Mas Konjen, anda jangan terlalu berlebihan dalam menilai
seseorang..yang wajar-wajar saja lah. Kasihan tuh pundaknya Ibu Mega,
keberatan. Prinsip..tak ada gading yang tak retak berlaku bagi semua
orang atau kelompok, baik beliau, Habiibie, AR, Gus Dur, etc.
Penilaian-penilaian seperti itu cenderung tidak simpatik dan
menimbulkan antipati bagi masyarakat luas bangsa ini.
Pintar-pintarlah PDIP menyalurkan kemenangan & kebanggaannya.
Trim's, Fw.
> -----Original Message-----
> From: Mas Kojen [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Assalamu'alaikum wr .wb
>
> Menyimak pidato Ibu Mega selama delapan puluh menit itu meyakinkan
> kita dan memberi kesan yang menunjukkan kepiawaian dia dalam
> mengelola kepemimpinan bangsa. Pemahaman dia terhadap nuasa politik
> yang berkembang di negeri ini tak bisa dipungkiri lagi bahwa dia
> merupakan pesaing yang tangguh tangguh bagi partai-partai dan
> calon-calon presiden lainnya, semisal Habibie, Gus Dur (calon yang
> diajukan Amien Raies) dan juga Amien Rais sendiri.
>
> Betapa dia mengenal keadaaan sebagian besar rakyat Indonesia.Apa
> yang didambakan dan diharapkan mereka dari PDI Perjuangan dan Ibu
> Mega itu sendiri. Dan dia juga telah mengetengahkan secara lebih
> riel dan gamblang, mudah dicerna, fragmatis sehingga rakyat
> Indonesia kebanyakan dan pendukungnya dengan mudah bisa menerima
> dan membayangkan betapa kesunguhan Ibu Mega untuk menjadi Presiden,
> memimpin negeri ini dan berjuang untuk keluar dari kemelut bangsa
> yang berkepanjangan selama ini. -dipotong---
>
>
>
>
>
>
>
______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!