Berikut adalah statement bantahan atas posting salah satu anggota milis
kuli-tinta, yang dianggap telah mendiskreditkan eksistensi pribadinya.

Kepada semua pihak, kami mohon untuk tidak SEKALI-KALI membuat posting
yang bersifat memojokkan, menuduh atau bahkan memfitnah yang berakibat
merugikan pihak lain, baik yang berupa kerugian moral maupun material.

Milis kuli-tinta ditujukan untuk mengembangkan dialog keragaman yang
sehat, terbuka dan bertanggungjawab. Semua, tanpa kecuali, memiliki
kewajiban moral untuk menjunjung tinggi kejujuran, fairness dan
kebersamaan.

Moderator berusaha untuk tidak 'seenaknya' main KICK karena berasumsi
semua datang di kuli-tinta dengan niat baik, seiring dengan tuntutan
perubahan dan reformasi, baik eksternal maupun ke dalam diri kita
masing-masing.

Perbedaan bukanlah hambatan bagi terbentuknya sebuah kebersamaan.

Salam,
Moderator FKT 

---------- Forwarded message ----------
Date: Fri, 20 Nov 1998 21:09:29 +0700
From: "Helmi Ar. Rasyid" <[EMAIL PROTECTED]
To: Blontank <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED],
[EMAIL PROTECTED]
Subject: Penyangkalan

Terima kasih sebesar-besarnya kepada moderator milis kuli-tinta, Kj dan
Martin yang telah memberi-tahu saya mengenai kejadian ini di milis
kuli-tinta.

Pertama-tama saya ingin mengatakan bahwa tuduhan saya melakukan korupsi
sampai membeli sepeda motor itu tidak benar! Saya hanya mahasiswa biasa,
bukan aktivis atau pengurus apa-apa...darimana saya mempunyai kesempatan
korupsi hingga bisa membeli  sebuah sepeda motor? Tuduhan itu samasekali
tidak berdasar! Bila diantara rekan-rekan masih ada yang memiliki
keraguan atas penyangkalan saya, maka anda dapat men-check ke rumah saya
di kawasan Bintaro Jaya. Alamatnya dapat anda minta langsung kepada saya
(dengan syarat tidak meminta melalui free-mail). Keluarga saya tidak
memiliki motor, hanya mobil...dan mobil itu diperoleh secara halal oleh
Ayah saya.

Saya tidak heran, bahwa seorang Soehartois akan menggunakan cara2 ala
orde baru untuk mencoreng nama pihak2 yang  tidak sependapat dengannya,
namun saya menyayangkan bahwa hal-hal seperti itu masih terjadi dalam
era reformasi sekarang ini oleh pihak2 selain pemerintah.

Alamat e-mail saya yang sebenarnya adalah [EMAIL PROTECTED], berbeda
dengan yang diforward oleh saudara Harun yaitu:
[EMAIL PROTECTED] jelas-jelas tidak sama.

Saya juga menghimbau kepada rekan2 agar tidak terlalu cepat mengambil
kesimpulan dari e-mail - e-mail yang dikirim dengan server2 gratisan
seperti Hotmail, Netaddress-usa, dll karena free mail 2 seperti itu
sering digunakan oleh orang2 yang tidak bertanggung-jawab untuk
menyebarkan berita tidak benar.

Demikian penyangkalan saya atas tuduhan "korupsi" tersebut  yang mungkin
telah merendahkan figur mahasiswa sebagai individu  yang memiliki
idealisme tinggi. Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan2  atas
perhatiannya.

Wassalam,

Helmi A. Rasyid



Himbauan: Hormati pahlawan REFORMASI, Pasang bendera setengah tiang !

---------------------------------------------------------------------
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com 

Kirim email ke