Kalau saya --meskipun bukan ahli politik-- tetap memprediksikan PDI
Perjuangan akan mengajukan Megawati sebagai Capres.., dalam satu dua hari
ini akan saya kirimkan pemikiran saya ttg hal itu

Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
____________________________________________
Dukunglah Kampanye AGAMA untuk PERDAMAIAN!
Forum Mahasiswa untuk Kerukunan Umat Beragama (FORMA-KUB)
Kunjungi http://come.to/forma-kub  E-mail: [EMAIL PROTECTED]


-----Original Message-----
From: M Gunadi Henoch <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 13 Juni 1999 15:54
Subject: Republika [was: Analisis Sementara]


>From: "Raja Komkom S." <[EMAIL PROTECTED]>
>Bung Martin Baca Republika hari ini, Sabtu :
>"PKB Bersedia Koalisi dengan PDI-P Jika Gus Dur Presidennya"
>Masing-masing seperti tidak ada yang mau mengalah sampai hari H
>pengangkatan presiden.
>
>So, kita tunggu bersama---tapi---anda jangan pernah kecewa dengan
> >permainan politik. :-)
>>Pernahkah anda membayangkan kalau PPP koalisi dengan PDIP

Republika tidak bisa dijadikan ukuran. Coba anda perhatikan sejak hari
pertama hasil pemilu keluar sampai sekarang. Isinya cerminan kepanikan
melulu. Tidak pernah ada atmosfer positif atas keunggulan PDI P. Bahkan
pernah ada hari di mana tanpa satu pun kata PDI P di halaman pertama. Tapi
yah, itu pilihan angle mereka sejak awal. Saya harus menghormatinya.

Kalau soal presidennya siapa, saya sudah posting sebelumnya bahwa saya
percaya PDI P tidak akan mengajukan Mega sebagai capres. Bunuh diri politik
itu namanya karena hanya akan mengkristalkan dukungan anggota MPR (1) mereka
yang ragu-ragu, dan (2) ulama-ulama di PKB kepada calon alternatif
satu-satunya: Habibie.

Gus Dur selaku penasihat politik Mega tidak akan sebodoh itu. Ia akan
mengajukan calon lain yang akan menceraiberaikan dukungan kubu Habibie,
yakni Sultan HB X. Dan Golkar akan mengerahkan semua suaranya kepada Sultan
dengan perjanjian di belakang layar, beberapa anggotanya diajak masuk
kabinet. Dalam pengertian itulah Marzuki hari itu bicara soal kabinet gotong
royong atau kabinet persatuan nasional.

Itulah riil politik yang bisa terjadi sementara ini. tetap terbuka terhadap
kemungkinan perubahan.

Salam, MGH

****************
To keep the latest headlines,
please reload http://www.mandiri.com every hour.



______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com



______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!






Kirim email ke