Aaah, sebenarnya mereka itu sedang bersiasat. Seperti AR, dia sengaja
calonkan Gus Dur itu untuk menarik simpati dari partai PKB/Gus Dur (padahal
dia pasti ingat kalau Gus Dur pernah bilang kalau matanya pulih baru dia mau
jadi RI1, ketentuannya sbg RI1 khan harus sehat fisik + rohani), dengan
mencalonkan Gus Dur, AR mencoba untuk mementahkan dukungan Gus Dur kepada
Mega (dan secara psikologi hal ini mungkin mengingat Gus Dur selalu mudah
untuk berubah pendapat, ingat ndak dia dulu bilang "mbak Tutut ini profil
pemimpin masa depan...!" ) selain itu AR ingin menampilkan imej biar
seolah-olah dimata rakyat dia itu humble, gentlemen, tidak berambisi,
padahal semua orang pun tahu kalau dia sedang menggalang kekuatan
partai-partai poros tengah ("istilah AR, padahal mana ada poros dipinggir
....?) demi untuk mendukung dia as RI1.
Suatu threat serta psywar yang AR berikan ini benar-benar sangat jitu untuk
me-mungkretkan jiwa/semangat kekuatan lain sampai-sampai Mega buru-buru
komentar kalau dia nyalonkan AR (walau dia sadar kalau dukungan ini kalau
terus dilanjutkan bakal menggoyahkan posisinya/dukungan kepada dia as PDI-P
one) tapi harus dia lakukan sembari kembali mendekati Gus Dur (ini harus
dilakukan mengingat Gus Dur itu susah ditebak maunya). Selain itu dia ingin
mengerem laju gerakan AR dalam menggalang kekuatan (bukankah dengan menjagoi
AR, justru dia bakal memperoleh simpati dari massa pendukung AR, dan ini
akan menyulitkan AR untuk terus menggalang kekuatan untuk memusuhi dia).
Mega/PDI-P sampai saat ini belum bisa memprediksikan peta kemampuannya, jadi
sebelum tgl:26/7 dia belum akan membuat move yang berarti selain upaya pasif
meredam kegiatan AR dan HBB.
Sebagai rahayat kecil, kita mah ndak usah stress, frustasi melihat kekuasaan
negara ini dimain-mainin. Tenang saja, asal bukan antek ORBA, anti
reformasi, dan orang lama yang akan memenangkan perebutan ini kita tenang
saja. Tapi kalau mereka yang menang + militer ....... barulah kita boleh
stress ............!
Paijo
> ----------
> From: Hudi Darminto
> Subject: RE: [Kuli Tinta] Fraksi Reformasi
>
> Ini yang namanya dagelan politik tingkat kakap.
> Semua menginginkan orang lain jadi RI 1, tapi dihati kecilnya
> menggebu-gebu
> semoga dia sendiri yang akan duduk di singgasana.
>
> > ----------
> > From: ��[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> > Subject: Re: [Kuli Tinta] Fraksi Reformasi
> >
> > Berita SCTV siang ini lebih menarik lagi. Mega mendukung AR untuk
> menjadi
> > Presiden. Horotoyonoh......
> >
> >
> > -----Original Message-----
> > From: Abdur Rahim <[EMAIL PROTECTED]>
> > Subject: Re: [Kuli Tinta] Fraksi Reformasi
> >
> > Udah baca detik.com kan ? Di sana ditulis AR mendukung Gus Dur jadi
> > capres. Jadi peluang AR mengecil. Ada tanggapan ?
> >
> > beDoer
> >
> > On Tue, 20 Jul 1999, Andriecht wrote:
> >
> > > Salam,
> > > Bung Martin sudah dengar adanya Fraksi reformasi tidak?
> > > Fraksi ini merupakan koalisi dari partai-partai Islam, kebetulan tadi
> > pagi
> > > saya mendengar berita wawancaranya di Trijaya,.saya yakin bahwa fraksi
> > ini
> > > tidak akan mendukung habibie dan mega,.pilihannya paling Gus Dur,
> Hamzah
> > haz
> > > dan bung AR.
> > >
> > > Dibanding 2 orang tsb, harapan Pak AR untuk menjadi presiden semakin
> > besar,.
>
______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!