Kepada Netters Yang Terhormat,
Saya mencoba untuk menjelaskan semua ini, tapi semua ini hanyalah pendapat
pribadi saya saja dan mohon maaf kalau ada yang tidak berkenan atau tidak
benar, yang terpenting dari semua ini adalah kita harus berpikiran dewasa
(jernih, objektif, rasional dan tidak emosional, saya yakin pada Teman2 yg
di milis ini seperti dugaan saya), jadi ringkas kata, kita jangan dulu
terpengaruh oleh berita2 sebelumnya, karna itu akan mempengaruhi penilaian
kita terhadap suatu masalah :
Saya sebagai umat Kristian mengutuk keras pemaksaan pindah agama apalagi
disertai dgn perkosaan, itu jelas2 melanggar kaidah/hukum/norma Agama Yg
Benar (kecuali Agama yg sesat, seperti Gereja Setan Di Menado ? modus
operasinya di tujukan ke umat Kristen), tapi semua ini harus kita hubungkan
kembali ke kejadian belakangan ini, dimana2 ada provokator yg sengaja
dididik/disusupkan/dibayar utk supaya negara ini kacau atau hancur sama
sekali utk tujuan politik tertentu, dan Isu yg paling mudah dan hebat adalah
S.A.R.A. (terutama : Agama dan Suku). Agama sengaja dijadikan alat terutama
di daerah yang satu agamanya dominan (mayoritas) lebih2 lagi dimana umatnya
taat beragama, seperti Timor, Aceh, Menado, Padang dst, bisa juga penganut
agamanya berimbang seperti Ambon (ini akan lebih hancur/berdarah daripada yg
penganutnya minoritas, tapi yg minoritas akan menyulut ke daerah lainnya yg
sama agama tapi mayoritas dgn catatan bila tdk cepat di antisipasi oleh
tokoh2 dan yg ikut bisa meredamnya adalah pola pikir umat di daerah lain).
Suku juga sebagai alat yg mudah utk membuat kekacauan seperti di Ambon,
Sambas dll. Saya juga ada beberapa pertanyaan/tanggapan yg ditujukan kpd
sesama teman2 di milis ini, yg mana ini berhubungan dengan berita di
Republika :
- Apakah benar Lia itu beragama Kristen ? (kalau hanya berjibab semua orang
bisa, apalagi si provokator, tdk akan merasa berdosa yg penting material +ACE-)
Contoh : Peristiwa Ketapang, di mana provokatornya tertangkap dan di KTP nya
tertulis agama Kristen, tapi sewaktu ditanyai namanya tidak cocok sama
sekali dgn nama di KTP (KTP-kan paling mudah di urus, siapa saja kalau mau
bisa punya puluhan KTP apalagi yg ngurusnya orang pemerintahan sendiri),
selidik punya selidik ia bukan orang Kristen.
- Soal berita di Republika, kita semuakan tahu Pers itu seharusnya netral
dalam pemberitaannya, tapi kenyataannya Pers2 ada yg cenderung memihak ke
+ACI-Anu+ACI-, mungkin di Pers itu ada modal, relasi, saudara, KKN, hubungan batin
dst, jadi bukan hanya di Republika saja, dan di luar negeri juga terjadi hal
semacam ini, atau mungkin juga si Wartawan subjektif, atau informasi yg
didapat dr nara sumbernya memang lain dari kenyataan ini semua mungkin
terjadi (mungkin wartawan mau buru2 kejar berita, atau Penerbit mau buru2
menerbitkan biar jangan ke duluan oleh Penerbit lain), jadi singkatnya semua
kemungkinan bisa terjadi, apakah itu disengaja atau tidak.
