Assalamualaikum.

Iya Bung Sams, jangan emosi, karena dapat merusak hati. Kita cermati dengan tenang, 
siapa tahu kita dapat manfaatnya kelak.
Bukankah bung Ahmad Dimpu, bung Dave, bung Martin, bung Daniel dan saya kira sebagian 
besar peserta milis ini lebih mempercayai penjelasan Anda.
Marilah kita dewasa dalam menyikapi pendapat yang berbeda. Saya yakin kebenaran 
akhirnya akan muncul juga. 
Jangan sampai kita terjebak pada cara Orde Baru yang membungkam setiap pendapat yang 
berbeda, seperti yang ditulis bung Martin Manurung.

Wassalam
Abdul Fatah

On Fri, 03 September 1999, [EMAIL PROTECTED] wrote:

> Ketimbang elo, dajjal. Tukang fitnah. Percaya sama lonte bernama Lena.
> Ade-ade saja.
> 
> Kalo mulut elo kotor, gue bisa cuci pakai sabun Rinso tuh.
> Memprovokasi orang pakai freemail.
> Itu namanya PENGECUT !
> 
> S a m
> 
> =====================
> tenang.. tenang. bung Sam.. jangan terlalu emosi dong..
> santai aja.. ngirup kopi dulu.. makan pisang goreng dulu.. baru kemudian
> ngebaca e-mail lagi..
> gimana ??
> 
> regards..
> 
> = dave =
> 
> 
> 
> ______________________________________________________________________
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
> dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!



______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke