Ini ada pendapat dari rekan saya; mahasiswa Indonesia yang sekolah di
Aussie..

Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
_________________________________________________
E-mail: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
Visit http://come.to/forma-kub

-----Original Message-----
From: Harry Suhartono <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 07 September 1999 15:24
Subject: Re: Fw: Pembakaran Sang Merah Putih di Australia


>Tin, tolong di sebar-luaskan, terima kasih. - Harry Suhartono -
>
>Memang paling enak melihat semut yang diseberang lautan, siapa yang
bersikap
>seperti ini? yah jelas semuanya, Orang Australia, Indonesia, Amerika, semua
>sama saja.
>
>Australia menuduh Indonesia merampas Hak Asasi masyarakat Timor dengan
sadar
>saya bilang Ya, apakah Orang Australia salah berpandapat seperti ini, jelas
>Ya, tetapi apakah mereka pantas, saya harus menjawab pula "Belum Tentu"
>minggu lalu di London diputar dokumenter yang judulnya "Welcome to
>Australia" isinya sangat menyedihkan, bagaimana orang Aborigin (Black
>Australian) hidup di tanahnya sendiri, tanpa rumah, tanpa pakaian, tanpa
>makanan, tanpa pendidikan, dan angka harapan hidup yang 25 tahun lebih
>rendah dari White Australian.
>
>Menyikapi masalah Timor Timur, apakah Australia bersikap wajar, tidak juga,
>mereka akan tinggal diam menyikapi masalah tim-tim, mereka hanya akan
>mengirim tentara untuk menyelamatkan warga mereka yang terjabak di Tim-tim,
>mereka tidak akan menghadapi milisi yang menyengsarakan Tim-tim. Mereka
>tidak akan peduli akan hal itu.
>
>Apakah Pemerintah Indonesia pantas dicap sebagai pihak yang bertanggung
>jawab atas tragedi di Timor - timur, jelas Ya, jika ABRI membiarkan rakyat
>sipil membawa senjata, menembaki rakyat dan media tetapi mereka diam saja,
>jelas itu suatu bukti yang nyata bahwa pemerintah tidak peduli dan
>bertanggung jawab atas tragedi di timor - Timur,
>
>Lantas yang pantas dikerjakan oleh kita rakyat biasa apa? bersikaplah
dewasa
>dan jernih menilai kejadian ini semua, janganlah kita menuding satu pihak
>lalu takut dipecat karena kerja di perusahaan Australia, setialah dengan
>suara hati kita masing masing untuk menilai semuanya dengan jernih. Saya
>menulis hal ini hanya untuk memberikan perspektif dari sisi yang lain,
bukan
>untuk menyalahkan pihak tertentu.
>
>Untuk diketahui, saya saat ini sedang menjalankan studi di Australia, dan
>jika pihak sivitas akademika meminta pertanggung jawaban saya atas pendapat
>saya, maka saya akan dengan senang hati untuk bertanggung jawab atas
>pendapat saya ini.
>
>Berdoalah semoga krisin Timor - Timur segera selesai. semoga kita juga
>diberi kebijakan oleh Tuhan untuk memberikan sikap yang pantas dan benar,
>Amin.
>
>
>Harry Suhartono
>
>Undergraduate Student
>Faculty of Economics and Commerce
>University of Melbourne
>Australia


______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke