kalo saya lihat PDI-P  masih memiliki dendam lama
sehingga kemenangan ini dijadikan alat untuk balas dendam
padahal rakyat menginginkan suatu pemerintahan yang 
'nyata' bukannya  keluar mulut singa masuk mulut buaya ....tul nggak 


> -----Original Message-----
> From: David Muhammad [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Wednesday, July 28, 1999 12:17 PM
> To:   [EMAIL PROTECTED]
> Subject:      RE: [Kuli Tinta] Teks Pidato Megawati
> 
> 
> ap!, anda betul bung! Seharusnya Mega instropeksi dan menghimbau massanya 
> untuk tidak anarki.
> Lucunya, Mega masih belum mau berhadapan langsung dengan wartawan. 
> Jangankan berdebat, tapi melakukan konferensi pers aja dia nggak berani.
> Lucunya lagi, Pada saat salah seorang reporter TV3 bertanya apabila Mega 
> TIDAK terpilih menjadi Presiden apa yang akan dilakukan PDI-P ?
> Jawaban Mr. Dimyati: PDI-P tidak akan mengerahkan massanya untuk berbuat 
> kekerasan. Nyambung nggak sih..????
> Aaah.... lagi-lagi LUCU.... hi..hi..hi..
> 
> 
> 
> At 10:04 28/07/99 +0700, you wrote:
> >## Dia ngomang-nya 'gak pake teks tapi isi dan bobotnya datar saja dan
> ada
> >hal yang lucu yaitu tentang himbauan mega untuk anti kekerasan, dia lupa
> >bahwa massanya sudah siap dengan aksi kekerasan sejak Juni yang lalu
> yaitu
> >aksi cap jempol darah dan harusnya mega juga menghimbau bahwa cap jempol
> >darah itu bukan cara-cara demokrasi tapi anarki yang make topeng
> >demokrasi.... tuh kan kalo sekalinya ngomong rada ngawur dan tidak up to
> >date lagi alias basi, seharusnya mega menghimbau itu ketika massanya
> sudah
> >mulai gelisah
> 
> 
> ______________________________________________________________________
> If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
> To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
> To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 

______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!







Kirim email ke