Namanya bagus, Gigih Nusantara !

Tetapi blingsatan saat diserang posting-postingnya yang anti demokrasi
itu. Sekali lagi, ini suara pribadi saya. Nggak boleh ? Anda benar-benar
orang yang anti demokrasi dan sok reformis !


GIGIH NUSANTARA wrote:
> 
> Sebuah harian, lengkap dengan namanya, dan di kolom organisasi menyebut
> Jawa Pos Grup, melakukan posting-posting yang saya nilai tak pas untuk
> sebuah lembaga pers non-partisan. Apakah Jawa Pos memang sudah
> memposisikan kebijakan politiknya seperti berbagai posting dari HARIAN
> STANDARD GLODOK ? Dan inikah SUARA RESMINYA?
> 
> Mohon jawaban.
> 
> GIGIH
> 
> --- Harian Glodok Standard <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Kembali ke komunike Paso ?
> > Kembali ke kelompok Ciganjur ?
> >
> > Faedahnya untuk rakyat apa ?
> > Daripada jadi Penguasa, terobsesi menjadi penguasa,
> > dan akhirnya jadi
> > dzalim. Kenapa tidak bercita-cita menjadi oposisi
> > saja.
> > Sadarilah.
> >
> > Selama 54 tahun kita dipecundangi oleh state.
> > Kita ? Ya. Kita society. Masyarakat. Rakyat.
> > Mau dipencundangi lagi ?
> >
> > Moh !
> > Persetan dengan Presiden siapapun !
> > Yang penting jadi oposisi.
> > Ini sikapku. Mana sikapmu ?
> >
> >
> >
> >
> > bRidWaN wrote:
> > >
> > > Dear Rekan,
> > >
> > > Saya tidak menuduh adanya suatu Rekayasa,
> > > tetapi saya melihat adanya kemungkinan ini.
> > >
> > > Penggalangan opini publik yang dilakukan oleh
> > > sekelompok pihak tentang calon Presiden telah
> > > sampai pada objective-nya ; dimana telah terbentuk
> > > dengan sukses 2 kelompok pendukung calon Presiden
> > ;
> > > Kelompok Megawati dan kelompok Non-Megawati, dalam
> > > hal ini direpresentasikan oleh Habibie.
> > >
> > > Banyak orang yang mengeluarkan pendapatnya,
> > terutama
> > > dalam hal perdebatan dikaitkan dengan 'agama'.
> > > Hal kelihatannya tidak disadari oleh rekan-rekan
> > > yang asyik menggulir berita mengenai Megawati,
> > > dengan melupakan prioritas untuk menghadang laju
> > > kelompok pro-status quo. Komunike PDI-P, PKB dan
> > PAN
> > > telah berhasil dipecah dengan issue Agama.
> > >
> > > Padahal dengan segala kebesarannya, masih ada
> > kemungkinan
> > > bagi pihak Koalisi untuk mencari jalan keluarnya,
> > > khususnya mengenai strategi pencalonan Presiden
> > serta
> > > pembentukan Pemerintahan yang baru dan bersih.
> > >
> > > Kini issue Agama telah sukses melebar, dan slogan
> > tentang
> > > calon Presiden yang beragama Islam, Laki-Laki, dll
> > > telah terpatri dalam benak hati sebahagian
> > masyarakat.
> > >
> > > Hal ini akan menyulitkan wakil Rakyat di-MPR dalam
> > > memilih calon Presiden, karena bila memilih
> > Megawati,
> > > ada kemungkinan akan dianggap anti Islam.
> > >
> > > Nah, siapakah pilihan lainnya ?
> > > Jawabannya telah kelihatan saat ini, yaitu :
> > HABIBIE.
> > >
> > > Kecuali bila pihak PAN bersama PKB dan PDI-P mau
> > > untuk kembali kepada Komunike Paso tentang
> > Koalisi,
> > > dan memikirkan langkah baru menjelang SU-MPR.
> > >
> > > Salam,
> > > bRidWaN
> > >
> > >
> >
> ______________________________________________________________________
> > > To subscribe, email:
> > [EMAIL PROTECTED]
> > > To unsubscribe, e-mail:
> > [EMAIL PROTECTED]
> > >
> > > Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> >
> >
> ______________________________________________________________________
> > To subscribe, email:
> > [EMAIL PROTECTED]
> > To unsubscribe, e-mail:
> > [EMAIL PROTECTED]
> >
> > Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> 
> _________________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com
> 
> ______________________________________________________________________
> To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!

______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!






Kirim email ke