- Kalau kejadian ini bena2r terjadi, seperti yg telah saya terangkan di atas
saya sangat mengutuk cara tsb, sangat tidak sesuai dgn Norma/Hukum Agama Yg
Benar, dan setuju sekali Si Pelaku harus dihukum sepantasnya, tapi kembali
ke semua itu kita seharusnya menyalahkan personal atau kelompok tsb
(personalnya +ACE-, bukankah semua Agama Yg Benar pasti mengajarkan Yg Benar
?+ACE-), jadi tidak menyalahkan keseluruhannya (umpama agama Kristen). Seperti
kejadian di beberapa tempat yg menyudut agama Islam, atau juga memang
kejadian sebenarnya (di mana agama Kristen di lecehkan dsb), saya pribadi
tidak akan pernah membenci umat atau agama tersebut, karena itu hanya
dilakukan segelintir orang saja, kebanyakan teman saya juga Muslim (banyak
umat Islam yg benar2 taat dan beriman, hanya segelintir orang yg berlaku
semacam itu, itu juga mungkin berkat +ACI-kerja keras+ACI- Si Provokator +ACE-).
Saya rasa sampai disini dulu pandangan/pendapat saya mengenai berita ini, yg
terpenting di milis ini kita semua bisa bertukar pikiran secara positif dan
mengeluarkan pendapat yg membangun, siapa lagi kalau bukan orang2 seperti
kita (kita2 kok jadi sombong ya...boleh dooong...) yg bisa membantu sedikit
meredam kecurigaan antar kita berlainan agama tapi satu Bangsa Indonesia.
Note : Maaf- mungkin isi surat saya ini agak terlalu panjang dan bertele2
Hormat,
-----+U59Zy5D1TvY------
+W8RO9oAF-: Chandra Adenan +ADw-gitarany+AEA-bdg.centrin.net.id+AD4-
+ZTZO9oAF-: Kuli Tinta +ADw-kuli-tinta+AEA-indoglobal.com+AD4-
+ZeVnHw-: 1999+XnQ-7+Zwg-3+ZeU- AM 08:38
+Tjtl6A-: +AFs-Kuli Tinta+AF0- Berita di Republika
+AD4-Semula aku tidak mempercayai berita posting dibawah ini, tapi setelah aku
+AD4-cek di URL republika : http://www.republika.co.id/9907/02/18002.htm
ternyata
+AD4-republika memang memuat berita ini.
+AD4-Sebagai koran besar aku percaya Republika tidak akan gegabah dan kalau
+AD4-berita ini memang benar, terus terang aku mau bilang bahwa aparat harus
+AD4-menyelesaikannya secara tuntas dan Republika harus memberitakannya sampai
+AD4-kasusnya benar-2 selesai, agar rakyat (hususnya pembaca muslim Republika)
+AD4-mendapatkan informasi tentang tindakan pemerintah secara transparan, kalau
+AD4-tidak aku rasa ini akan menjadi bencana baru . Bayangkan kondisi Indonesia
+AD4-pada saat ini begitu rawannya apa lagi isu antar-agama, kok ada orang-2
+AD4-biadab seperti ini sih.
+AD4-Aku tidak percaya ini dilakukan oleh ummat nasrani sesungguhnya, aku yakin
+AD4-mereka pasti punya misi lain dibelakang perbuatan itu..., ada apa ini...?
+AD4-
+AD4-Tengku Chandra Hassan Adenan Al Dabo.
+AD4-
+AD4------ Original Message -----
+AD4-From: +ADw-hasanrs+AEA-iname.com+AD4-
+AD4-To: +ADw-is-lam+AEA-isnet.org+AD4-
+AD4-Cc:
+AD4APA-Mail2news-19990702-soc.culture.indonesia?.culture.indonesia+AEA-anon.lcs.mit.e
d
+AD4-u+AD4AOw-
++ADw-soc.culture.indonesia?.culture.malaysia+AEA-newsgw.rrze.uni-erlangen.de+AD4-
+AD4-Sent: Friday, July 02, 1999 7:37 PM
+AD4-Subject: +AFs-is-lam+AF0- AWAS KRISTENISASI DENGAN PERKOSAAN+ACE-
+AD4-
+AD4-
+AD4APg- Setelah melakukan Kristenisasi dengan GERMIL (Gerakan Hamilisasi) dengan
+AD4-menghamili anak gadis Muslim dan memberi ultimatum mereka untuk masuk
+AD4-Kristen atau PISAH serta Kawin Antar Agama (Juga dgn ultimatum serupa jika
+AD4-si istri melahirkan), nampaknya Gereja mengembangkan cara baru untuk
menarik
+AD4-orang ke dalam agama Kristen, yaitu dgn menculik dan memperkosa anak gadis
+AD4-Muslim.
