIJAYA, dan masih banyak lagi, secara
>terang-terangan
>telah berhasil menciptakan opini bahwa kalangan mahasiswa FORKOT
>/FORBES/
>FAMRED/KOMRAD teraniaya. Mereka juga berhasil menciptakan opini bahwa
>pendukung SI telah melakukan tindakan-tindakan makar, brutal, dan
>anarkis.
>Mahasiswa FORKOT, bernama Anas Alamudi, yang dikenal sangat
>kekiri-kirian
>dengan sengaja dan brutal menabrakan VW Safari berwarna merah
miliknya
>ke
>lapisan barikade aparat sehingga menimbulkan korban di kalangan
aparat
>dan
>maupun wartawan. Namun media massa milik kalangan minoritas justru
>memutar
>balikkan fakta sehingga seolah-olah mahasiswa FORKOT itu yang menjadi
>korban.
>
>Dalam insiden di Semanggi hari Jumat malam, mahasiswa FORKOT /FAMRED/
>FORBES/KOMRAD yang berbasis di Unika Atmajaya melakukan provokasi
dengan
>melakukan lemparan batu-batu besar dan bom molotov. Ratusan bom
>molotov telah
>mereka siapkan di Atmajaya, begitu pula dengan senjata tajam, golok,
dan
>batu-batu. Tetapi, lagi-lagi media massa milik kalangan minoritas
>ekstrim
>itu berhasil
>mengekspose hanya senjata PAM SWAKARSA berupa bambu, padahal hanya
>beberapa saja bambu yang diruncingkan. Itupun tidak pernah digunakan.
>SCTV,
>RCTI, Radio Trijaya dan Sonora terutama yang paling gencar menyiarkan
>kebohongan-kebohongan ini.
>
>Bahkan Media Massa ini sama sekali tidak mau menyiarkan berita korban
>dari
>pihak pendukung SI. Tiga orang yang ikut mendukung SI MPR, telah
>dibantai oleh
>massa FORKOT dan massa brutal lain di sekitar jembatan Cawang pada
>hari Jumat.
>Ketiga orang itu tewas dengan mengenaskan. Mata mereka ditusuk dengan
>benda
>runcing, muka mereka lebam dan bersimbah darah, mulut mereka hancur
>dipukul
>batu dan diinjak-injak. Semua identitas mereka dihancurkan. Dompet
dan
>uangpun
>juga dirampas. Ketiga orang itu diperlakukan sebagai binatang.
>
>Korban dari PAM SWAKARSA juga jatuh di dekat Hotel Le Meridien.
>Seorang santri
>dari pesantren At Taqwa bernama Faisal, 19 tahun, dipukul secara
>brutal oleh
>mahasiswa FORKOT dan massa liar di Sudirman hingga mukanya hancur,
>badannya hancur. Ia tidak bisa teriak meminta tolong apalagi seorang
>pemuda
>beringas melompat-lompat di atas tubuhnya. Peristiwa ini terekam
>berita TPI
>pukul
>17.00. Akhirnya Faisal, santri yang santun dan pendiam itu, syahid di
>bawah
>kekejaman tangan-tangan biadab mahasiswa FORKOT dan massa liar di
>sekitar Semanggi.
>
>Siapakah Anggota "PAM SWAKARSA" ? Sebenarnya istilah PAM SWAKARSA
>bukanlah istilah yang datang dari orang-orang yang kemudian bergabung
>dalam barisan pendukung SI. PAM SWAKARSA itu nama yang diberikan oleh
>POLDA. Tidak semua pendukung SI dikategorikan PAM SWAKARSA, sehingga
>istilah ini sangat merugikan karena seolah-olah PAM SWAKARSA itu
>bentukan
>ABRI. Tapi karena gencarnya opini yang dibentuk oleh media massa
mereka,
>maka jadilah PAM SWAKARSA identik dengan siapa saja yang mendukung
SI.
