On Wed, 4 Aug 1999, Martin Manurung wrote:
> Doer:
> Cahaya menyebar ke segala arah....
> Cahaya hanya merambat menurut garis lurus.
>
> martin:
> Saya hanya menanggapi sedikit. Dua pernyataan anda itu kok agak bertentangan
> ya. Yang saya tahu waktu di SMA dulu (kebetulan saya dari jurusan Fisika),
> cahaya itu gelombang transversal (satu arah menurut garis lurus), bukan
> longitudinal (menyebar ke segala arah). Yang membuatnya "menyebar" adalah
> bidang yang dikenainya itu memantulkan cahaya ke bidang lain yang kemudian
> ditangkap oleh mata. Ini cuma tanggapan sedikit saja. Pesan substansialnya,
> bahwa cahaya adalah kebenaran, dll itu saya sih setuju-setuju saja.
>
Wah nyerah deh gue ama anak fisika. Tapi yg gue maksud menyebar ke segala
arah di sini bukan berarti longitudinal. Yg gue bayangin waktu nulis sih
semacam matahari akan memancarkan sinar ke segenap penjuru gitu (ke
segala arah). Sinarnya sih lurus2 aja.
Eh gelombang longitudinal kalo enggak salah artinya arah rambatan searah
dg arah getaran kan ? Kayak bunyi atau slinki (inget percobaan waktu SMP)
yg digetarkan maju-mundur. Bukan ke atas ke bawah.
beDoer
______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!