>Adakah 'penggemar' milis ini yg aspirasinya (dlm segala hal) berubah
> >setelah membaca imel org lain, kalo ada cerita2 dong.
Ada bung Doer. Saya salah satunya. Saya selalu menyiapkan diri untuk berubah
setiap saat, karena bagi saya, didunia ini yang abadi adalah perubahan itu
sendiri. Kalau nggak siap berubah, ngapain membuang waktu (dan pulsa) untuk
mencermati ini semua. Saya mendapat banyak dari semua peserta, saya
menghormati dan berterima kasih karenanya, dan saya berubah karena itu.
Tidak ada pendapat yang salah, tidak ada pendapat yang sampah. Hanya
keterbatasan visi sayalah yang sering menghambat pengayaan secara optimal
dari semua informasi itu.
Informasi penentangan Anda dan lainnya terhadap Mega, misalnya, saya cermati
dengan tulus, dan itu memberi pengayaan pada visi saya. Saya tidak pernah
fanatik pada orang, agar tetap obyektip. Memang akhirnya filter pribadi juga
yang menentukan.
Bahwa sekarang saya masih terkesan mendukung Mega, karena berdasarkan
keterbatasan saya menyerap data obyektip yang saya peroleh, semuanya masih
sepenuhnya mengarah kesana. Sekalipun begitu saya tidak apriori menentang
yang lain. Lain waktu bisa sebaliknya. Dan sejauh mungkin saya
mengesampingkan interest pribadi waktu menyikapinya, karena bagi saya itu
bukan cuma nggak penting, tetapi bahkan dapat membelenggu.
It depends.
Yap
>From: Abdur Rahim <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: Re: [Kuli Tinta] Golkar baru....!
>Date: Thu, 19 Aug 1999 20:58:23 +0700 (JAVT)
>
>
>On Wed, 18 Aug 1999, [iso-8859-1] �� wrote:
>
> > Oh.. , Om komkom dan Om beDoer itu dari ITB to....?
> >
>Lho bukannya udah jelas dari alamat imelnya ?
>
> > Ah... baru tahu aku... kalau kemarin pura-pura ngak tahu fisika.
> >
>Bukan pura2 mas, kemarin itu tanggapan langsung.
> >
> > Gimana nih Om, mhs ITB sekarang koq mlempem...? Apa karena alumninya
>bisa
> > merambah kemana-mana bahkan diluar bidang engineering. Farid yang di
>BPPN
> > itu malah switch ke Finance. Rizal Ramli juga switch ke ekonomi. Itu kan
> > menunjukkan kehebatan model pendidikan ITB kan Bung? Eh.. Soekarno dan
> > Habibie dulu juga dari ITB.
> >
>Iya nih, maksudnya mlempem itu di bidang engineering atau di bidang
>lainnya ? Kalo di bidang ngocol kan ada gue ama Komkom yg katanya kompak.
>
>Tapi ngeliat kondisi sekarang ada beberapa orientasi mahasiswa di sini lho
>(kayaknya). Pertama yg kerjanya belajar doang, terus kalo udah lulus
>pengennya berkutat di ilmunya atau kerja di perusahaan orang. Ada lagi yg
>kerja'an utamanya ya.. kerja. Kayaknya kalo udah lulus, jiwa bisnisnya
>bakalan lebih berkembang. Terus ada juga yg kerjaannya demo. Kalo udah
>lulus bisa jadi politikus. (Eh bung Komkom, salah enggak nih ?)
>
>Menurutku sih enggak ada yg salah, kalo kemudian mereka bisa memuncaki
>bidang yg digelutinya. Tentu aja ada syaratnya, mereka tdk melupakan
>kewajiban asasinya. Tidak mengkhianati aspirasi rakyat (yg positif) juga
>merupakan kewajiban lho.
>
>Eh tambahan buat bung Gigih, tulisan gue yg dulu tentang cahaya, enggak
>ada hubungannya ama PAN & mbak Mega lho. Cuman gue emang dari dulu enggak
>ngedukung Mega, & katanya orang dewasa sukar berubah ya ? Adakah
>'penggemar' milis ini yg aspirasinya (dlm segala hal) berubah setelah
>membaca imel org lain, kalo ada cerita2 dong.
>
>beDoer
>
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: GIGIH NUSANTARA <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: <[EMAIL PROTECTED]>
> > Cc: <[EMAIL PROTECTED]>
> > Sent: 18 August 1999 10:53
> > Subject: Re: [Kuli Tinta] Golkar baru....!
> >
> >
> > Kalau 'matahari' dengan pancaran sinarnya yang cuma '7 persen', mana
> > bisa disebut menyengat. Terasa pun, tidak.
> >
> > Sikap terlalu percaya diri, tanpa mengukur kekuatan yang sebenarnya,
> > tak cuma membuat terjerembab di pemilu, tetapi juga malu ati untuk
> > menghentikan kebiasaan tepuk dada. Dan kemana-mana masih dengan mimpi
> > yang serupa. Mau bangun takut impiannya buyar. Biar udah siang pun,
> > masih maksain tidur.
> >
> > Benar Sam bilang, bukan PAN yang bingung, tetapi aku. Benar-benar aku
> > bingung terhadap AR, kenapa dia 'mbingungi' seperti itu?
> >
> > Ada beDoer, ada Komkom, dua-duanya ITB. Kompak sekali para ITB-wan ini.
> > Ya gitu, rukun.
> >
> >
> > --- Abdur Rahim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > >
> > > On Mon, 16 Aug 1999, Raja Komkom Siregar wrote:
> > >
> > > > On Mon, 16 Aug 1999, bRidWaN wrote:
> > > > >
> > > > > Hhmm........kita sedang bicara-in PAN atau AR ?
> > > > > Jangan2 sebentar lagi ada PAN putih atau PAN
> > > hitam.....:)
> > > >
> > > > PAN biru laut, PAN biru langit....
> > > > PAN biru laut, kemerah-merahan.... kayaknya kelaut
> > > aje ya....
> > > > PAN biru langit, ditutupi Mega, jadi meganya mesti
> > > di hilangin dari
> > > > pandangan.
> > >
> > > pan gue udah bilang kemaren, kalo mega diarepin ama
> > > pekerja kasar utk
> > > melindungi diri dari cahaya yg menyengat :)
> > >
> > > beDoer
>
>
>______________________________________________________________________
>If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
>To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
>To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan lakukan sendiri dengan mengirim e-mail
kosong ke;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!