>Para pendukung SI yang mereka sebut "PAM SWAKARSA" itu sebenarnya
adalah
>pemuda-pemuda, ulama-ulama, dan santri - santri dari berbagai
pesantren
>se-Jabotabek dan anggota organisasi massa Islam secara perorangan,
>Pelajar
>Islam Indonesia (PII), Gerakan Pemuda Islam (GPI), Himpunan Mahasiswa
>Islam
>(HMI), Pemuda Muslimin Indonesia, Badan Koordinasi Pemuda Remaja
Masjid
>Indonesia(BKPRMI), Pemuda Islam, Gerakan Pemuda Anshor, Ikatan
Mahasiswa
>Muhammadiyah (IMM), Pemuda Muhammadiyah, Angkatan Muda Islam
Indonesia
>(AMII), Pemuda Islam Banten, dll. Mereka atas inisiatif sendiri
>membentuk
>komite
>pendukung SI karena amanat Kongres Umat Islam antara lain harus
>mendukung
>terlaksananya SI dan menghadapi gerakan anti SI yang dilakukan
BARISAN
>NASIONAL, FORKOT dll. Mereka juga mengemban amanat Apel Siaga Umat
Islam
>yang dipelopori Forum Ulama Habaib dan tokoh masyarakat Betawi.
>
>Untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat jangan terpancing dengan
>tipu
>daya kaum kafirin, musyrikin dan fasikin melalui segala cara untuk
>memojokkan
>dan mengadu domba umat Islam. Surat At Taubah : 48, "Sesungguhnya
dari
>dahulupun mereka telah mencari-cari kekacauan dan mereka mengatur
>berbagai
>macam tipu daya untuk (merusak)mu, hingga datanglah kebenaran
>(pertolongan
>Allah), dan menanglah agama Allah, padahal mereka tidak menyukainya".
>
>Apa langkah kita selanjutnya ? SI akhirnya berjalan baik, banyak
>aspirasi
>umat dan
>rakyat umumnya tercapai dengan sedikit kekurangan disana-sini. Itulah
>hasil
>maksimal MPR kali ini. Mudah-mudahan MPR hasil pemilu 1999 akan lebih
>baik.
>Setidaknya kita harus jaga hasil SI ini karena di dalamnya menjamin
>keberlangsungan pemilu. Umat Islam menginginkan Pemilu,sedangkan
>kalangan
>minoritas ekstrim Katolik/Kristen takut terhadap Pemilu, begitu juga
>dengan
>BARISAN NASIONAL, CSIS, dan TOKOH REFORMIS GADUNGAN.
>
>Namun rupa-rupanya, mahasiswa FORKOT/FAMRED/FORBES/KOMRAD dan
>massa liar rusuh tidak puas karena gagal menembus Gedung MPR/DPR
Jumat
>malam. Mereka melakukan terus aksi massa yang brutal dan anarkis
>sepanjang
>Sabtu sehingga terjadi kerusuhan besar di Jakarta. Mobil-mobil
kembali
>dirusak dan
>dibakar, jalan-jalan doblokade oleh mereka, masyarakat dicekam
>ketakutan.
>Mereka mulai menjarah. Sementara itu, BARISAN NASIOANAL melalui SRI
EDI
>SWASONO dan KEMAL IDRIS menginginkan terbentuknya KOMITE RAKYAT
>INDONESIA dan membubarkan MPR yang ada sekarang. Dengan begitu
Habibie
>turun dan merekalah yang berkuasa. Mereka ingin merebut kekuasaan
saat
>ini
>juga,
>dan mahasiswa FORKOT/FORBES/FAMRED/KOMRAD adalah ujung tombak mereka.
>
>Menghadapi situasi seperti ini, ikhwan fillah, mau tidak mau kita
harus
>bersikap. Jika
>sampai kaum kafir dan fasiq yang menguasai negri kita, maka Umat
Islam
>sudah
>pasti akan ditindas , bahkan melebihi masa-masa Beny Moerdani. Kan
>terulang
>lagi
>pembantaian Tanjung Priok, Lampung, Haur Koneng, dsb. Oleh karena
itu,
>jika
>pemaksaan kehendak yang dilakukan kaum minoritas ekstrim ini telah
>mencapai
>titik kekuasaan maka satu-satunya jalan, satu-satunya cara yang bisa
>ditempuh
>setelah kita bersabar sekian lama maka :
>
>KITA HARUS BERJIHAD DI JALAN ALLAH. KITA HARUS PERANGI KAUM KAFIR
>DAN FASIQ YANG MEREBUT KEKUASAAN DAN INKONSTITUSIONAL. KITA
>HARUS PERANGI BARISAN NASIONAL, CSIS, FORKOT/FAMRED/FORBES
>/KOMRAD, DAN SEGALA UNSUR MINORITAS EKSTRIM YANG BERMAIN DI
>BELAKANG AKSI-AKSI INI DENGAN CARA PERANG FISIK !!!