+AD4APg-
+AD4APg- Satu kasusnya telah sampai di Pengadilan di Padang. Berikut beritanya
dari
+AD4-Dialog Jum'at Republika tanggal 2 Juli 1999 (Di Kompas berita ini takkan
+AD4-ada):
+AD4APg-
+AD4APg- Subject: KISAH FAKTA KRISTENISASI BIADAB ADA DIMINANGKABAU
+AD4APg- From: zUlFaN K+AEA-iname.com
+AD4APg-
+AD4APg- Click Here+ACE-
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- 02 Jul 1999
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- Kisah: Pemurtadan itu Ada di Minangkabau
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- Di Minangkabau ada postulat, Adat Basandi Syara', Syara' Basandi
+AD4-Kitabullah yang menunjukkan betapa Islam menjadi hal yang menyatu dalam
+AD4-kehidupan adat orang Awak. Karena itu, hampir tak terdengar bila orang Awak
+AD4-memeluk agama lain. Namun, postulat itu tak lagi jadi jaminan. Pasalnya,
+AD4-lewat misi yang tergolong rahasia, tercatat 500 orang Minang dipindahkan ke
+AD4-agama lain, Kristen.
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- Salah satu di antaranya adalah Wawah, panggilan akrab Khairiah Enniswati
+AD4-(17). Gadis manis yang berjilbab ini diculik, diperkosa, dan dipaksa keluar
+AD4-dari agamanya lewat misi rahasia yang dijalankan sekelompok orang dari
+AD4-kalangan Kristen. Saat peristiwa yang kemudian mengguncang masyarakat
Minang
+AD4-itu terjadi, Wawah tercatat sebagai pelajar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN)
+AD4-2, Gunung Pangilun, Padang. Setelah setahun mengendap, tanpa proses hukum,
+AD4-Mei 1999 lalu kasus ini mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Padang. Umat
+AD4-Islam, khususnya pelajar dan mahasiswa Muslim di kota ini pun turun ke
+AD4-jalan. Gelombang unjuk rasa kemudian mengiringi persidangan kasus ini,
+AD4-hingga kini.
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- Awal Malapetaka
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- Peristiwa mengenaskan itu berawal pada Maret 1998. Wawah yang asal
+AD4-Sumatera Utara itu, kost bersama kakaknya, Wardah, mahasiswi IAIN Imam
+AD4-Bonjol, Padang. Kedua orangtua mereka, tinggal dan bekerja di Bengkulu
+AD4-sebagai dosen. Sebenarnya, sang paman tinggal di Balaibaru, Padang, tak
jauh
+AD4-dari kampus IAIN. Namun, dengan alasan belajar mandiri, keduanya tak
tinggal
+AD4-bersama keluarga sang paman.
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- Suatu hari pada Maret 1998 itu, Wawah yang biasa bersekolah menggunakan
+AD4-angkutan kota (angkot) berkenalan dengan seorang gadis berjilbab, Lia
+AD4-namanya. Orangnya manis, semanis Wawah. Ramahnya bukan main. Esoknya, Lia
+AD4-bertemu lagi degan Wawah di atas angkot jurusan yang sama. Hari-hari
+AD4-berikutnya mereka sering terus bertemu. Keakraban terjalin sudah, maklum
+AD4-sama-sama gadis berjilbab.
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- Ternyata Lia musang berbulu ayam. Ia penganut Kristen Protestan. Ini
+AD4-diketahui setelah pada suatu hari Lia datang ke rumah kost Wawah. Saat itu,
+AD4-kakaknya, Wardah sedang pergi kuliah ke IAIN. Di sanalah Lia bercerita
bahwa
+AD4-ia penganut Kristen Protestan. Ia kemudian bercerita betapa indahnya
+AD4-berkelana dalam dunia Protestan. Tak hanya itu, ia juga berkisah tentang
+AD4-dunia seks yang bagi Wawah teramat tabu. Bulu kuduknya merinding. Ia lalu
+AD4-mengajak Wawah pindah agama. Kontan saja Wawah menolak. Sejak itu mereka
tak
+AD4-pernah bertemu lagi. Wawah mengunci mulutnya. Ia tidak memberi tahu siapa
+AD4-pun, termasuk kakaknya. Ia takut, teramat takut.
