Ada yang memberitahu bahwa AR memang mempunyai masalah
dengan RI-1 yang dulu, tetapi tidak dengan RI-1 yang
sekarang. Malah diduga agak akrab, kalau tidak mau
dikatakan sangat akrab.
Itulah sebabnya AR terlihat sangat emosionil apabila
berbicara mengenai ex RI-1, sangat emosionil.....
At 04:42 AM 7/22/99 +0700, c= wrote:
>Seingat saya, AR mulai muncul setelah ia dipecat dari Dewan Pakar ICMI.
>Menurut Prof Masri Singarimbun almarhum, AR pernah berbicara kepada
>beliau bahwa RI 1 yang meminta agar AR dikeluarkan.
>-----Original Message-----
>From: Andriecht <[EMAIL PROTECTED]>
>To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
>Date: 21 July 1999 21:03
>Subject: Re: [Kuli Tinta] Amin Rais, Layang-Layang Yang Sedang melayang
>
>
>Salam,
>
>Kita memang mudah mempercayai segala sesuatu yang memang ingin kita
>percayai,.
>
>Yang jelas saya ingat betul ketika semua orang tidak berani menentang Pak
>Harto, Pak AR-lah tokoh vokal pertama yang dengan terang-terangan
>menentangnya,.yang lain masih sembunyi-sembunyi, kemudian latah dan takut
>dibilang tidak reformis, hingga seakan ada gerakan ganti baju,.cari selamat.
>
>Tapi, ah mungkin anda sudah lupa, karena kita memang mudah melupakan hal-hal
>yang memang kita tidak ingin mengingatnya,.
>
>
>-----Original Message-----
>From: Hotman Silalahi <[EMAIL PROTECTED]>
>To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
>Cc: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>;
>[EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>;
>[EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>;
>[EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>; [EMAIL PROTECTED]
><[EMAIL PROTECTED]>; Adiwinoto <[EMAIL PROTECTED]>; Murniati Pasaribu
><[EMAIL PROTECTED]>
>Date: Wednesday, July 21, 1999 12:32 PM
>Subject: [Kuli Tinta] Amin Rais, Layang-Layang Yang Sedang melayang
>
>
>>Saat mahasiswa mulai berduyun-duyun demonstrasi menuntut HMS turun, AR
>>ikut (ikut-ikutan) maju ke depan.
>>Saat Parpol ramai dibentuk, AR ikut (ikut-ikutan) membentuk Parpol dan
>>menjadi pemimpin Parpol.
>>Saat para pemimpin Parpol dicalonkan jadi capres, AR ikut (ikut-ikutan)
>>menjadi capres.
>>Saat para figur dinominasikan menjadi orang nomor satu di negara ini, AR
>>ikut (ikut-ikutan) memproklamirkan diri keinginannya menjadi orang nomor
>>satu di negara ini dengan mengatakan bahwa seorang AR tidak berguna kalau
>>hanya menjadi orang nomor dua.
>>Saat PPP datang bertandang ke kubu GOLKAR (Habibie), AR ikut (ikut-ikutan)
>>menghadap Habibie, yang mengakibatkan keretakan di tubuh PAN dimana Faisal
>>Basri mengancam akan mengundurkan diri.
>>Saat hasil pemilu sudah kelihatan dimana Megawaty dan Habibie calon kuat
>>menjadi presiden RI ke-4, AR ikut (ikut-ikutan) menciptakan peluang
>>menjadi Presiden dengan fraksi reformasi (reformasi-reformasian) di MPR.
>>Saat....
>>Saat....
>>Saat....
>>
>>Suatu saat Layang-layang yang sedang melayang mengikuti kemana angin
>>berhembus akan putus dari benangnya.
______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!