Renungkan ini : Kalau anda caleg terpilih untuk DPR-Pusat, bagaimana anda menanggapi tawaran punya duit Rp 1 Miliar untuk kursi anda itu. Untuk beli 700 kursi DPR bahkan MPR maka hanya perlu duit Rp 700 Miliar. Jumlah yang sangat kecil. Kurang dari 1 Triliun. Sekarang, pertanyaan berikutnya : Berapa persen caleg-caleg yang bakal menjadi anggota MPR/DPR itu punya moralitas yang teguh menolak tawaran menggiurkan sebesar Rp 1 Miliar. Wah bisa hidup tujuh turunan mak ! Tanpa kerja ! Tanpa ngapa-ngapain. Mari kita berkampanye menentang politik uang yang keterlaluan seperti ini ? Kalau kita kalah ya kita sudah berusaha kok ! Admiral Yap C.Young wrote: > > Marzuki Darusman mengusulkan Kabinet Gotong Royong, atau Kabinet Persatuan, > dimana semua parpol terwakili. > > Ini sama sekali bukan persatuan, tetapi persekongkolan gaya Orba. > > Kalau semua parpol yang punya wakil di Senayan punya wakil juga di Kabinet, > sama aja merampok rakyat secara legal, karena Senayan akan kembali menjadi > tukang stempel. > > Kenapa sih banyak pendapat aneh, yang sangat bertentangan dengan sebelum > kampanye, padahal keluar dari mulut yang sama. > > Paduan suara yang top hari ini : Pemenang Pemilu tidak harus berhak kursi > Presiden. > > Oh ya??? Ngapain juga ada Pemilu kalau akhirnya dipolitiki macam ini. > > Saya duga money politics pasca Pemilu akan lebih dahsyat dari sebelumnya. > > Kalau sebelumnya cukup puluhan ribu perak, sekarang bisa jadi nolnya > berderet dan menyilaukan. > > Ditingkat elite, kita punya terlalu banyak penipu dan pelawak, dan kurang > punya rasa malu dan harga diri. > > > > > ______________________________________________________ > Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com > > ______________________________________________________________________ > To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED] > To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] > > Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia! ______________________________________________________________________ To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED] To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
