Betul. Saya sangat setuju.
Karena, kita memang harus fair menyikapi persoalan-persoalan kemanusiaan.
Betapapun, para prajurit itu hanyalah manusia biasa, yang karena
'ketergantungannya' TERPAKSA menjalankan tugas dengan resiko seperti itu.
Pengalaman saya, ketika menjelang turunnya Soeharto dulu, banyak aparat
militer yang mengeluh juga. Mereka bilang, apa yang disampaikan mahasiswa
itu benar. Tapi ketika harus menghadapi mereka (massa aksi), mereka juga
menyatakan melakukannya dengan setengah hati. bahkan mereka juga mengeluh;
"Yang di atas enak-enak....... tapi kami??? Tidak menjalankan perintah
susah, menjalankannya..... berarti harus berhadapan dengan saudara
sendiri. Mendingan perang sekalian..........."
Itu saja. Saya kira, kita memang harus membedakan, mana persoalan
kemanusiaan, mana persoalan politik.
On Sat, 21 Nov 1998, riki ridwan wrote:
> Gue pikir ini ide besuk tentara bagus juga.
> Gimana temen2 ?
>
> cirex
> -----Original Message-----
> From: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
> Cc: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
> Date: Friday, November 20, 1998 6:10 PM
> Subject: [kuli-tinta] Mahasiswa, Besuklah Para Tentara dan Pam Swa di RS!
>
>
> >Mahasiswa, Besuklah Para Tentara dan Pam Swa di RS!
> >
> >Seminggu tragedi Semanggi berlalu, mata dan hati kita semakin
> >terbuka. Lazimnya kekerasan militer di negeri kita, tidak pernah
> >terlepas dari intrik politik. Beberapa pihak menganalogikan
> >pembantaian Semanggi dg kasus Malari. Kekerasan yg konon
> >digerakkan lawan politiknya menyebabkan Sumitro malu
> >dan mengundurkan diri.
> >
> >Adik-adik mahasiswa, berkepala dingin dan dewasalah!
> >Tak usah tiru sikap kekanakan Wiranto yg sama sekali
> >tidak mengirimkan utusannya, minimal bunga, utk melayat
> >atau membesuk korban. Jangankan korban mahasiswa/
> >Pam Swa, tentaranyapun tidak ditengok!
> >
> >Tunjukkanlah kalian lebih dewasa dan punya hati nurani
> >dibanding jenderal-jenderal bertaburan bintang tsb.
> >Tengoklah para tentara (jangan hanya marinir saja, tapi
> >juga Brimob, Kostrad, PHH) dan Pam Swa di RS.
> >Kunjungi keluarganya, hibur mereka.
> >
> >Pelajaran berharga dari marinir, mereka manusiawi, massa
> >dan mahasiswa juga membalas dg sikap yg sama. Lalu
> >apa salahnya kita tunjukkan sikap manusiawi pada
> >TNI AD dan Polri yg terkena musibah? Insya Allah,
> >mereka akan membalas dg sikap yg sama. Percayalah,
> >Allah itu Maha Adil.
> >
> >Himbauan: Hormati pahlawan REFORMASI, Pasang bendera setengah tiang !
> >
> >---------------------------------------------------------------------
> >To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> >To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> >HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com
> >
> >
> >
>
>
> Himbauan: Hormati pahlawan REFORMASI, Pasang bendera setengah tiang !
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com
>
>
Himbauan: Hormati pahlawan REFORMASI, Pasang bendera setengah tiang !
---------------------------------------------------------------------
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com