Inilah berita terakhir tentang pidato Theo Syafei  yang 
menggegerkan.


           
http://www.detik.com/

Gus Dur dan Amien Sarankan Theo Syafei Minta Maaf

detikcom, Jakarta-Dua tokoh kontroversial, Gus Dur dan Amien
Rais, menyarankan Theo Syafei meminta maaf pada umat Islam
berkaitan dengan pidatonya yang dinilai beberapa kalangan
menyingggung umat Islam. Menurut kedua tokoh itu, cara ini
adalah cara terbaik untuk menyelesaikan masalah yang kini
melilit jendral yang juga pengurus PDI Perjuangan itu, seperti yang 
pernah dilakukan Menpangan AM Saefuddin beberapa
waktu lalu berkaitan dengan tuduhan penghinaan pada agama
Hindu. 

Saran ini disampaikan Gus Dur dan Amien Rais seusai
menggelar dialog di Hotel Indonesia, Jakarta, Kamis (7/1).
"Contohlah AM Saefuddin. Kalau sudah minta maaf masa mau
digebuki. Kan tidak!" kata Amien Rais. Amien bahkan
mendesak Theo agar segera melakukan klarifikasi. "Jangan terus 
sembunyi. Sebaiknya dia memberikan keterangan lengkap
supaya masalah ini jadi jelas," tambah Ketua Umum Partai
Amanat Nasional (PAN) ini. 

Sedangkan Gus Dur, Ketua PBNU, menuduh Harian Abadi
yang memuat pidato Theo Syafei yang membuat kalangan Islam
melaporkan masalah itu ke Polda Metro Jaya beberapa hari lalu, 
telah 
melakukan fitnah. "Saya memandang upaya harian Abadi hanya 
sebagai 
fitnah dan fitnah itu lebih keji dari pembunuhan," komentar Gus 
Dur. 

Gus Dur bahkan mengganggap pernyataan Theo Syafei justru
membela gerakan Islam. "Theo Syafei mengatakan bahwa
gerakan Islam itu tidak pernah menuntut adanya negara agama.
Oleh karena itu saya anggap berita yang ditulis di harian Abadi 
sebagai pemutarbalikan fakta. 

Amien Rais sendiri lebih bersikap hati-hati. Dia mengaku tidak tahu 
pasti apa Abadi melakukan fitnah atau tidak. Akan tetapi, berdasar 
transkrip yang dia terima, dia menemukan ada hal-hal yang bisa 
menganggu keserasian hubungan antaragama. "Karena itu, 
sebaiknya 
harian Abadi maupun Theo sendiri mesti
melakukan klarifikasi," kata Amien. 

Sementara itu, Theo Sayafei dipastikan akan memberikan
keterangan pers berkaitan dengan hal di atas Kamis sore (8/1)
di Hotel Kemang, Jakarta. Kita tunggu saja penjelasannya
besok. 

Berita terkait:

Pidato SARA Theo bukan Masalah Sederhana
http://www.detik.com/berita/199901/990107-1605.html

'Pidato' SARA Theo Syafei Sampai Polda 
http://www.detik.com/berita/199901/990105-1310.html    
    



--------------------------------------------------------------
"The pen is mightier than the sword." (Lord Lytton, 1803-1873)
--------------------------------------------------------------

______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
** Jadual puasa Ramadhan @ http://www.indoglobal.com/puasa.html **

Indonesia without violence!

Kirim email ke