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- Pemurtadan
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- Beberapa bulan kemudian Lia datang lagi. Lagi-lagi, saat itu Wardah
sedang
+AD4-tidak di rumah. Kali ini ia tak lagi bercerita soal agama, melainkan
tentang
+AD4-hal-hal yang indah dan menarik. Ia ajak Wawah berkeliling kota. Wawah
+AD4-enggan, tapi entah setan mana yang berhasil membuatnya patuh. Mereka berdua
+AD4-menghabiskan waktu berkeliling kota Padang. Usai berkeliling kota, Wawah
+AD4-diajak ke suatu tempat. Itulah Gereja Protesten, di Jl Bagindo Aziz Chan,
+AD4-Padang. Di sini, seperti dituturkan paman Wawah, Abu Samah, Wawah sudah
+AD4-ditunggu puluhan jemaah dan Pendeta Willy.
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- Singkat cerita, Wawah dipaksa membuka jilbab, dipaksa menuju altar. Lalu
+AD4-dipaksa masuk Kristen, kendati gadis ini menangis dan meronta. Bagi Wawah,
+AD4-tidak pernah terbayangkan, bahkan dalam mimpi pun akan dipaksa mengakui
+AD4-Tuhan selain Allah SWT.
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- Pemaksaan pertama selesai. Kini, Wawah diserahkan kepada Salmon, seorang
+AD4-jemaat gereja yang bekerja di PDAM Padang. Wawah dititipkan di rumahnya di
+AD4-kawasan Telukbayur, Padang. Di situ ada Lisa Zuriana, istri Salmon. Lisa
+AD4-adalah warga Tangah Sawah, Bukittinggi, asli Minangkabau yang kini memeluk
+AD4-Kristen. Ia bendahara Persatuan Kristen Protestan Sumatera Barat (PKPSB).
+AD4-Organisasi ini menaungi sekitar 500 orang Minang yang sudah dikristenkan
+AD4-sejak lima tahun terakhir. Sebanyak 93 orang di antaranya berdomisili di
+AD4-Sumbar, sisanya di rantau. Angka 500 itu, belum termasuk yang sudah
+AD4-dikristenkan sejak 10 atau 15 tahun belakangan. Organisasi ini ketuanya,
+AD4-Yanuardi Koto, orang Lubukbasung, Agam, asli Minang.
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- Sejak tinggal bersama keluarga Salmon, Wawah didikte dengan ajaran-ajaran
+AD4-Kristen. Selama satu bulan, Wawah dipingit. Kemudian ketika suasana sudah
+AD4-agak tenang, Wawah diajak makan-makan ke restoran dan tempat-tempat wisata.
+AD4-Anehnya, kenapa Wawah tidak berontak? Ternyata, Salmon mengancam Wawah akan
+AD4-menghabisi keluarganya jika melaporkan keadaan dirinya.
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- Juga, kenapa harus disekap di rumah Salmon? Salmon, pegawai PDAM Padang,
+AD4-sering ke Gunung Pangilun, sebab di sana ada bak penampung air PDAM untuk
+AD4-kebutuhan warga kota. Untuk sampai ke bak air itu, Salmon pasti melewati
MAN
+AD4-2 Gunung Pangilun, sebab jalan ke situ ada di sisi sekolah. Berat dugaan,
+AD4-Salmon lah yang membidik Wawah sejak awal, kemudian ia bekerjasama dengan
+AD4-Lia. Setelah berhasil Wawah diserahkan pada Salmon.
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- Diperkosa
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- Suatu ketika, Salmon ditinggal sendirian oleh istrinya. Setan pun
merasuki
+AD4-jiwa Salmon yang kemudian memaksa Wawah memenuhi nafsu bejatnya. Di bawah
+AD4-ancaman, Wawah diperkosa. Salmon tak mempedulikan air mata Wawah yang
+AD4-bercucuran. Dua kali ia lakukan hal itu.
