Mega....... Mega...... kok nggak nyambung terus sich. Itu pidato siapa yang
buat Bu.????
Silahkan makan Mba Mega.......,
Yang Kesel
-----Original Message-----
From: Sam <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Sabtu, 31 Juli 1999 15:23
Subject: Re: [Kuli Tinta] Pidato Politik Megawati di ANTV
Bung Dave,
Anda perlu tahu bahwa tidak ada tanya jawab antara Megawati dengan
wartawan seusai pidato politik tersebut. Saya hanya menyempatkan diri
mendekatinya, dan sambil berjalan ke ruang kerjanya mencecar Mega dengan
pertanyaan soal Timtim. Anda pasti bingung mendengar jawabannya, sama
dengan saya :
Saya : Bu Mega, soal Timtim mohon dijelaskan lagi ?
Mega : Apanya lagi yang ndak jelas, kan tinggal anda baca sendiri di
materi pidato saya.
Saya : Anda mengatakan seolah-oleh Presiden BJ Habibie melecehkan TAP
MPR No.VI Tahun 1978 tentang Timtim menjadi provinsi ke-27. Apa
alasannya ?
Mega : Lho memang melecehkan. Keputusan mengadakan jajak pendapat itu
melanggar Tap itu toh ?
Saya : Tapikan integrasi itu hingga kini belum mendapat pengakuan
internasional ?
Mega : Lho memang apa salahnya ? Yang penting kan Timtim wilayah kita.
Saya : Tapi anda katakan mendukung jajak pendapat ?
Mega : Iya. Terpaksa, gara-gara Habibie sih ....
Saya : Kalau anda jadi Presiden, apa yang anda lakukan pada Timtim ?
Mega : Seperti yang ada di pidato saya. Sudah ya. Mari makan dulu yuk.
Gimana bung Dave ? Anda bingung ndak seperti saya. Dan karena itu
tulisan saya ndak muncul di berita Jawa Pos. Keburu kepotong karenam
digabung dengan berita teman-teman yang lain.
Best Regards,
S a m
[EMAIL PROTECTED] wrote:
>
> Aku hadir disana. Dan aku bertanya pada Megawati soal Timtim dan Aceh
> sesuai rencanaku semula. Jawabannya sungguh membingungkan. Tetapi
> biarlah, Biar aku tulis saja untuk koranku besok.
>
> Tabik
>
> =============
> Bung iwan, kalau boleh tau, jawaban beliau apa ?
> sebab di pidatonya, beliau kayaknya sudah tau pokok permasalahan yang
> terjadi disana...
>
> regards..
>
> = dave =
______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!