Senin, 14 Juni 1999
Survei LP3ES: Pemilih Mega jadi presiden meningkat, Gus Dur geser Habibie
Laporan Asih Nurhayati

JAKARTA, Mandiri

Dibanding sebelum pencoblosan, survei LP3ES menunjukkan, mereka yang memilih
Megawati Soekarnoputri meningkat. Sebaliknya bagi Habibie, posisinya digeser
KH Abdurrahman Wahid.

Mengumumkan hasil surveinya yang ketiga atas topik yang sama di Jakarta,
Senin, LP3ES mengatakan, survei kali ini dilakukan hanya beberapa jam usai
pencoblosan pemilu (7 Juni) terhadap 4.331 responden. Jumlah itu lebih
banyak ketimbang survei pertama yang diungkap 18 Mei (2.970 responden) dan
kedua (2.930 responden) pada 3 Juni lalu.

Dari survei yang juga dilakukan di lima provinsi di Jawa tersebut, 25% dari
responden memilih Megawati sebagai bakal presiden mereka, disusul oleh Ketua
Umum PBNU KH Abdurrahman Wahid (12%), BJ Habibie dan Amien Rais
masing-masing 11%, kemudian Sri Sultan Hamengkubuwono X (6%).

Posisi Mega menguat dibanding dua survei sebelumnya yang konstan pada 16%,
sedangkan Gus Dur, sapaan akrab KH Abdurrahman Wahid, setelah posisinya naik
4% dibanding survei pertama, pada surveiyang terakhir ini kembali mengalami
lonjakan 4% lagi hingga mendapat dukungan 12% dari responden.

Perolehan dukungan deklarator PKB itu langsung menggusur posisi Habibie yang
pada survei kedua justeru menggeser Sri Sultan dengan dukungan 11% suara.
Pada survei kali ini, dukungan Habibie nampaknya mandeg di posisi yang sama.

Amien Rais kendati mendapat tambahan dukungan 5% dibanding pada survei
kedua, posisinya hanya bisa menyamai Habibie. Sedangkan Sri Slutan
Hamengkubuwono X hanya mendapat tambahan dukungan tipis 1% dibanding survei
sebelumnya.

Dari survei paling akhir LP3ES itu, data menunjukkan, pendukung Gus Dur
sebagai presiden RI ke-empat 68%-nya bertaraf pendidikan SD, sedangkan
pendukung Megawati bertaraf pendidikan sama mencapai 64%, disusul pendukung
Habibie (55%).

Tampaknya, responden yang memiliki tingkat pendidikan di atas SLTA lebih
memilih Amien Rais. Survei menunjukkan dukungan dari kalangan tingkat
pendidikan tersebut kepada ketua umum DPP PAN itu mencapai 22%, sementara
para pendukung Megawati dan Gus Dur dari tingkat pendidikan yang sama hanya
9% dan 2%.

Survei yang disebut pula oleh LP3ES sebagai �exit poll� itu memilih
responden di lima provinsi Pulau Jawa karena 60% pemilih terdaftar berada di
Jawa. Para pemilih tersebut akan terwakili dalam 234 kursi DPR atau 50,6%
dari total kursi yang diperebutkan.

Dikatakan pula bahwa para reponden ketika ditanyakan parpol yang dipilih
saat mencoblos, 38% mengatakan mencoblos PDI Perjuangan, 23% PKB, 14%
Golkar, 11% PAN dan 7% PPP.

Dari survei itu pula, ternyata PDI Perjuangan justru lebih popuper di
kalangan responden pria ketimbang wanita dengan rasio 60% banding 40%.
Sedangkan dari para responden yang mengatakan mencoblos Golkar, 56% di
antaranya justru wanita.

Di samping itu, 21% responden menyatakan pemilu telah berlangsung jurdil dan
91% responden juga menyatakan akan bisa menerima apapun hasil pemilu,
termasuk bila parpol pilihannya kalah. (105)






______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!






Kirim email ke