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- Akibat semua itu, Wawah pucat pasi. Hari demi hari ia lesu dan
menerawang.
+AD4-Sementara keluarganya di Padang sudah melaporkan ke polisi bahwa anaknya
+AD4-hilang.
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- Oleh Salmon, atas anjuran gereja, Wawah diganti nama dengan Indah Fitria.
+AD4-Kemudian dengan memakai ijazah palsu dari SMP 4 Muaro Bungo, Jambi, ia
+AD4-disekolahkan ke SMU Kalam Kudus, milik Yayasan Prayoga, Padang.
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- Keberadaan Wawah di sana diawasi oleh Lisa sepanjang hari. Tapi, suatu
+AD4-hari, Wawah terlihat teman-temannya dari MAN 2. Hal itu segera dilaporkan
+AD4-kepada pamannya, Abu Samah. Sang paman segera memeriksa keberadaan Wawah,
+AD4-namun pihak sekolah berhasil mengelak dengan menyebut tak ada siswi yang
+AD4-bernama Khairiah Enniswati. Abu Samah pulang dengan langkah kecewa. Karena
+AD4-keberadaan Wawah sudah tercium keluarganya, ia pun dipindahkan ke sebuah
+AD4-sekolah Kristen, di Malang, Jawa Timur.
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- Terbongkar
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- Namun, polisi sudah terlanjur tahu. Robert, Kepala SMU Kalam Kudus yang
+AD4-melakoni semua itu diperiksa polisi. Ia mengaku dan polisi kemudian
+AD4-menjemput Wawah ke Jawa Timur serta membawanya pulang ke Padang. Sesampai
di
+AD4-Padang, tangis dan pekik histeris telah menunggu. Wawah berurai air mata
tak
+AD4-henti-hentinya. Kemudian ayahnya yang dosen IAIN di Bengkulu membawa anak
+AD4-kesayangannya itu ke Bengkulu. Di sini ia diislamkan kembali. Sejak itu,
+AD4-Wawah menyendiri, ia hanya beribadah mendekatkan diri kepada Tuhan, Allah
+AD4-SWT.
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- Karena Wawah sudah sampai di Padang, kasusnya pun diproses polisi.
Menurut
+AD4-sumber Republika, kasus Wawah diintervensi oleh oknum pejabat di Polda
+AD4-Sumbar yang kebetulan jemaat Protestan. Maka diamlah kasusnya
berbulan-bulan
+AD4-lamanya, bagai lenyap ditelan bumi.
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- Suatu hari di tahun silam, Kapolda Sumbar (waktu itu) Kol (Pol) Boedi R
+AD4-Koestono, mengadakan pertemuan dengan tokoh agama se-kota Padang. Saat
+AD4-itulah, Ir Nasrun, seorang dosen di sebuah perguruan tinggi Islam Padang
+AD4-menanyakan perihal kasus Wawah kepada Kapolda. Kapolda kaget dan berjanji
+AD4-akan menuntaskannya.
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- Kasus Wawah pun mulai diperhatikan dengan 'baik'. Kemudian diajukan ke
+AD4-Pengadilan Negeri Padang, dengan dua jerat hukum. Pertama jerat melarikan
+AD4-anak di bawah umur, kedua pemerkosaan. Kasus pemalsuan ijazah tidak
+AD4-disebut-sebut. Lebih tidak disebut-sebut lagi, pemaksaan pindah agama.
+AD4-Itulah sebabnya, muncul kecurigaan, oknum aparat Polda Sumbar campur
tangan.
+AD4-Tapi Kapolda Sumbar, Kol (Pol) Dasrul Lamsuddin membantah kalau anak
buahnya
+AD4-terlibat.
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- Setiap Sabtu kasusnya disidang di PN Padang, sejak Maret lalu. Sidang
+AD4-pertama sampai keenam, tenang-tenang saja. Tapi, setelah memasuki sidang ke
+AD4-tujuh, baru tersangkanya ditahan. Itu pun setelah diberitakan Tabloid
+AD4-(mingguan) Bijak, yang terbit di Padang. Tersangkanya adalah Salmon dan
+AD4-istrinya, Lisa.
