Bung Raja...he...he...he...

Tadinya saya pikir Anda mengikuti berita perkembangan politik di Indonesia. Rupanya 
cuma baca text book, atau denger denger dari orang lain. Pantesan statement Anda 
begitu normatif, dan masalah yang begitu sensitif sampai nggak tahu. Anehnya, beri 
komentar lagi.

Komentar Anda sekedar "kemana angin bertiup...", sambil menggertak. Waktu ada poting 
yang mengecam koalisi PAN-Golkar, Anda membenarkan koalisi itu dengan: POLITIK MEMANG 
BEGITU, masak belum tahu. Seraya menggelar berderet dalil kutipan murni. Ketika netter 
yang sama memposting pembatalan koalisi itu, Anda bukannya mengakui kekeliruan Anda 
yang telah mendukung koalisi itu, malah membenarkan lagi pembatalan itu dengan 
menggelar dalil macam macam, yang isinya : POLITIK MEMANG BEGITU.
'Nang masongoni bah !! Yang begitu semua juga bisa .....

Tentang statement bung Abdillah Toha dan bu Marwah,  dipublikasi hampir berurutan 
dalam news program oleh TV-TV swasta hari itu pada hari yang sama dengan posting saya 
yang lalu dan media cetak hari berikutnya. 

Tentang pembatalannya, dinyatakan oleh Mas Amien Rais dan bung Faisal Basri hari 
berikutnya. Itupun dapat disimak di TV dan media cetak.

Tentang rencana mundurnya bung Faisal Basri dari PAN, baca artikel Forum bulan lalu, 
dengan judul : Faisal Basri, ekonom anti Bank, politisi anti kursi.
Tolong sempatkan baca, menarik sekali kepribadian tokoh satu ini.

Masak sih yang beginian Anda benar nggak tahu? 
Tapi nggak apalah, setidaknya Anda bersemangat ingin tahu.
 
Numpang tanya, apa sih "provacator" itu? Atau itu ada di text book yang Anda baca? 
Setahu saya yang ada istilah : "provocator", bukan "provacator" tahuuuu ......
 
--

On Sun, 13 Jun 1999 10:22:52   Raja Komkom S. wrote:
>Bung Amin..bung Amin...hehehehe
>
>Sepertinya anda memang asal tulis aja nih, Kalau kasih informasi jelaskan
>dong sumber beritanya dari mana(Kompas/republika/dsb), bukan asal bilang
>dan tembak, misalnya tentang pengunduran diri Faisal Basri, dsb. Jadinya
>anda kok terkesan sebagai provacator gitu lho... :-P :-)
>
>On Sat, 12 Jun 1999, Amin Riza wrote:
>
>> Setelah ditolak ketus oleh Dr. Marwah Daud (Golkar), akhirnya pemimpin besar PAN 
>(Prof. Dr. Amien Rais, MA) membuat statement membantah rencana koalisi PAN-Golkar, 
>yang secara gamblang direlease oleh Dr. Abdillah Toha (Ketua DPP PAN). Dia bilang, 
>koalisi dengan Golkar adalah pendapat pribadi Jenderal Suwarno. Lho??
>> 
>> Lebih tegas, Dr. Faisal Basri (Sekjen PAN), menyatakan PAN alergi untuk koalisi 
>dengan Golkar.
>> 
>> Dalam bahasa anak-anak dikampung saya, ini disebut : balik kucing.
>> 
>> Sayang, PAN yang tampaknya solid internal dan programnya, dikendalikan oleh tim 
>manajemen yang karakter politiknya kurang terpuji. Orang bilang : plin plan. Kasihan 
>Faisal Basri yang polos itu jadi mainan petualang politik disekitarnya. Benar juga 
>kalau dia pernah membuat permohonan mengundurkan diri dari PAN.
>> 
>> Memang langkah cari selamat terbaik bagi PAN adalah membatalkan koalisi dengan 
>Golkar, dan semoga rakyat banyak masih mau percaya dimasa depan.
>>    
>> 
>> 
>> 
>> Get your FREE Email at http://mailcity.lycos.com
>> Get your PERSONALIZED START PAGE at http://my.lycos.com
>> 
>> ______________________________________________________________________
>> To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
>> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>> 
>> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>
>
>______________________________________________________________________
>To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>


Get your FREE Email at http://mailcity.lycos.com
Get your PERSONALIZED START PAGE at http://my.lycos.com

______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!






Kirim email ke