Siapa bilang, di daerah sangat aman? Provokasi-provokasi murahan semacam ini pun, sudah sampai ke Solo. Enak saja, Baramuli dan Dewi Fortuna Anwar ngomong Baca saja berita ini. >>-----Original Message----- >>From: Sunu <[EMAIL PROTECTED]> >>To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> >>Date: Thursday, November 26, 1998 2:10 AM >>Subject: [Pnet] Solo-Spanduk di depan gereja >> >>> >>>"Laksanakan Hukuman QISASH: >>>L.B. Moerdani dan CSIS >>>dalang pembantaian dan kerusuhan" >>> >>>Begitu tertulis sebuah spanduk di sebrang jalan depan Gereja Katolik >>>Santo Petrus Gendengan - Solo. Penulisnya menamakan diri Forum Komunikasi >>>umat Islam Surakarta. Tidak kepalang tanggung penempatannya di tepi >>>jalan protokol Slamet Riyadi, di sudut perempatan jalan. >>>Agak berbeda nuansanya dari spanduk-spanduk lain >>>yang sasarannya adalah supra sistem ketatanegaraan (pemerintah, pejabat >>>tinggi negara, sistem: dwifungsi, monopoli dll). Spanduk ini sasarannya >>>bukan itu semua, namun lebih sempit pada kelompok dan personil tertentu >>>diluar sistem. Apakah kita akan mulai masuk pada babak baru >>>serang-menyerang secara terbuka antar kelompok masyarakat dan golongan? >>> >>>Sunu --------------------------------------------------------------------- To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED] To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com
