Yah ...... jadi kesimpulannya adalah :
* Itulah mereka yang sedang kebakaran jenggot.
* Itulah yang dinamakan Rekayasa
* Itulah gaya & lakon Orba
* Itulah yang namanya tidak demokrat
* Itulah yang disebut iri
* Itulah usaha mereka untuk memberi pertanggung-jawaban kegagalannya
pada partai & massanya..........naaaa loh !!.
* ........apalagi yah..........
-----Original Message-----
From: bRidWaN [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Friday, June 18, 1999 11:21 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [Kuli Tinta] Seandainya [was] Re: [Kuli Tinta]
Megawati
hehehehhee.....i like this joke....:))
Banyak yang baru tahu bahwa ternyata Megawati itu wanita.
Banyak yang baru tahu ternyata Megawati itu Ketua PDI-P.
Banyak yang baru tahu ternyata PDI-P itu mendapat tempat
dan simpati dari rakyat.
Kemana saja gerangan orang-orang tsb selama ini ?
Salam,
bRidWaN
At 07:39 AM 6/18/99 +0700, wrote:
>
>Seandainya Megawati dengan latar belakang sejarah pertentangannya
>dengan Orba adalah laki-laki maka argumentasi yang dikemukakan
adalah
>anaknya Soekarno.
>
>Seandainya Megawati laki-laki dan bukan anaknya Soekarno maka
>argumentasinya adalah suka tidur siang.
>
>Silahkan meneruskan ........., pokoknya harus ada argumentasi untuk
>menolak.
>
>
>��
>
>
>-----Original Message-----
>From: Yap C.Young <[EMAIL PROTECTED]>
>
>Saya teringat dia ketika "kasus" Megawati mencuat. Dia dicalonkan
>Presiden
>oleh PDI-P jauh sebelum Pemilu. Waktu kampanye semua tahu itu, dan
>tidak ada
>yang protes. Ternyata setelah menang, digugat statusnya sebagai
>wanita.
>Padahal sejak lahir semua tahu Mega itu wanita. Apa harus operasi
>kelamin???
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!