From: Yap C.Young <[EMAIL PROTECTED]> To: [EMAIL PROTECTED] Subject: Hamzah Haz : Kasihan bener Date: Sun, 20 Jun 1999 17:25:53 JAVT Membaca Mandiri-on line hari ini tentang hasil pertemuan Hamzah Haz dengan Stanley Fischer, saya prihatin pada dilema yang dialaminya tentang sikap koalisinya PPP. Mau koalisi dengan PDIP, yang dianggapnya pantas karena memenangkan Pemilu, dia terkendala fatwa ulama, yang menyatakan bahwa Capres PPP adalah PUTRA Indonesia terbaik beragama Islam. Sedangkan PDIP Capresnya wanita. Mau koalisi dengan Golkar, dia nggak tahan, karena Golkar adalah Partai yang dihujat terus menerus. Benar juga, bahkan pak Hartoyo Wignyowijoto secara gurau main plesetan kepada Fadel Mohammad. Bukannya menyebut Golkar Baru, melainkan Golkar Bau. Dan Fadel pun tersipu merah muka. Yang tidak dia katakan adalah, kalau jadi oposisi kok sayang, tidak menikmati lagi kenyamanan jadi menteri. Terlepas dari situasi terakhir ini, saya melihat PPP adalah Partai yang patut dikasihani, patut mendapat simpati. Dijajaran Partai Orba setelah perginya barisan PDIP dari Senayan, praktis PPP menjadi single fighter. Pada PPP lah ketika itu kita menggantungkan harapan untuk memfilter kezaliman Orba, sehingga diantaranya memunculkan bintang Khofifah Indar Parawansa. Juga PPP cukup alot untuk tidak menyerah begitu saja pada dominasi mayoritas Golkar yang dipimpin dalang Harmoko dalam meloloskan UU Politik, termasuk UU Pemilu yang sangat memberi keleluasaan Golkar exist dikancah politik kita dengan Bilangan Pembagi Pemilu yang sakti itu dan jumlah utusan daerah yang sama bagi setiap Propinsi? Sekarang PPP dalam kesulitan. Dapatkah kita tidak sekedar berbagi rasa? Dapatkah kita melunakkan hati Uztadz Alawi Mohammad (Sampang)untuk membuat keputusan penting dalam memenangkan barisan reformasi, tanpa mengurangi kualitas keimanan ummat? Sehingga PPP dapat bergabung kebarisan reformasi bersama PAN-PDIP dan PKB? Kalau sesuatunya tidak dapat diubah, maka hanya menjadi oposisi murnilah posisi terhormat PPP. >From: "Martin Manurung" <[EMAIL PROTECTED]> >Date: Tue, 29 Jun 1999 23:15:10 +0700 > del. If you could possibly send it >back to our mailing list, so we could read it again. I'm sorry for this >inconvinience. > >Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin> > ______________________________________________________ Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com ______________________________________________________________________ To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED] To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
