Saya heran, kenapa setiap ada suatu move yang dilakukan pemerintah sekarang,
selalu ditanggapi dengan sinis oleh kebanyakan orang yang meng-klaim dirinya
reformis. Terus kalau setiap gerakan atau move itu selalu dicurigai, kapan
kita bisa mengadakan perubahan.

Kepada rekan-rekan reformis,
Berikanlah kesempatan kepada Bpk. Rudini yang ditunjuk sebagai ketua KPU
untuk melaksanakan tugasnya walaupun beliau adalah produk orde baru. Orang
kan bisa berubah?

Thanks,


-----Original Message-----
From: Bimo, Ario AIS <[EMAIL PROTECTED]>
To: '[EMAIL PROTECTED]' <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Friday, March 12, 1999 7:40 AM
Subject: RE: [Kuli Tinta] Rudini Ketua KPU


>Lho apanya yang aneh sich :-(, sekarang ini kan masih zaman orde baru
>dengan "lapisan kedua" sebagai pemimpin dan para pemimpin orba masih
>berkuasa di belakang layar memberikan "petunjuk"-nya kepada lapisan
>kedua.
>
> -----Original Message-----
> From: Daniel H.T. [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: 12 Maret 1999 1:10
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Re: [Kuli Tinta] Rudini Ketua KPU
>
> Ronde Pertama Pra Pemilu (Verifikasi Parpol yang Boleh Ikut
>Pemilu) -->
> Pemenang: Orde Baru Baru
> Ronde Kedua Pra Pemilu (Rudini sebagai Ketua KPU)--> Pemenang:
>Orde Baru Baru
>
> SELAMAT JUGA DEH
>
>
>
> At 00:37 12/03/99 +0700, you wrote:
> >
> >
> >Selamat kepada Bapak Rudini atas terpilihnya
> >menjadi Ketua KPU untuk Pemilu 1999 ini.
> >
> >Tentunya Pemilu 1999 ini akan berlangsung dengan
> >baik, mengingat pengalaman Bp. Rudini menjadi
> >Ketua LPU pada masa-masa Pemerintahan Orde Baru
> >yang dengan sukses dan baik telah menyelenggarkan
> >Pemilu sesuai dengan harapan kelompok tertentu
> >serta berlangsung dengan aman dan tertib.
> >
> >Dengan kayanya pengalaman Bp Rudini, tentunya
> >Pemilu 1999 akan juga berlangsung dengan aman,
> >baik dan tertib, sehingga hasil Pemilu 1999
> >akan sesuai dengan apa yang diharapkan  ....=)
> >
> >
> >Salam,
> >bRidWaN
> >
> >
>
>>______________________________________________________________________
> >To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> >To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> >
> >Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!
> >
> >
> >
> >
>
>
> Daniel H.T.
>
>
>______________________________________________________________________
> To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
> Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!
>
>
>
>______________________________________________________________________
>To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
>Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!
>
>
>


______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Indonesia Baru: berkeadilan tanpa kekerasan!


Kirim email ke