Nah benar kan.........
-----Original Message-----
From: MarketAd <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>;
[EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]
<[EMAIL PROTECTED]>
Date: Saturday, June 19, 1999 1:37 PM
Subject: [Kuli Tinta] RALAT -- Re: Email Bp. Daniel
Dengan hormat,
mengenai informasi dari kami mengenai surat pembaca yang dikirim
melalui email, ternyata saat ini hal tersebut tidak dapat dilakukan.
Jadi mohon email kami yang terdahulu dianggap tidak ada. Apabila ingin
mengirim surat pembaca, mohon melalui fax atau surat biasa disertai
dengan fotocopy KTP. Terima kasih.
Salam,
MarketAd
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
http://www.kompas.com
For Reliable & Accurate News in the Internet
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
-----Original Message-----
From: MarketAd <[EMAIL PROTECTED]>
To: Daniel H.T. <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 18 Juni 1999 7:27
Subject: Re: Email Bp. Daniel
Yth Bp. Daniel,
mengenai pengiriman surat pembaca melalui email, hal ini bisa
dilakukan (dan sudah cukup banyak yang melakukannya), tetapi identitas
diri (KTP) tetap harus disertakan, dengan cara di-scan dan kemudian
file-nya di attach pada email.
Salam,
MarketAd
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
http://www.kompas.com
For Reliable & Accurate News in the Internet
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
-----Original Message-----
From: Daniel H.T. <[EMAIL PROTECTED]>
To: MarketAd <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 17 Juni 1999 10:53
Subject: Re: Email Bp. Daniel
>Lega rasanya, sebab akhirnya "suara" saya didengar dan direspon
Kompas.
>Ternyata di milis ini memang ada orang Kompas (?).
>
>Rasanya manusiawi 'kan kalau kita berbicara pada orang lain, tetapi
>terus-menerus dicuekin, lantas kita merasa jengkel?
>
>Respon dari Kompas ini sedikit-banyak menetralkan rasa jengkel saya
kepada
>Kompas. Mungkin memang ada salah paham di sini. Tapi, setidaknya
kami,
>sebagai pembaca Kompas, akan merasa senang kalau merasa ada semacam
>keperdulian Kompas terhadap kami. Tidak sebatas hanya "hubungan
formal yang
>kaku": Kompas sebagai penyampai berita, kami sebagai pembacanya.
Titik.
>Kalau begitu, lebih baik -- khusus Kompas On-Line -- jangan memberi
alamat
>e-mailnya. Daripada kita cape2 bikin e-mail, nggak dianggap.
>
>Sehingga apa yg ingin kami ketahui, seperti tidak berfungsinya link
>"mencari berita" saja -- ketika ditanya berkali-kali ke Kompas nggak
>dijawab secuil pun. Pdhal kan mungkin hanya perlu waktu 1-2 menit
untuk
>menjawabnya. Misalnya: "untuk sementara belum berfungsi." Selesai.
>
>Dari sisi kami (pembaca), tentu juga harus maklum dan tahu diri,
bahwa
>orang2 seperti di media Kompas tentu sangat sibuk. Sehingga kami
jangan
>terlalu "macam2" dengan tetek-bengek. Tetapi dalam batas2 tertentu,
kami
>tentu akan merasa lebih dekat di hati kalau ada sedikit waktu yang
>diluangkan untuk sekedar "bercakap-cakap" dng kami. Hal ini bisa
>meningkatkan rasa "setia" kami kepada media yg bersangkutan.
Mudah2-an bisa
>ditangkap maksud saya ini.
>
>Kalau boleh saya tahu juga, mengapa Kompas tdk menerima surat
>pembaca/artikel yg dikirim via e-mail? Bukankah untuk mengirim e-mail
ybs
>harus mengetahui password-nya. Sehingga ini bisa sbg pengganti f.c.
KTP.
>Bukankah juga f.c. KTP bisa disalahgunakan org lain u/ mengirim surat
>pembaca atas nama ybs. Jadi tingkat penyalahgunaannya hampir sama.
>
>Saya sudah bergabung dng milis ini beberapa bulan lamanya. Tapi saya
belum
>terlalu yakin, apakah milis ini memang milis yang diadakan oleh para
>wartawan di Indonesia? Dari namanya (Kuli-Tinta) memang arahnya ke
sana.
>Apakah di milis ini banyak berkumpul para wartawan dari berbagai
media?
>Senang rasanya kalau memang iya. Kita bisa berdiskusi dengan rekan2
>wartawan dari berbagai "isme" media.
>
>Siapa tahu kalau ada informasi penting, kami juga bisa menyampaikan
kepada
>rekan2 wartawan di milis ini untuk diinvestigasi dan dijadikan
berita?
>
>Ada yg mau jawab?
>
>
>
>At 11:49 17/06/99 +0700, "MarketAd" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>> Yth Bp. Daniel, terima kasih atas email Anda dan masukan Anda.
Mohon
>>maaf, karena email Anda belum dapat terjawab, karena banyak sekali
email
>>yang masuk ke Kompas, jadi keterlambatan menjawab dapat terjadi.
>>Kemungkinan lain adalah masalah teknis yang dapat menyebabkan kami
tidak
>>dapat menerima email. Semoga dimasa mendatang kami dapat memberikan
respon
>>yang lebih cepat untuk email-email yang masuk ke Kompas. Untuk
>>pertanyaan Anda mengenai link mencari berita, untuk saat ini
pembaca hanya
>>dapat mencari berita Kompas di internet dengan jangka waktu satu
minggu
>>kebelakang. Apabila Anda sangat membutuhkan berita yang lain, Anda
dapat
>>langsung berlangganan berita di Kompas atau datang ke Pusat
Informasi
>>Kompas di Gedung Unit II Lt. 4, Jl. Palmerah Selatan 22, Jakarta
>>(Senin-Jumat pk.8.30-15.00). Tel. 5347710 / 20 / 30. Semoga
penjelasan
>>ini dapat memuaskan Anda. Terima kasih. Salam, MarketAd
>> http://www.kompas.com
>>& Accurate News in the Internet
>
>Daniel H.T.
>
>
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!