Semoga ini cepat berakhir, supaya PAN bisa konsolidasi diri lagi dan menjadi
oposisi yang efektif.

martin

Selasa, 15 Juni 1999

Warga PAN Depok Protes
Reporter: Bogi Rianto
detikcom, Jakarta - PAN tandingan muncul di Kodya Depok, Jawa Barat.
Akibatnya, seratusan warga PAN Depok mendatangi kantor DPP PAN di Jl.Ampera
Raya No.18 A, Jakarta Selatan. Mereka mendesak agar DPP PAN segera menindak
tegas mereka-mereka yang melenceng dari kebijakan DPP PAN.

Seratusan warga PAN Depok itu menamakan diri Komunike Warga PAN Se-Kodya
Depok, mendatangi kantor DPP PAN sejak pukul 15.30 WIB. Mereka juga
menggelar spanduk. Dan baru pada pukul 19.30 WIB, salah seorang fungsionaris
DPP PAN, Ketua Pembinaan PAN Wilayah Jawa Barat, AM Lutfie menemui delegasi
warga PAN Depok yang dipimpin oleh M.Hasbullah. Hasbullah adalah Wakil Ketua
DPD PAN Kodya Depok.

Menurut M.Hasbullah , kedatangan mereka itu adalah untuk meminta kejelasan
sikap dari DPP PAN atas tindakan 8 orang fungsionaris PAN Kodya Depok, yang
telah bertindak dengan kebijakan pribadi, tanpa mematuhi AD ART yang ada.
"Ke-8 orang itu telah bertindak secara kolutif dan tidak amanah,"kata
Hasbullah.

Ke-8 orang yang disebutkan kurang amanah oleh Hasbullah itu adalah Yus
Rusdi, Ir.Irwan Nasution, Ibrahim Kadir, Ronni Junaedi, Busri Sjahrir,
Sugeng Slamet, Haryono , Amiruddin Yusuf, Bambang Slamet Riadi dan Sukardi.
"Mereka telah membuat warga PAN di Depok resah,"kata Hasbullah.

Dan akibat aksi warga PAN Depok ini, jalanan di Ampera Raya, sempat
tersendat. Para pemakai jalan ingin melihat apa yang terjadi di kantor DPP
partai yang dimotori oleh Amien Rais itu.


Hak Cipta � detikcom Digital Life 1999









______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!






Kirim email ke