Semoga PAN benar-benar menolak koalisi dengan Golkar. Juga PDI-P dan PKB
menolak koalisi.
Yudhi DB
Jumat, 11 Juni 1999, 20:27
WIB
Deklarator PAN Minta : PAN
tidak Berkoalisi
dengan Golkar
Jakarta, Kompas
Salah seorang deklarator
Parta Amanat Nasional (PAN) Dr Albert
Hasibuan mengharapkan agar
di tubuh PAN jangan timbul pemikiran-
pemikiran untuk berkoalisi
dengan Partai Golkar, sebab image Partai
Golkar sebagai cerminan
kekuatan status quo belum hilang. Koalisi
justru harus diadakan PAN
dengan PDI Perjuangan, Partai Kebangkitan
Bangsa (PKB) dan partai
reformis lainnya.
"Saya tidak setuju, kalau
PAN berkoalisi dengan Golkar, sebab Golkar itu
sampai sekarang masih
menderita image status quo. Sekalipun sudah
diadakan
pembaharuan-pembaharuan, paradigma baru yang tujuannya
adalah membuat Golkar jadi
baru, tetapi saya rasa tetap saja masih ada
image status quo," kata
Hasibuan kepada pers di Jakarta, Jumat (11/6).
Menurutnya, "Kesepakatan
Paso" antara PAN, PDI Perjuangan dan PKB,
ditindaklanjuti, dibicarakan
untuk sampai pada pemahaman yang kuat
mengadakan koalisi.
"Pembicaraan-pembicaran di antara mereka ini
penting untuk menjauhkan
perbedaan-perbedaan di antara mereka,"
katanya.
Kalau nanti pada SU MPR
partai-partai ini mendapatkan mayoritas, maka
partai-partai ini dapat
menemukan visi bersama untuk menentukan
siapa yang menjadi pemimpin
negara atau pemimpin bangsa pada
masa yang akan datang.
Selain itu, kata Hasibuan,
Ketua Umum DPP PAN Amien Rais
berkali-kali mengemukan
kepada rakyat Indonesia ini bahwa Partai
Golkar itu adalah status quo
dan masa lalu. Masa lalu harus
ditinggalkan. Oleh karena
itu pikiran-pikiran yang menghendaki koalisi
dengan Partai Golkar
sebaiknya dikesampingkan.
"Saya anggap pikiran seperti
jangan terjadi. Tidak logis kalau PAN itu
berkoalisi dengan Golkar,
karena Amien Rais berulang kali mengatakan
bahwa Golkar itu status quo
'kan," tambahnya.(bur)
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!