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- Sabtu besok, memasuki sidang ke-10. Belum diketahui kapan kasus ini akan
+AD4-diputus majelis hakim yang diketuai Marzuki SH. Sebab, di luar ruang sidang
+AD4-suasana mulai panas. Siswa MAN 2 Padang dan mahasiswa IAIN serta mahasiswa
+AD4-dari PTS/N lainnya sudah melakukan unjuk rasa. Mereka meminta kasus Salmon
+AD4-dibuat terbuka untuk umum dan pelakunya dihukum berat.
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- Dalam kasus Wawah, yang jadi tersangka hanya Salmon dan istrinya. Gereja
+AD4-menyatakan, semua adalah perbuatan Salmon dan menampik keterlibatan gereja.
+AD4-Lia, gadis yang pura-pura berjilbab dan tokoh penjerumus Wawah seharusnya
+AD4-menjadi tersangka pula. Tapi, ia entah di mana kini. Demikian pula Pendeta
+AD4-Willy, juga raib. Menurut pihak gereja, di sana tidak ada pendeta yang
+AD4-namanya Willy. Tapi menurut saksi, Yanuardi Koto, Willy kini sudah berada
di
+AD4-Amerika. Yanuardi Koto, adalah Ketua Persatuan Kristen Protestan Sumatera
+AD4-Barat (PKPSB). Atas semua itu, pihak gereja tutup mulut. Yang pasti, sidang
+AD4-di PN Padang itu, tampaknya jadi bom waktu, yang bisa meledak kapan saja.
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- Persidangan masih berlangsung, namun pada Rabu (24/6) lalu di Mapolda
+AD4-Sumbar berlangsung pertemuan tertutup antara Kapolda Kol (Pol) Dasrul
+AD4-Lamsuddin, keluarga Wawah di Padang dan para ulama, terutama dari MUI (Amir
+AD4-Syarifuddin), DDII (Masoed Abidn), dan Muhammadiyah (Nur Anas Djamil). Para
+AD4-tokoh ulama itu mendesak Kapolda mengusut tuntas kasus pemaksaan pindah
+AD4-agama tersebut. Ulama sangat sedih karena banyaknya orang Minang yang
pindah
+AD4-agama ke Kristen Protestan.
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- Seperti dikatakan para tokoh agama itu, Pemuka agama Islam di Sumbar,
+AD4-sudah menahan diri. Sekaligus, meminta umat Islam untuk tidak bertindak
+AD4-sendiri-sendiri. Kasus Wawah diminta untuk jadi pelajaran, bahwa ada yang
+AD4-hilang dari masyarakat, yaitu keimanan yang kukuh. Bisa jadi ini, karena
+AD4-ulama kian langka di Ranah Minang. Dulu, meski suara Buya HAMKA hanya
+AD4-didengar di radio, namun bila Buya bicara, umat Islam Minang mematuhinya.
+AD4-Kini, sudah berbuih-buih ulama bicara di televisi, di masjid, umat cuek
+AD4-saja. Lalu siapa yang salah?
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- ( Republika )
+AD4APg-
+AD4APg-
+AD4APg- ---------------------------------------------------
+AD4APg- Get free personalized email at http://www.iname.com
+AD4-
+AD4-
+AD4-
+AD4-
+AD4AXwBfAF8AXwBfAF8AXwBfAF8AXwBfAF8AXwBfAF8AXwBfAF8AXwBfAF8AXwBfAF8AXwBfAF8AXwBfAF8AXwBfAF8AXwBfAF8AXwBfAF8AXwBfAF8AXwBfAF8AXwBfAF8AXwBfAF8AXwBfAF8AXwBfAF8AXwBfAF8AXwBfAF8AXwBfAF8AXwBfAF8AXw-
+AD4-To subscribe, email: kuli-tinta-subscribe+AEA-indoglobal.com
+AD4-To unsubscribe, e-mail: kuli-tinta-unsubscribe+AEA-indoglobal.com
+AD4-
+AD4-Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia+ACE-
+AD4-
+AD4-
+AD4-
+AD4-
+AD4-
+AD4-
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!