>
>MARILAH KITA PENUHI PANGGILAN ALLAH UNTUK BERJIHAD DENGAN
>AMWAL (HARTA)DAN ANFUS (JIWA), MENEGAKKAN DINULLAH DAN
>MENCAPAI MARDHATILLAH. JIKA KITA GUGUR DALAM PEPERANGAN INI
>MAKA KITA INSYA ALLAH AKAN MENJADI SUHADA.
>
>Wassalamualaikum wr.wb
>
>" PERANGILAH MEREKA, NISCAYA ALLAH AKAN MENYIKSA MEREKA DENGAN
>TANGAN-TANGANMU DAN ALLAH AKAN MENGHINAKAN MEREKA DAN
> MENOLONGMU TERHADAP MEREKA, SERTA MELEGAKAN HATI ORANG-
> ORANG YANG BERIMAN " (AT TAUBAH : 14)
>
>" DAN PERANGILAH MEREKA ITU, SEHINGGA TIDAK ADA FITNAH LAGI
>DAN (SEHINGGA)AGAM ITU HANYA UNTUK ALLAH BELAKA. JIKA MEREKA
>BERHENTI (DARI MEMUSUHI KAMU), MAKA TIDAK ADA PERMUSUHAN (LAGI)
>KECUALI TERHADAP ORANG-ORANG YANG DZALIM " (AL BAQARAH : 193)
>
>" ORANG-ORANG YANG BERIMAN DAN BERHIJRAH SERTA BERJIHAD DI
>JALAN ALLAH DENGAN HARTA BENDA DAN DIRI MEREKA, ADALAH LEBIH
>TINGGI DERAJATNYA DISISI ALLAH, DAN ITULAH ORANG-ORANG YANG
>MENDAPATKAN KEMENANGAN" (AT TAUBAH : 20)
>
>" KATAKANLAH : JIKA BAPAK-BAPAK, ANAK-ANAK, SAUDARA-SAUDARA,
>ISTRI-ISTRI KAUM KELUARGAMU, HARTA KEKAYAAN YANG KAMU USAHAKAN,
>PERNIAGAAN YANG KAMU KHAWATIRI KERUGIANNYA, DAN RUMAH-RUMAH
> TEMPAT TINGGAL YANG KAMU SUKAI, ADALAH LEBIH DICINTAI DARIPADA
>ALLAH DAN RASULNYA DAN (DARI) BERJIHAD DI JALANNYA, MAKA TUNGGULAH
>SAMPAI
>ALLAH MENDATANGKAN KEPUTUSAN-NYA. DAN ALLAH TIDAK MEMBERI PETUNJUK
>KEPADA
>ORANG-ORANG FASIQ."
>(AT TAUBAH : 24)
>
>Catatan :
>Kepada seluruh kaum muslimin di Jakarta dan seluruh Indonesia, harap
>seruan ini disebarluaskan kepada ikhwah-ikhwah yang lain
>sebanyak-banyaknya.
>----------------------ende-------------------------------------------
-
>
>==
>-Rudy Airlangga-
>
> @..@ "Success is created by 10% your ability,
> (-----) but 90% by your good will"
> ( >___< ) (Albert Einstein)
>
>
>_________________________________________________________
>DO YOU YAHOO!?
>Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com
>
>"What sets worlds in motion is the interplay of differences, their
>attractions and repulsions; life is plurality, death is uniformity."
>- Octavio Paz
>__________________________________________
>Unsubscribe: mailto:[EMAIL PROTECTED]
>with "unsubscribe UNAIR" in the body of message
>Admin: mailto:[EMAIL PROTECTED]
____________________________________________________
"Spread the word - Free Email and Homepages!"
http://www.Pconnections.net
Email - [EMAIL PROTECTED]
Homepage - http://ppage.net/?wach
PCard - http://pcard.net/?wach
---------------------------------------------------------------------
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com
---------------------------------------------------------------------
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com